Tortilla de patata atau dalam bahasa inggrisnya omlet. Kalau omlet perancis, ya telur dadar. Kalau omlet spanish ya terkenal dengan tortilla de patata (kombinasi telur dengan kentang- kalau di Indonesia, mungkin ada perkedel daging dan jagung).

(taken from cookcollege.nl)
Bikin tortilla itu terutama kalau di rumah ngga ada makanan (males belanja di supermarket), tapi kebetulan tersedia:
- kentang
-telur
-bawang (kalau ada, enaknya bawang bombay)
-minyak goreng
-garam
Tortilla buatan saya belum bisa menandingi tortilla buatan bapak mertua, entah kenapa tortilla yang ia buat lezat dan tidak kering. Terakhir saya sudah mencoba menambahkan banyak telur, sudah lumayan lebih enak, tapi masih belum bisa menandingi buatannya, mungkin dia punya rahasia sendiri untuk membuat tortilla yang lezat itu.
Variasi tortilla kadang bisa ditambahkan ikan tuna (kalengan) maupun daging ham.
Caranya:
1. Potong 4-5 butir kentang 2 bagian, iris tipis2 1-2 mm
2. Goreng, jangan sampai kering, asal sudah mateng, angkat
3. Goreng juga bawang yang telah diiris memanjang- setelah melayu angkat
4. Di dalam mangkuk, pecahkan 4 butir telur, tambahkan garam
5. Masukkan kentang dan bawang yang sudah digoreng ke dalam mangkuk, aduk2
6. Di penggorengan teflon, tambahkan sesendok minyak goreng, masukkan bahan
7. Ratakan bahan sesuai bentuk penggorengan
8. Kira-kira 1-2 menit, tanpa membalik bahan, taruh bahan ini ke piring ceper
9. Taruh muka penggorengan mengarah pada piring, balikkan tortilla ke penggorengan, sehingga bagian yang tadi di atas sekarang ada di bawah
10. Tunggu 2-3 menit
11. Jadilah tortilla-nya
Kalau orang Indonesia, makan ini ditambah dengan cabe rawit (dasar orang Indonesia…kalau ga pedes ga mantep).
Kalau di sini, untuk melengkapinya, masukkan 2-3 butir paprika hijau ke pyrex yang sudah diberi minyak, masukkan ke dalam oven dengan panas 150º, bolak-balik hingga benar-benar layu. HM….harumnya itu loh…dan dimakan dengan tortilla enak sekali!
PD: jangan lupa ketika membalikkan omlet ke penggorengan, gunakan sarung tangan pelindung!
Selamat mencoba!

Ngg… kalo saya pengen tortilla, lari ke Pizza Hut
Comment by andry — March 3, 2006 @ 6:08 pm
We usually order pizza, it cost us about 18 euros (home delivery). But now I make my own pizza, coz I buy “la masa” and we add “gulas”, garlic, prawn, tomatoes, paprika,…or pollo a la parilla, salsa barbacoa, y nanas.
It cost us less than 6 euros.
Sorry man, I wanna be rich! rich! rich! I don’t wanna be pizzahut cash cow!
Comment by nagasundani — March 3, 2006 @ 6:28 pm
“cabenya banyakin yah, Bang” tipikal request anak-anak Jkt menjelang sore hari kepada pedagang jajanan.
termasuk saya. dulu. aah reminiscing masa lalu.
+++
EUR18 = 1 pizza?
oui Monsieur, 1 pizza familiar masa gorda (thick paste?), 3 ingredients
Comment by macchiato — March 3, 2006 @ 8:43 pm
*reset memory*
kenapa pas denger tortilla yang kebayang itu keripik ya? duh… (kecuci otak sama tortilla chips kali yak)
Tortilla dari kata torta..(mungkin loh), torta mexican…kayak pannya org arab, pita itu loh…atau tortas de maiz (jagung) nya org mexico…
Comment by lita — March 4, 2006 @ 4:14 am
weh, kalo aku denger tortilla kok keingetnya kura-kura.
Herry…ya ampun, itu mah yg kau maksud TORTUGA!
:)) kasihan…setelah bebek kamu tega mau makan kura2…! huh..:P
Wah, besok aku bikin juga ah tortilla de indomia
Comment by hericz — March 4, 2006 @ 1:20 pm
wow!!! it looks so mighty good!!! i’m gonna try it soon then
Comment by 'ka — March 4, 2006 @ 7:26 pm
Udah lama pengen coba bikin ini, akhirnya dapet resep yang gampang. Thanks a lot naga!
Comment by Pipit — March 5, 2006 @ 8:57 pm
Naga, tortilla disantap dg apa sih eg. nasi, kentang, pasta??? atau ia stand-alone dish?
Comment by macchiato — March 15, 2006 @ 7:17 am
tortilla bisa disantap dgn roti dan ditemani dgn paprika hijau yg sudah diovenkan…
Comment by naga — March 17, 2006 @ 12:12 pm