asem manis asinAugust 1, 2006 9:01 pm

Setelah ga lama nulis untuk blog ternyata sulit untuk memulai lagi.

Niatnya sih nulis tulisan yang bermutu dan berbobot, tapi saya tidak punya waktu. Dan lagi penulisan yang bagus itu kan perlu persiapan, materi, revisi dan sebagainya.

Selama beberapa bulan ini saya memang tidak mempunyai ide untuk dituangkan di blog, selain ke dua, tidak punya waktu dan ketiga, saya masih berhutang dan semakin dipikirkan semakin menghidar dari hutang nulis dan ke empat, saya ngga “mood”.

Setelah gempa yogya, tsunami di Jawa Barat, di Sulawesi, perang Israel - Lebanon…sebenernya sih ga ada hubungan banyak…(he he..nge-les).

Terus terang saya lagi menimba ilmu mengenai bursa saham, tapi saya belum berdebut di stock exchange….ce ile… belum ada kesempatan.

Niatnya, pembelian pertama itu akan saya umumkan di sini…he he…

Ketika saya sedang dalam proses belajar, bursa yang saya inginkan sedang jatuh, kesempatan untuk membeli, tapi tentu, kita tidak boleh membeli sembarang, harus dipelajari dulu. Belum lagi, saya tidak mempunyai “cash”.

Saat proses belajar dari ilmu yang paling dasar sudah selesai dan jangka deposit saya jatuh, artinya saya siap uang, eh bursa malah naik, dan saham yang saya incer juga naik.

Lucunya, hari ini saya ikutan ngisi angket di koran ekonomi, enam puluh persen dari pembacannya mengatakan bahwa ini adalah momen yang bagus untuk berinvestasi di bursa - padahal nilai bursa sedang naik.
Saya jadi mengerti, ternyata benar dari kelas “on-line” yang saya terima, banyak orang yang salah dalam strategi. Ketika saham naik, mereka beli, ketika turun malah dijual.

Mustinya sebaliknya.

Sedangkan 30% dari pembaca memilih, bahwa ketika bursa sedang naik/saham naik, bukanlah waktu yang tepat untuk berinvestasi.

Hm…ada banyak yang saya pelajari dari dunia saham, ternyata sangat menarik.

Saya tidak sabar akan debut pertama saya di bursa, semoga seperti debut saya di dunia blog…- berinspirasi.
(beuh….kok jadi narsis? - *lirik si Andry)

asem manis asinJuly 31, 2006 8:31 pm

I just want to say: STOP THE WAR, STOP THE GENOCIDE AGAINTS LIBANES and PALESTINES!
It’s a war againts Hizbullah, not the war againts children and innocent people.

WE AGAINTS YOU - ISRAEL! all people, not just muslim community, but the people around the world who have hearts and considered as human being.

The genocide is not a way nor solution, you are just copying your oppressor. You are a shame of a nation!!!!!!! AND DON’T TELL ME I’M ANTI SEMITISM. I’M NOT. BUT I MUST TELL YOU THAT WHAT YOUR GOVERNMENT DO DESTROYING LIBANON IS WRONG.

YOU CAN’T MANIPULATE WITH THE WORD “ANTISEMITISM”, USING IT TO EVERYONE WHO AGAINTS YOUR BLOOD POLICY!

You feed the heatread.

BUT YOU CAN’T AGAINTS ME. I WILL ALWAYS CALL FOR A PEACE SOLUTION.

STOP THE WAR NOW! STOP KILLING INNOCENT PEOPLE!

asem manis asinMay 20, 2006 5:30 pm

Sebenernya tulisan yang sudah saya pikirkan untuk ditulis masih ngetem di draft, padahal saya sudah berjanji mau posting minggu lalu.
Saya ngga mau sembarangan publikasi, entahlah, saya hanya ingin tulisan yang saya muat di blog ini berbobot, ditulis dengan apik dan ngga sembarangan baik penulisannya maupun sumber-sumbernya.

Pertanyaan saya kepada kalian, kalau kalian punya uang lebih, mau diapakan?
Tentu jawaban kalian bisa berbeda-beda, ada yang bilang: diinvestasikan, ditabung, dibelikan ini, itu, dan sebagainya.

Sekitar sebulan yang lalu saya sibuk browsing produk-produk bank dan mencari produk mana yang paling menguntungkan. Ternyata dunia bank dan investasi sangat luas dan saya sempat kebingungan.

Yang jelas, uang kelebihan tadi sudah diniatkan untuk diinvestasikan.

Di mana? di bank, kalau saja harga rumah di sini tidak selangit, mungkin dua tiga tahun ke depan uang itu akan saya gunakan untuk panjeran dalam pembelian rumah kedua, untuk dikontrakan, namun, melihat situasi aktual, indikasi bunga pinjaman sedang naik dan harga rumah pun sangat amat mahal (minimal 3000 euro per meter persegi), jadi saya pun menepis niat membeli rumah ke dua.

Minggu ini saya sedang berpikir untuk membuka dana pensiun, yah benar. Suami tidak setuju, karena dana tersebut tidak dapat digunakan dalam waktu dekat - tentu, hanya jika anda sudah pensiun. Menurut suami, kenapa tidak kamu masukkan di dana investasi saja? dengan begitu dalam waktu 2-3 tahun, kalau uang itu kamu perlukan, bisa kamu gunakan. Atau ide terakhirnya, membeli garasi untuk disewakan ke orang lain - hmm salah satu kemungkinan.

Namanya juga manusia, saya rakus investasi - gila investasi? seakan dari balik batupun, apa saja akan saya masukkan di dana investasi.

Dan saya cukup prihatin akan masa depan saya. Saya pikir, tak apalah uang di dana pensiun tak dapat saya gunakan, pertanyaan saya, bisakah dengan dana pensiun itu saya bisa pensiun sebelum waktunya?

Mungkin bisa, belum saya tanyakan ke bank saya.

Memang benar, semakin muda kita memulai menabung di dana pensiun, semakin uang itu akan berkembang, karena bank akan menyalurkan uang itu ke deposit bursa saham, dengan revalorisasi sekitar katakanlah 15% pertahunnya - tergantung dari jalannya bursa saham di mana dana pensiun itu diinvestasikan.

Saya menyadari titik keuntungan saya, rumah yang saya miliki- yang saya beli sekitar 5 tahun yang lalu, sangat murah, karena itu saya memiliki pinjaman yang relatif rendah, dan bayaran perbulannya terjangkau - ini bisa saya manfaatkan untuk menabung uang yang berlebih tersebut perbulannya.

Sedangkan keluarga2 lain, banyak yang membeli rumah di atas tahun 2001 - di mana tahun 2003 harga rumah di sini sempat mencapai kenaikan tertinggi dalam sejarah. Pinjaman mereka selangit, tanpa dua gaji, mereka tak bisa membayar pinjaman rumah dan tahun ini ekonomi mereka akan semakin terhimpit karena kenaikan bunga yang ditetapkan Bank Europea.

Kalau saya berpikir seperti berjuta-juta orang lainnya, uang lebih itu sudah saya belikan mobil, gress, brand new car!

Tapi tidak, wong harga bensin naik, harga minyak sudah di atas 70 dollar per barrelnya. Belum asuransi yang harus saya bayar pertahunnya….padahal saya dan suami cukup menggunakan transport publik setiap hari untuk ke kantor, bahkan suami saya cukup jalan kaki dari rumah! jadi buat apa beli mobil? buat gengsi-gengsi-an?

Maka itu saya belum juga berani mempublikasikan postingan saya, karena pengetahuan saya tentang uang masih cetek.

Ngga salah punya strategi tentang uang. Ngga salah punya keinginan kaya- uang bisa merubah hidup seseorang.

Semakin tua, saya semakin ingin hidup nyaman dan aman.

Anda sudah tahu titik keuntungan anda? dan apa yang akan anda lakukan dengan uang anda itu?

asem manis asinMay 10, 2006 8:03 pm

Beberapa hal yang saya pelajari dari dunia blog:

1. Menemukan teman2 baru (dan asyik-asyik, unik dan aneh)
2. Tulisanmu (sebagian) ternyata berguna bagi orang lain
3. Walaupun ga punya waktu, blog sekali-kali perlu ditilik karena ada komentar2 yang masuk dari posting2 lama yang mungkin memerlukan jawabanmu
4. Usahakan posting, supaya pembacamu pikir kamu masih hidup dan berkarya

dan sampai saat ini saya belum bisa memenuhi banyak permintaan tentang beberapa artikel yang pernah saya tulis, karena ketidakcukupan waktu.

Maaf.

Dan terima kasih atas waktu anda mampir ke blog ini. Insya Allah minggu depan ada postingan baru.

Salam kangen bagi para blogger tetangga. :)

asem manis asinMay 4, 2006 8:48 pm

Halo…
ada kali sebulan ga pernah nengok ini blog, begitu log-in, langsung ngapus2in spam dan sejenisnya. Baca-baca komentar yang masuk, dan rindu juga mengunjungi blog orang dan membacanya dengan waktu yang cukup, ngga cuma sekedar bilang “apa kabar”, tapi betul-betul memahami dan berpartisipasi dalam tulisan yang dibuatnya.

Setelah cukup lama liburan, ngga banyak juga bahan untuk ditulis, ada foto-foto, perjalanan, tapi untuk tulisan yang ok, rasanya ga ada. Mungkin kerja lebih dari 8 jam sehari membuat orang seperti robot, menyedihkan memang.

Namun buktinya hobi menulis masih tetep aja ada, atau mungkin hobi ngobrol? walaupun ga ada tema yang konkret, tetep aja buktinya gua nulis di posting ini.

Ada kabar seliweran dari milis SMA tentang sundel bolong atau kuntilanak yang joget2 di iklan SCTV, bener ga sih? ha ha…

Mungkin di waktu mendatang, gua coba nulis tentang keuangan atau produk2 bank.

Udah lama ga nengok surat kabar Indonesia dan baca2 blognya anggota Merdeka lainnya (salam!).

Jadi udah dulu deh, kayaknya akhir2 ini gua cuma budak proyek, pulang ke rumah cuma buat makan, tidur dan istirahat, berangkat pagi-pagi demi sesuap nasi…ugh! ngerasa deh.

Mudah2an suatu hari nanti ada hasilnya, lebih baik bersusah payah dalam masa muda (kalo kepaksa), daripada menderita di masa tua.

asem manis asinApril 17, 2006 8:09 pm

Curhat.

Di tempat kerjaan gue ada dua rekan kerja yang aku curigai punya hubungan gimana…gitu. Aku taulah gimana tingkah orang jatuh cinta, dari mulai malu2 kucing, terlalu banyak senyum, suara yang dimanis-maniskan, membuat komentar2 ngga penting, sok manis, dan panjang deh pokoknya.

Cuma sebelnya, kalau gua lagi kerja sama mereka, dengan kata lain, saya jadi orang ke tiga (orang luar), sementara mereka bermanis-manis kayak dua burung sejoli, huek! muak aku!

Kadang -bukannya aku iri, cuma males aja di”cuek”in dan ngga ngerti mereka tuh ngomongin apa sih?
Kadang pengen bilang, “Are you both enough of this useless conversation?” dan pengen kabur.

Udah gitu, kebetulan aku menjadi rekan si perempuan dan tiap hari makan bareng sama dia, tapi dia ini belum atau tidak mau percaya/jujur sama aku. Jadi kalau dia giliran cerita si cowok A, B, atau C, sementara rekan2 yang lain udah tau dia ngomongin siapa, gua jadi terbengong-bengong.
I know.

Gua masih menyimpan sopan santun dan membenam pertanyaan, “who the heel are they?” sopo sih?

Gua pikir, ni orang ngga sopan. Kalau mo ngomongin rahasia ya jangan di depan gue kek….

Udah ah..segitu dulu postingan ga mutu ini.

Yang jelas udah ketahuan deh gelagat2 org. jatuh cinta…males aja…huh!

asem manis asinApril 8, 2006 6:34 pm

Hi everyone, it’s been a long time I haven’t written anything here and this visit actually just want to say hi to merdeka folks and the rest of my readers.

You won’t believe that I ocassionaly forgot that I have a blog.

But in another time, when there is a need to express my thought, I miss writing in this blog.

I’m not in my best moment of life but neither I have something important to say.

I guess I’m getting old - it’s funny, one day when I was got in a line in a supermarket, I feel disturbed by an old lady who was making a claim about something, and I thought, “Gee, when you get older, you demand too much!”

Well, I’m not as old as that lady, but…I have a lot of claims, protest, demand, bla bla bla..about what? to whom?

It’s all about our circumstances. I want my life easier, more simple, more time, more comfortable, more money, more security, more- more - more…

And I want it now! (it’s exactly what Gabriel Solis said- Desperate housewives)

I’m tired of living humbly. I know what I want and I’m going for it!

to be continued…

asem manis asinMarch 18, 2006 1:31 pm

“Kemarin itu mamih masa ga diundang pengajian sama ibu X”…kata si mamih ditelpon.

“Loh…kok gitu ya?” sahutku.

“Tau tuh, kalo ibu A, B dan C akhirnya ikutan pengajian karena merasa ga enak udah diomongin”.
(hah??)

“Kalo mamih sih…gimana ya, males, soalnya ibu-ibu itu kalo dateng ke pengajian bajunya show off”.
“Mamih sih belajar ngaji di rumah aja…males ikutan sama ibu-ibu itu, biarin deh diomongin”.

—————————————

Aku tuh suka heran kalau di Indonesia, masa ada ibu-ibu belajar ngaji yang maksudnya baik, tapi terus ngomongin orang juga?
Masa ada mentri agama yang korupsi?

asem manis asinMarch 8, 2006 7:57 pm

Will we be seing Michael Vartan going out with Sydney Bristow???

asem manis asinFebruary 21, 2006 6:16 pm

I wanna talk about this because I’ve spent 2 days sailing to and fro doing some interviews at recruitment agencies. I know it’s not an efficient way but who’s done nothing change nothing.

I mean normally, first you apply for a vacany post in the Internet, then they will call you. But since last time I achieved my actual (last) job is by going directly to the agency and doing the interview on the same day.

Until now, I haven’t been interviewed by clients and I am not looking for any post that come up at the first time. I have time and in case I don’t find any, I’ll got my monthly payment for 18 months from Seguridad Social (sosial security for unemployment, sounds terrific). That is why I have to choose a better post than the last time I had.

Anyway, yesterday and today I have passed some interviews and all I can say is the result of this is depend on the interviewer, the person in charge of interviewing you as a candidat.

Some of them ask close question that you don’t have any chance to extend the answer (chance to show off your skill and knowledge) and another thing is that I got 2 or 3 interviews in the same day that I finally felt stuck and dreary in repeating all my career trayectory.

In one ocasion I asked the interviewer to describe me more about the tasks that I would be doing in that post (to show my interest in this job) and she seemed doesn’t have more information, so she said: “The usual tasks of this profesion that you’ve already know. You know better about this than I do”.

Hah…I was quite surprised. Sometime this people want to get the job done soon, they don’t care what you can do, what you can’t, what would you like to do, your aim, your ambition, your past - I mean…hey it’s your job to find the right people for your client.

A curious thing is I can be nervous in some interviews and others don’t. I got nervous when I have to wait for my turn for example. What kind of person the interviewer is also could make me feel nervous or stuck.

I guess my interview goes well when I feel: sad (when my dog died i.e.), when I’m tired (like today, I was about to sleep in the subway on my way to the agency). At the moment of the interview, all I think was: come on, ask me anything and let’s get finish. I speak fluently without being nervous. The right word in bahasa indonesia is: PASRAH (no other word can explain better than this).

And yes, after three or four interviews finally you control the situation, and the most important thing: don’t lie.

Just be your self, think about nice conversation - the person who will interview you, is only a person, he/she makes fault, also an employee like you, has a family, problem, etc. Doesn’t mean you can treat him like your own pal, I mean talk to him in a natural way - but also give him good impresion.

And another important thing, describe as much as possible what you’ve done in the previous job (this is also important to put it on your CV) then you can go back to describe your first job after you graduated until before your last job - this part describes how your career goes up bit by bit.

Wear comfortable clothes but always neat.

Maybe I’m not the right person to talk about this since I haven’t achieved anything better. But this is only my observation about my recent experience. And you may guess that my way to success (blah!) is still long, a lot of interviews are coming up….

You know I’ve been doing nothing for 2 weeks and it was hard to tell my self: come on, wake up earlier, get dress and look for a job. You have to face it, once you’ve done it, you feel easier. You realized that you’re not the only one who’s looking for job in the entire planet.

Arriba! arriba! Animo!

LINK TEXTNext Page »
online