Kemarin saya ditelpon suami, dia bilang dia diberi hadiah atau voucher dari salah satu maskapai penerbangan lokal, 2 tiket, jurusannya bebas, bisa pilih (jurusan di mana maskapai itu biasa terbang), namun voucher itu harus dipakai pekan ini.
Saya pun gembira mendengar berita tersebut dan mulai menelpon teman-teman agar bisa menjadi dog-sitter kalau kami jadi pergi pekan ini.
Salah satu dari teman sudah bilang ok dan saya pun mulai mencari-cari hotel murah di tujuan yang saya minati. Untungnya sebelum saya booking hotel, dengan kode voucher, saya masuk ke site maskapai tersebut dan memilih tujuan. Kemudian, saya terkejut, hadiah/voucher itu ternyata berharga, misalnya ke Barcelona 79 euros, Lisboa, 214 Euros..
Setelah dipikir-pikir, saya tidak jadi pergi.
Saya sadar bahwa itu adalah strategi marketing, untuk mengisi penuh tempat duduk pekan ini, mereka harus menjual sebisa mungkin. Saya yakin, jika saya pergi misalnya bulan januari/februari namun membeli ticket sekarang ini, pasti harganya jauh lebih murah daripada voucher tersebut.
Saya memang ingin pergi ke Lisboa/Oporto, tapi tentu tidak minggu ini dan tidak terburu-buru, juga karena saya tidak punya budget sekarang ini. Hitung saja, 79 euros, plus taxi, plus hotel, plus makan, etc. Bisa-bisa sampai 300 euros keluar dari kantong gara-gara diiming-iming voucher/hadiah boongan…
