I accidentally found this book, when I was observing foreign literature shelf.
Penulisnya berkebangsaan Inggris, bernama Robert Wilson. Bukunya cukup tebal dan terbitan tahun 2003 - jadi bagi yang sudah membacanya, ndak usah baca rangkuman saya lagi…
Isinya cukup mengejutkan, saya pikir salah satu novel misteri terbaik yang telah saya baca sepanjang hidup saya. Ini pertama kalinya saya membaca buku karya dari penulis tersebut.
Ditulis dalam bahasa inggris, namun kejadiannya mengambil tempat di Sevilla, sebuah kota di Spanyol selatan. Penulis terkadang menyelipkan bahasa spanyol, istilah-istilah dalam bahasa spanyol dalam novelnya ini, membuat kami yang tinggal di sini, seperti merasakan bahwa kejadian itu memang terjadi di kota tersebut.
Berawal dari sebuah kasus pembunuhan pengusaha kaya, Raúl Jimenez di Sevilla. Kelopak mata korban tampaknya telah dicopot melalui operasi, korban sebelum akhir hidupnya dipaksa untuk melihat film yang dipertunjukkan oleh si pembunuh.
Javier Falcón, Pemimpin investigasi dari kepolisian menjadi pemeran utama dari novel ini. Pembaca turut menjadi detektif dari investigasi yang panjang ini.
Setelah kematian Raul Jímenez, terjadi dua kematian yang lain, Eloisa Gonzalez, seorang WTS - yang berkencan beberapa kali dengan Raul dan Ramón Salgado, seorang rekan Raul, kenalan dekat dari istri korban.
Saya pikir penulisan buku ini amat serius, pembaca diajak untuk menjadi polisi, membuka mata lebar-lebar dan mengingat-ingat apa yang telah dipaparkan kasus demi kasus.
Tegang!
Anda akan merasakan tegang dan penasaran, karena siapa pembunuh dari orang-orang itu hanya terbuka pada bagian akhir novel ini.
Tidak hanya itu, saya tidak lagi melihat dunia ini dengan penglihatan yang sama setelah saya membaca novel ini.
Ada kejahatan yang amat mendalam dan bengis yang ditulis oleh pelukis Francisco Falcón, ayah dari Javier, seorang pelukis ternama, yang mana Javier sedikit demi sedikit melangkah maju dengan penyelidikannya dengan bantuan buku harian ayahnya.
Kejahatan manusia yang tak kita lihat di sekitar kita, yang pada saat saya membacanya, saya berpikir, bagaimana si penulis mampu menulis semua ini - dari pengalaman apa? mungkin novel ini cuma fiksi, namun terkadang cerita-cerita gelap itu bisa kita lihat pada penayangan dokumenter yang ditayangkan di televisi tengah malam, saat orang-orang lelap tidur. Kenyataan yang pahit ditayangkan saat kita tidur.
Setan itu berada selangkah di samping kita.
Saya amat terkesan dengan novel ini dan akhir yang begitu memukau, seperti sebuah sabetan di punggung, menyakitkan, namun walaupun fiksi, ide dan strukturnya logis.
Novel ini saya beri bintang empat dari lima. Amat saya rekomendasikan bagi para pembaca yang menyukai novel kejahatan dan detektif.

… hihihi, di biblioteca lokal saya ternyata disponibile.
^_^
Comment by macchiato — January 23, 2006 @ 8:12 pm
Belum baca, jadi pengen! Tapi pasti nggak ada di perpustakaan deh. Abisnya koleksi buku berbahasa Inggrisnya sedikit..musti ke toko buku besok nih…
Comment by Pipit — January 24, 2006 @ 9:46 am
Hihihi, udah dapet buku ini di tangan. Tebel juga yah.
Seville, ah kota amor por favor mi amigos. ^_^
Comment by MACCHIATO — January 24, 2006 @ 12:25 pm
berarti bagus juga perpus tempat loe…enjoy the story!
Comment by nagasundani — January 24, 2006 @ 12:47 pm