asem manis asinNovember 23, 2007 2:37 pm

Masih dalam rangka balas dendam, kerjaan loe ga dihargai, gua buat daftar, aktivitas apa aja yang bisa mengurangi kerjamu saat jam kerja di kantor/tempat kerja:

1. Ngerokok (bagi perokok)
2. Keluar ngopi/sarapan
3. Nge-blog
4. Ngerjain kerjaan yang ga penting (ngasih2 warna document word, …, ngapus junk email, etc.)
5. Pergi ke luar ngerjain paperworks (cap ke sana sini, ke kedutaan, kementrian, etc…)
6. Nelpon temen/ditelpon temen
7. Ngga ngerjain kerjaan yang bukan tanggungjawab kamu
8. Masuk dan keluar tepat jamnya
9. Ngerjain kerjaan sampingan (asal ga ketawan)

Kalo loe ada usul2an yang lain, tolong tulis ya?

Nge chat termasuk bisa sih, tp karena sambil ngechat bisa juga sambil kerja…jadi…ga gua masukin

asem manis asinNovember 20, 2007 5:54 pm

Gua punya temen kerja, sebetulnya sih 2, dua orang itu - cewek, asli kasar kalau bicara. Sok, bossy, kasar, etc.

Reaksi gua sih ya kadang gua jawab atau kalau lagi males, gua hiraukan aja. Dan hubungan gua dengan mereka se pasnya aja…ngga “bersahabat” tapi ngga “bermusuhan” juga.

Cuma gua gedek aja gitu banyak laga…untungnya dia bakal hengkang 2 minggu lagi.

Kadang gua pikir, mereka biasa memperlakukan orang dengan cara kasar, cuma gua tuh suka mikir dulu, apa gua musti balas dengan cara kasar juga???? karena karakter gua ga kayak mereka. Gua ga suka memperlakukan orang seperti itu (tergantung si orang itu ke kita gimana), tapi kalau di tempat kerja gitu…ngapain juga sih gua jadi ikutan2 kasar…

Gua punya kepribadian dan gua akan tetep seperti itu, gua ga kan jatuh ke sumur yang sama. Dan gua juga yakin sama adanya karma.

Biasanya sih gua ga ngedumel di blog, tapi gw mo bales dendam, mereka2 yang ngerokok sejam-dua jam pas kerja…nah…gua juga, ngeblog sejam dua jam!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sorry yah….

Bahasa, all about blogNovember 19, 2007 3:34 pm

Saat menulis blog, apakah kamu pernah berpikir, mau pakai gaya apa tulisan kamu? terutama saat kamu ingin menyampaikan informasi tersebut ke pembaca.

Bisa aja, misalnya info itu cukup disulit dimengerti oleh pembaca umum, misalnya aja tentang tema perubahan iklim, global warming, etc. Kamu nulis apa yang kamu tahu dengan gaya sepenuhnya “ilmiah” atau kamu mencoba merubahnya supaya pembaca kamu mengerti, supaya tulisan itu mudah dicerna oleh pembaca umum?

Ya tentu akhirnya tergantung dengan pembaca blog kamu, tentang kebiasaan kamu dengan gaya tulisan kamu, dll.

Atau ambil enaknya, nulis bahasa inggris karena sumbernya berbahasa inggris, kan kebanyakan orang Indonesia sudah terbiasa berbahasa Inggris - dan akhirnya yang baca dan mengerti tulisan kamu, hanya sebagian masyarakat yang bener-bener mengerti tema itu sendiri ditambah yang berbahasa asing/inggris.

Jadi mana sih yang paling penting? tulisan itu sendiri atau pengertian pembaca kamu?

Pendapat saya pribadi, tulisan yang enak dibaca dan tentunya dimengerti oleh banyak orang, itulah yang menarik . It’s not what you say, it’s how you say.

travel/placesNovember 16, 2007 8:55 am

Kemarin saya ditelpon suami, dia bilang dia diberi hadiah atau voucher dari salah satu maskapai penerbangan lokal, 2 tiket, jurusannya bebas, bisa pilih (jurusan di mana maskapai itu biasa terbang), namun voucher itu harus dipakai pekan ini.

Saya pun gembira mendengar berita tersebut dan mulai menelpon teman-teman agar bisa menjadi dog-sitter kalau kami jadi pergi pekan ini.

Salah satu dari teman sudah bilang ok dan saya pun mulai mencari-cari hotel murah di tujuan yang saya minati. Untungnya sebelum saya booking hotel, dengan kode voucher, saya masuk ke site maskapai tersebut dan memilih tujuan. Kemudian, saya terkejut, hadiah/voucher itu ternyata berharga, misalnya ke Barcelona 79 euros, Lisboa, 214 Euros..

Setelah dipikir-pikir, saya tidak jadi pergi.

Saya sadar bahwa itu adalah strategi marketing, untuk mengisi penuh tempat duduk pekan ini, mereka harus menjual sebisa mungkin. Saya yakin, jika saya pergi misalnya bulan januari/februari namun membeli ticket sekarang ini, pasti harganya jauh lebih murah daripada voucher tersebut.

Saya memang ingin pergi ke Lisboa/Oporto, tapi tentu tidak minggu ini dan tidak terburu-buru, juga karena saya tidak punya budget sekarang ini. Hitung saja, 79 euros, plus taxi, plus hotel, plus makan, etc. Bisa-bisa sampai 300 euros keluar dari kantong gara-gara diiming-iming voucher/hadiah boongan…

all about blogNovember 14, 2007 6:35 pm

Satu dari lima bloggers pasti punya lebih dari satu blog, contohnya Macchi…he he..bener ga? blog pertama berbahasa Itali, blog ke dua, bahasa Indonesia. Apapun alasan penulis, tanpa harus keluar duit dari kantong, bikin blog itu gampang banget, gratis, asal ada ide aja.

Saya sendiri punya lebih dari satu blog.

Cuma kemaren-kemaren ini saya baru sadar…ternyata salah satu dari sekian banyak blog yang saya buat (ngga banyak kok…cuma 4 atau 5 ya??? he he), ngga pernah diupdate pas selama 1 tahun…buset…Gua sendiri kaget, loh…ternyata aku sempat menciptakan blog “x” ini???? LUPA!!!

Nah gue jadi mikir, berapa ribuan blog di internet yang ngga pernah diupdate sama pemiliknya, terlupakan…pasti banyak deh! Seperti sampah-sampah di galaksi yang keluar dari bumi…..terlupakan…

Saya sudah memutuskan untuk menghapus blog tersebut. Buat apa? bikin penuh memori aja? iya ga sih?

Kamu punya blog sampah??

investmentNovember 12, 2007 4:11 pm

Ternyata kesabaran bukan saja harus dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari, namun juga dalam strategi menanam modal.

Setelah lahirnya krisis hipotek yang dimulai sekitar 3 bulan yang lalu yang berasal dari AS, namun berefek sampai Eropa dan dunia, naiknya harga minyak, sampai 100 US dollar per barrel, bursa saham di berbagai pelosok masih anjlok dan berubah-ubah.

Kepercayaan para penanam modal saat ini masih tipis. Contohnya, walaupun indikasi makro ekonomi di Amerika dan Eropa tidak seburuk yang diperkirakan, secara umum, bank-bank Eropa dan Amerika kebanyakan tidak melaporkan keuntungan seperti yang diperkirakan, malah mereka melahirkan hutang yang besar.

Hanya kali ini BNP Paribas, bank Perancis, mungkin satu-satunya bisa melaporkan keuntungan 22% dan 300 million Euros dana yang terkena imbas krisis hipotek AS. Namun apa yang terjadi? Nilai saham BNP tetap jauh dari nilai terendah tahun ini.

Sama dengan Deutche Bank, nilai sahamnya kini berada di angka 82 Euros, sedangkan nilai terendah tahunan adalah sekitar 81 Euros. Kesempatan untuk membeli? Namun berapa potensi keuntungan yang akan diraih dalam tahun-tahun mendatang melihat lambatnya perkembangan ekonomi dunia?

Sebenernya memang efek krisis hipotek AS sangat rumit, rumit strukturnya, makanya rumit juga dalam menilai kehilangan yang disebabkannya. Karena itulah berita-berita tentang krisis ini dari berbagai rumah-rumah investasi, bank-bank agak lambat keluarnya di media dan tidak akan berhenti sampai tahun mendatang.

Untungnya saya tidak menanam modal di Fonds (fund), bagi saya fond itu cukup rumit, makanya kita penanam modal kecil mempercayakan saja uang kita ke Fund Manager. Ada ribuan macam Fund, alasan saya itu malas membaca informasi dari ribuan macam Fund tersebut. Kamu harus mempelajari di mana mereka menanam modal tersebut, di industri apa aja, di negara mana aja, berapa persen, berapa komisi administrasi, komisi manager, biaya kanselasi bila mau ditarik sebelum waktunya.
Sedangkan untuk menanam saham, saya bisa langsung memilih salah satu saham, mempelajari balance dan P&L dari perusahaan tersebut dan kalau menurut saya ada potensi keuntungan, saya tinggal beli melalui internet, melalui broker/bank saya.

Nah balik lagi ke soal menanam modal di Fund, misalnya saja, saya mempercayakan uang saya di salah satu fund tanpa saya ketahui dimana mereka menanam modalnya. Ternyata, misalnya aja ternyata mereka menanam modal di sektor hipotek di AS. Uang hilang, kalau ada untung, masih bisa ditarik, kalau ngga, ya hilang.

Bukan berarti modal saya tidak terkena imbas krisis subrprime, tidak terkena secara langsung, namun terkena imbas secara umum, misalnya ya kelakuan bursa yang jelek, ketidakpercayaan penanam modal, berita-berita krisis yang menimpa bank2, naiknya harga minyak, turunnya angka pertumbuhan ekonomi di AS dan Eropa, turunnya harga dollar terhadap Euro, inflasi, etc..etc.

Saya cuma bisa sabar (=nanam modal jangka panjang), kata Pat Dorsey, kalau takut, mendingan jangan jual dalam keadaan bursa turun, tapi kalau kamu rakus, sebaliknya, gunakan kesempatan ini untuk membeli.

Gimana dengan kepercayaan saya sendiri terhadap bursa? Susah untuk menilai…saya Cuma bisa hati-hati dan kata kuncinya sabar. Apakah tahun mendatang datang bear market? Kalau iya, bisa saya manfaatkan untuk terus membeli. Apa yang terjadi dengan modal saya yang saat ini terkena imbas? Cuma bisa menunggu sampai situasi membaik, menjualnya dengan nilai terbaik – tidak tahun ini, mungkin tahun mendatang.

Kata kunci yang lain adalah: jangan terlalu rakus. Contohnya, lihat saja bank2 dan rumah2 investasi yang terkena krisis, walaupun mereka adalah ahli-ahli di dunia penanaman modal, toh kalau tidak hati-hati dan terlalu rakus, akhirnya jatuh juga.

asem manis asinNovember 8, 2007 1:52 pm

RED BULL atau Renault ??

asem manis asinNovember 7, 2007 6:56 pm

Gua jadi kesel nih, di tempat kerja sebenernya resmi dilarang merokok, cuma sayangnya direktor human resource-nya merokok juga. Di sini kita cuma 10 org, jadi ga protes karena solidaritas, gua sebenernya ga setuju!!!!!

Anyway, keselnya sih gini, gua sebagai orang yang ga merokok, selama jam kerja, jarang atau istirahat lebih sedikit daripada para perokok.
Bandingin, para perokok di kantor gua, tiap sejam dua jam, pasti berhenti kerja, ke teras buat ngerokok. 10-15 menit hilang…tiap mereka keluar

Gimana yang bukan perokok? artinya kita ga brenti dengan sengaja tiap sejam dua jam seperti mereka.

Yah bisa aja sih kita berhenti buat ngobrol atau liat internet, cuma ga sesering para perokok.

Jadi gua gondok, bukan ngiri, sebel aja.

No body sees this but it’s a fact!!!!

I know I’m not the company owner, but still, this isn’t fair.

online