buku/film/celebAugust 31, 2006 10:07 pm

Novel ini mungkin salah satu novel yang paling lugas menceritakan keadaan aktual planet Bumi kita, salah satu buku terbagus yang pernah saya baca.

Yang kemudian menyebabkan saya ragu akan pengetahuan saya tentang pemanasan global yang ribut dibicarakan oleh kaum ilmuwan sampai orang-orang awam.

Entahlah, membaca buku setebal 600 halaman ini seperti melahap pengetahuan yang mengejutkan, bukan saja menambah ilmu pengetahuan kita, namun juga kita dihibur oleh cerita yang menegangkan, seru dan penuh (sekali lagi) kejutan. (more…)

buku/film/celebMarch 2, 2006 1:48 pm

I’m trying to make a list of boxing movies coz I like it

Here are some of them I’ve already watched:

1. Million Dollar Baby - Hillary Swank, Clint Eastwood, Morgan Freeman(*****)
2. ALI - Will Smith (***)
3. Cinderella Man - Russel Crow (*****)
4. Againts the rope - Meg Ryan (*****)

Do you know any other boxing movies?? (don’t mention any from Van Dam or Steven Seagel!)
—————————-
Added by KIK’s readers:

5. Rocky - Stallone (added by Fahmi)
6. Raging Bull - De Niro (added by Budibadabu)
7. The Hurricane - Denzel Washington (added by Rifie)
8. The Champ (added by Silverlines)
9. Kramer vs Kramer (added by Hedi)

buku/film/celebFebruary 28, 2006 7:10 am


Kekejaman leyenda Drakulya (dalam bahasa rumania artinya: Dragon) di dalam novel maupun film-film hanya sebatas menghisap darah dan membunuh korbannya, namun novel pertama Elizabeth Kostova yang tercipta dalam jangka sepuluh tahun, menceritakan bahwa Vlad Tepes (Vlad III) dalam masa kejayaannya terkenal juga sebagai Vlad El Empalador* - di mana dia menusuk ribuan korbannya hidup-hidup seperti daging ditusuk ke tusukan sate.

Ketika seorang anak buahnya mengeluh akan bau mayat-mayat yang tertusuk di tonggak-tonggak vertikal itu, Drakula dengan kejam memerintahkan untuk menusuk anak buahnya tersebut dan menempatkannya di tempat teratas, di atas mayat-mayat sebelumnya agar ia tidak mengeluh bau mayat yang lain.

Mungkin novel ini bisa menjadi referensi tentang kehidupan Drakula, yang bisa membuat anda merinding, bahwa dia bukanlah sekedar leyenda, ia pernah hidup hanya lima ratus tahun yang lalu ke belakang kita.

Di dalam hampir tujuh ratus halamannya, anda akan dibawa ke berbagai negara seperti Bulgaria, Hungria, Turki, dalam rangka mencari makam Drakula yang sebenarnya.

Cukup sulit dimengerti, bagaimana seseorang yang telah berbuat kekejaman selama kehidupan dewasanya dimakamkan di sebuah monasteri seperti halnya seorang suci.

Dimulai dengan kejadian seorang peneliti- sejarahwan yang menemukan buku tua dengan simbol naga (orden del Dragon, di mana Drakula menjadi anggota dan pemimpinnya) di sampul depannya yang membawa ia dan rekan-rekannya tersangkut dalam petualangan bukan saja dalam pencaharian makam Vlad Tepes, namun juga menempatkan jiwa mereka dalam kedekatan gigitan maut Drakulya…

Siapa sebenarnya dan karena apa kekejaman pangeran dari Valaquia ini? Di mana makam Drakula yang sebenarnya? jawabannya terdapat di dalam novel sejarah ini.

“Kebaikan tidak bisa diperbaiki lebih lanjut namun keburukan bisa disempurnakan”.

PD: Debut Elizabeth Kostova dengan novel ini langsung melemparkannya ke tempat teratas penulis-penulis novel sejarah/suspense. Sangat saya rekomendasikan untuk dibaca.
*Empalador, dari kata kerja empalar, artinya menusuk orang seperti halnya menusuk unggas untuk dipanggang, namun saya belum menemukan di kamus bahasa inggrisnya, berhubung novel ini saya baca dalam bahasa spanyol. Jadi Empalador artinya orang yang pekerjaanya menusuk orang dengan cara tersebut

buku/film/celebFebruary 7, 2006 1:40 pm


Twitch film

Kalau ulasan film dari blog ini memang agak-agak di luar jalur dan mungkin sedikit ketinggalan jaman, harap dimaklumi. Soalnya saya itu paling malas nyewa film di video club, karena letaknya itu loh, harus melewati tanjakan a la San Francisco…males ngambil dan males ngembaliin, apalagi kalau malam hari pas udah ngantuk….aduh…

Baiklah, saya akan mengulas film produksi Spanyol - kerjasama dengan Canal Plus Esp. dan Telecinco - yang menceritakan tentang infiltrasi seorang pemuda berasal dari Pais Basque pada organisasi terroris ETA. (more…)

buku/film/celebJanuary 23, 2006 4:58 pm

I accidentally found this book, when I was observing foreign literature shelf. (more…)

buku/film/celebJanuary 9, 2006 2:41 pm

Jenis tulisan: catatan pribadi (KIK)
Penulis: Alexander Dumas
Tempat kejadian: Perancis (Marsella dan Paris), Itali (Roma, etc.), Pulau Montecristo
Era: Setelah jatuhnya Napoleon

Seperti yang tertera di atas, catatan ini merupakan catatan pribadi sebagai arsip & memori dari novel The count of Montecristo. Namun demikian, bebas untuk dibaca oleh publik.

Para tokoh-tokoh di karya ini yang berhasil aku rangkum:

Edmundo Dantés: seorang pelaut dari kapal Pharaon yang dikhianati oleh orang-orang sekelilingnya. Tokoh Edmundo mempunyai beberapa nama samaran: Count of Montecristo, Simbad el marino, Lord Wilmore dan Abate Busoni.

Morel - bapak: Pemilik kapal Pharaon, pelindung (patron) dari Edmundo

Maximiliano Morel: anak laki-laki Morel yang jatuh cinta pada Valentina de Villefort

Julia Morel: anak perempuan Morel

Manuel: suami Julia

Abate Faria: seorang religius dan cendekiawan yang dipenjarakan di Castillo de If, guru dari Edmundo dan yang mewarisi hartanya

Caderouse: tetangga Edmundo, seorang penjahit, terlibat dalam konspirasi

Danglars (baron, pemilik bank): seorang pelaut, rekan kerja Edmundo - pencetus konspirasi

Fernando Mondego (selanjutnya menjadi: Count of Morcef): seorang pemuda Catalán yang jatuh cinta pada kekasih Edmundo, Mercedes. Yang menjalani konspirasi melawan Dantés.

Mercedes (selanjutnya menjadi: Condesa de Morcef) : kekasih Edmundo Dantés

Alberto de Morcef: anak laki-laki dari Fernando dan Mercedes

Villefort: hakim kerajaan Perancis yang memenjarakan Edmundo

Nortier de Villefort: ayahanda dari Villefort, pendukung Bonaparte (Bonapartista)

Valentina Villefort - Saint Merant: anak perempuan Villefort

Madamme Villefort (istri ke dua sr. Villefort): tokoh jahat dibalik layar

Eduardo: anak dari istri kedua Villefort

Andres Cavalcanti alias Bendetto: anak haram dari Villefort dengan baronesa Danglars. Mengaku sebagai bangsawan dari Itali dan hendak menikah dengan Eugenia Danglars.

Barón Franz de E’pinay: temannya Alberto de Morcerf, tunangan dari Valentina de Saint Merant

Luis Vampa: bandit itali, teman Montecristo

Bertuccio: pembantu Montecristo, ayah angkat dari Bendetto, menyimpan dendam pada Villeport atas keputusannya yang tak adil pada pengadilan kakaknya.

Alí: pembantu Montecristo

Haydee: anak dari Ali Pasha dari Jenina yang mana ayahnya dibunuh akibat pengkhianatan Conde de Morcef

Eugenia Danglars: anak dari Barón dan Baronesa Danglars

————————————————–
Isi novel dengan filmnya cukup berbeda, di mana di salah satu film diceritakan duel antara Fernando dengan Edmundo (tidak terjadi, dalam novel yang hendak berduel justru Alberto de Morcef dan Dantes), kemudian kembalinya Mercedes pada Dantés (tidak terjadi dalam novel), dan tewasnya Danglars (dalam novel, Danglars jatuh miskin), Villefort yang tewas di tangan Montecristo (dalam novel, Villefort menjadi gila), dibunuhnya M. Nortier hasil konspirasi Villefort dan Fernando Mondego (dalam novel Nortier tetap hidup dan menjalani akhir yang bagus), dan seterusnya.

Dalam novel pembalasan dendam Montecristo cukup rumit dan hasilnya lebih mengenaskan daripada di filmnya.

1.Pada volumen pertama, bertempat di Marsella, ketika Edmundo Dantes dan kapalnya Pharaon tiba di pelabuhan setelah mengunjungi Pulau Elba dimana Napoleon diasingkan.

2.Konspirasi Danglars, Caderouse dan Fernando Mondego melawan Edmundo dengan menulis dan mengirim surat tuduhan terhadap Dantes yang dituduh sebagai Bonapartista.

3.Edmundo ditangkap saat melangsungkan pernikahan dengan Mercedes.

4.Interogasi Villefort terhadap Edmundo yang awalnya meyakinkan Edmundo bahwa ia akan dibebaskan. Villefort merasa perlu memenjarakan Edmundo saat mengetahui bahwa dalam surat yang dibawa Edmundo, tertera nama ayahandanya sebagai pendukung Napoleon.

5. 14 tahun di Castilla de If sampai saat Edmundo bertemu dengan Abate Faria.
Edmundo hampir menjadi gila setelah sekian lama berada di penjara tanpa mengetahui apa kesalahannya. Sampai saat ia bertemu dengan Abate Faria dimana mereka merencanakan untuk kabur. Pada masa-masa itu Dantes banyak belajar dari Faria, mulai dari ilmu alam sampai berbagai bahasa. Faria menceritakan tentang harta karun yang dimilikinya dan mewariskan harta itu pada Dantes jika ia meninggal.

6. Pelarian Edmundo dan penemuan harta karun yang diwarisi oleh Faria yang tersimpan di pulau Montecristo.

7. Konsolidasi Dantes untuk pembalasan dendam terhadap musuh-musuhnya. Edmundo mengetahui bahwa ayahnya telah meninggal karena mati kelaparan di rumahnya yang miskin dan sederhana. Orang tua itu meninggal karena kesedihan yang dialaminya. Sementara orang-orang disekelilingnya tidak membantu dan peduli terhadap orang tua itu. Edmundo juga akhirnya mengetahui bahwa Mercedes telah menjadi istri dari Fernando Mondego.

Volumen ke dua.
1. Bertempat di Itali - menceritakan petualangan Alberto dan Franz dan persahabatan mereka dengan Montecristo. Juga bertempat di Pulau Montecristo, dimana Franz de E’pinay disambut dalam gua alibaba dan mencicipi hachis untuk pertama kalinya.

2. Diculiknya Alberto de Morcef oleh Luis Vampa.

3. Bertempat di Paris - saat Montecristo masuk dalam masyarakat kelas atas Paris dan menjalankan rencana balas dendamnya

4. Jatuhnya musuh-musuh Montecristo satu persatu (bersambung)

5. Akhir dari Montecristo

buku/film/celebJanuary 4, 2006 12:00 pm

Ada beberapa film yang saya tunggu-tunggu pemunculannya, di antaranya “Cassanova”.
Hampir mau menulis tentang Cassanova di blog ini, tapi kok filmnya sebentar lagi muncul (ada telepati antara saya dan pembuat film?). Hm….lumayan bisa liat Venecia dan pemain utamanya yang tampan…

Film lainnya, “Capitan Alatriste” yang sudah saya baca habis novel-novelnya, yang akan diperankan oleh Vigo Mortensen (Aragorn di The lord of the rings) dan aktor-aktor lokal.
Menceritakan tentang seorang ex-sersadu yang selalu tersangkut pada petualangan-petualangan dan misteri yang mengejutkan dan membahayakan. Jenis film ini saya harap lebih dari sekedar action.

Dan satunya lagi “Los Borgia”, yang novelnya sangat menarik dan mendalam dalam menceritakan sisi gelap Paus Alexander VI dan keluarganya. Salah satu tempat pembuatan film yaitu di Valencia, salah satu provinsi Spanyol, tempat keluarga Borgia berasal.

Dan tentu, film lainnya yaitu “The Da Vinci code” yang bakal diperankan oleh Tom Hanks.

Ngga sabar nunggu tanggal mainnya!

buku/film/celebNovember 19, 2005 5:50 pm

Madonna,
I am your fan

I saw you on 80’s, 90’s, your glorify moment
I sang and danced your songs
I adored you

Madonna, now you “grew up”.
You tried to make some movies and definitely not your field.

You married Guy Ritchie, you got kids. You live in England in a beautiful house.
You dress like a madam. You even wrote tales for children.
You tried to ride a horse and you fell.

Now you dressed in ABBA’s style, haircut 60’s and launched new single.
You convinced that it’s a disco song, but I don’t dance with it, to be honest.

Madonna, honestly, Kylie Minogue is better than you. She got better disco songs! and yes I dance with her songs.

Madonna,
You looked like a bitch, you dressed horrible sometimes, but you were the best.

Sometimes one must know when to be retired or live in a shame…

I would always remember you as a superstar, don’t suffer - no more

buku/film/celebNovember 17, 2005 4:04 pm

Banyak novel-novel populer yang direalisasikan ke layar lebar. Dan tidak sebaliknya, dari layar lebar ke buku.

Sekarang masalahnya ada dua macam.

-Jika kamu pertama membaca novel itu kemudian menonton filmnya, terkadang kamu bisa keluar bioskop dengan kecewa. Karena perkembangan dari karakter yang kamu baca di novel, kamulah yang membangun karakter itu, membayangkannya sesuai dengan imajinasi kamu, sesuai dengan apa yang kamu inginkan dari karakter dan situasi yang tertulis.

Dan juga tergantung kepada aktor yang memerankan karakter tersebut. Kalau kamu kebetulan bersimpati dan fan dari aktor tersebut, kamu masih bisa memaafkannya. Namun apa jadinya jika karater yang kamu idolakan diperankan oleh seorang aktor yang jauh dari kategori karakter tersebut.
Misalnya Collin Farrel ketika memerankan Alexander the Great. Atau Brad Pitt memerankan Aquiles. (tanpa bermaksud merendahkan kedua aktor tersebut, namun sangat susah mencari seseorang yang mampu menandingi setidaknya karakter dari Alexander Magno). Lain halnya ketika Vigo Mortensen memerankan Aragorn, karena Aragorn bukan karakter ril, maka ia tak bisa dibandingkan, sehingga Vigo-pun aman dalam memerankan karakter ini.

-Yang kedua, jika kamu pertama menonton filmnya terlebih dahulu baru setelah itu membaca novelnya.
Di sini keuntungannya kamu bisa dibantu saat membaca novel, bayangan yang kamu ingat tentang film, pemandangan, karakter di film tersebut, sehingga membaca pun terasa lebih menghibur, terutama jika isi novelnya cukup berat.
Pada kenyataan lainnya, seringkali penggambaran dalam novel lebih jauh menditel daripada di layar lebar, sehingga pengembangan cerita dan karakter pun menjadi lebih menarik.

Lagi-lagi di sini layar lebar mempunyai sisi2 kekurangannya daripada sebuah novel. Belum lagi terkadang karena minimnya biaya produksi, ada bagian-bagian yang dipotong sana sini, dan naskahpun bisa dirubah sedemikian rupa agar pengembangan cerita di layar lebar menjadi lebih singkat.

Bagi saya pribadi, saya selalu ingin melihat keduanya, baik membaca novelnya dahulu maupun filmnya. Lebih baik tentu membaca novelnya sebelum menonton. Tapi membandingkan keduanya memberi kepuasan tersendiri bagi pecinta novel dan film.

Sebagai “lebih” pembaca daripada “penonton”, tentu saya akan berpihak pada novel/buku, karena membaca adalah cara terdekat antara sumber cerita (penulis) dan pembacanya, sehingga dengan demikian transformasi cerita adalah murni.

Saya jadi ingat jaman ketika belum ada percetakan, betapa dihargainya seorang penjual cerita yang menjajakan dongengnya di pasar-pasar maupun di pelosok pedesaan. Selain menghasilkan pendapatan, si pendongeng disayangi oleh orang banyak, karena memang dialah yang menjadi salah satu dari sedikit hiburan orang-orang jaman dahulu.

Seseorang yang berpetualang keliling dunia pun menjadi orang penting karena cerita-ceritanya. Kini dengan gampang orang bercerita tentang suatu negara tanpa perlu pergi ke negara tersebut. “Oh..saya sudah liat itu tembok cina di tipi”….
“Oh ya, di kutub itu kan rumahnya dari es kan? tau saya…” (lihat di tivi).

Bah…!

Saya tidak akan berbicara lebih lanjut mengenai kekurangan layar lebar maupun program-program televisi. Saya yakin para pembaca mempunyai kapasitas dalam memilih.

Sepanjang masa, sebuah bukulah yang dibawa ke layar lebar dan tidak sebaliknya (mungkin The Simpson, dari tivi kemudian diproduksi buku, komiknya, demi mendapat lebih banyak uang).

Saran saya, tetaplah menyempatkan diri membaca buku, baik cetak maupun dari internet.

Kalau televisi sudah penuh dengan fantasi dan progam tak mendidik, matikan dan ambilah sebuah buku.

(kenapa buku? kenapa ga Play station, kenapa ga film bajakan dari internet? dst. Well mungkin karena buku adalah sumber pengetahuan, dan pengetahuan tidak pernah menyempitkan tempat).

PD. Kitab2 suci juga termasuk buku loh! :)
————————————-

Tulisan ini saya dedikasikan untuk diri saya sendiri.
Mengingat pertama kalinya ketika ibu saya pulang ke rumah malam hari-sepulang kerja, membelikan majalah Kuncung (jaman baheula…). Saya merasa sayang dengan majalah yang ketika itu hampir punah diantara majalah anak-anak yang lebih modern.
Saya tak pernah melupakan saat membaca majalah yang berbau kertas cetak, diiringi derasnya hujan di luar sana, dan bau tanah semerbak yang muncul dari halaman, masuk ke dalam rumah dihantarkan oleh angin. Sejuknya membaca….

buku/film/celebNovember 7, 2005 11:12 am

Oleh: Arturo Pérez Reverte

Buku setebal 600 halaman dan sebesar buku saku ini tidak pernah memberikanmu waktu untuk bernafas barang sejenak.

Awal penceritaannya cukup cepat dan langsung masuk ke situasi yang menegangkan.

Teresa Mendoza kekasih dari Güero Davila - pilot yang bekerja mengangkut barang dagangan cartel Sinoloense (Mexico) mati dalam suatu kecelakaan misterius ketika pesawat yang dikemudikannya terjerumus ketika mendarat. (more…)

Next Page »
online