Seperti halnya ratusan juta penduduk di dunia ini, tahun baru masehi dimulai dengan suatu harapan positif dengan tak lupa diikuti oleh berbagai rencana, proyek, planifikasi dan embel-embel lainnya untuk masa depan.

Sambil melihat agenda baru yang dilapisi kulit nan halus dan harum, tertera di sampulnya “AGENDA 2006″
oh….

Namun sanking banyaknya rencana di kepala ini, ditulislah kegiatan-kegiatan itu di agendanya yang baru, di antaranya mencari gym dekat rumah agar tubuh yang bertambah umur ini tetap gesit dan mempertahankan stamina.

Les bahasa perancis, merenovasi rumah, menanam bunga di taman, menjalankan diet yang sehat, bla bla bla…

Setelah menelpon sana sini, ternyata semua itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Tentu kita harus mendahulukan mana yang penting, prioritas - katanya dengan mantap.

Sebelum menentukan kegiatan atau rencana apa yang menjadi prioritas, matanya tertuju pada “sale” di sebuah pusat perbelanjaan.

“Dress for success” - aha….
Alasan yang tiba-tiba muncul dari alam sebrang, yang membawanya pergi memasuki tempat itu. Tanpa sadar, dua tiga tas belanjaan sudah berada di tangannya.

Oh…lalu bagaimana dengan rencana-rencana yang tertulis di agendanya itu? seharusnya bulan ini, januari, salah satu dari rencana tersebut harus sudah dijalankan.

Ngga pa-pa, diundur saja untuk bulan selanjutnya….toh tahun ini panjang, masih ada 11 bulan ke depan.

(mungkin bersambung dengan judul: februari)
pd: mungkin dalam situasi seperti ini, sebaiknya menarik nafas dan menenangkan diri untuk berpikir, sebelum mengambil keputusan yang berhubungan dengan uang.