Berapa jenis krim yang diperlukan wanita? (dan pria metroseksual).
Saya mencoba untuk membuat daftarnya di sini.
1. Krim tangan (hand lotion)
2. Krim untuk seluruh tubuh (body lotion)
3. Krim wajah yang bisa dibagi bermacam-macam
3.1. Krim wajah siang hari (day use)
3.2. Krim wajah malam hari (night use)
4. Krim mata (anti kerutan)
5. Krim pembersih muka
6. Krim pembersih mata (khusus untuk yg memiliki kulit sensitif)
(ingatkan saya jika masih ada yang ketinggalan, hah!)
Belum berbagai serum anti tua - anti aging (i.e. Oil of Ulay)
Kini yang saya perhatikan, hampir tiap merek krim wajah sudah memasukkan formula anti aging, dengan efek lifting.
Untuk menghemat saya sendiri tidak membeli semua krim itu.
Body lotion saya gunakan di rumah, dan di tempat kerja, saya gunakan krim tangan. Lalu krim muka untuk malam haripun tidak saya beli, untuk malam hari tetap saya gunakan krim untuk siang hari (karena usia saya belum terlalu membutuhkan krim malam itu).
Kalau yang saya baca di berbagai majalah wanita tentang krim-krim tersebut (bulan lalu Vogue khusus menyajikan artikel tentang formula dari berbagai krim dan serum), penemuan baru krim/serum anti kerutan beberapa merek menyertakan 2 buah jenis krim yang harus selalu dipakai bersamaan (dengan kata lain, menjadi lebih mahal!)
Terus terang krim-krim bermerek itu harganya selangit (di atas 30 euro yg berukuran minimum 15 ml). Saya pun harus merasa puas dengan krim dengan merek biasa saja.
Tak hanya untuk perawatan wajah, jenis-jenis kosmetik pun bertambah. Kini ada krim untuk meneutralkan warna kulit wajah sebelum bermake-up. Lalu ada pula stick atau krim yang bisa menyembunyikan lingkaran hitam atau kerutan di mata.
Menurutku untuk orang-orang yang tinggal di negara tropis, dikarena kelembaban yang ada, mereka dapat mempertahankan kehalusan kulit tanpa harus menggunakan seringkali krim pelembab. Yang mereka butuhkan terlebih adalah proteksi solar (dan sering-sering cuci muka bagi yang tinggal di kota polusi seperti Jakarta!)
Sedangkan utuk iklim di negara empat musim, krim pelembab amat penting dikarenakan ganasnya iklim yang dingin dan kering. Dan proteksi solar di musim panas.
Merawat kelembaban wajah/kulit salah satu cara menghindari intervensi cirurgic yang makin banyak diminati wanita-wanita baik tua maupun muda di negara-negara maju.
Malah banyak wanita-wanita itu memilih perjalanan “turis” - operasi. Ini dikarenakan biaya operasi lebih murah daripada jika operasi dilakukan di Eropa. Artinya mereka pergi seperti layaknya seorang turis ke negara-negara seperti Colombia dan Venuzuela untuk kemudian menginap di hotel bintang lima, dioperasi di sebuah klinik, kemudian menetap beberapa waktu selama waktu penyembuhan.
Tentu hal ini sangat tidak direkomendasikan oleh para dokter ahli di negara asal turis. Karena jika terjadi efek samping, komplikasi akibat operasi tersebut, dokter di negara asal turis itu tidak mau bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada si perempuan yang menjalani operasi ini.
Jadi saya sendiri pilih ber-krim-ria dan tentu menerima bahwa waktu adalah salah satu kekuasaan Tuhan yang tak dapat kita lawan.

saya tidak pernah pake segala macam krim atau lotion secara saya benci kalo harus mengoles-ngoles ke kulit saya tangan akan jadi geli jenis berminyak, greasy, lengket, basah-basah dan segudang alasan lain, jadi seperti sekarang saat saya sedang menderita mendapatkan musibah skin red rash dan obatnya berbentuk salep, saya selalu minta bantuan orang-orang didekat saya untuk mengoleskan
Comment by nana — December 1, 2005 @ 1:40 am
biasanya aku pake krim n gula untuk nescafe classic hehehhh
Comment by fahmi jelek — December 1, 2005 @ 1:49 am
krim? cuma seneng ice cream apalagi blended ama mocca
hehhe
Comment by dental — December 1, 2005 @ 4:01 am
Emang reseh…tp kalo ga make, di sini kulit bisa kering dan berkerut karena kelembabannya rendah…
Comment by nagasundani — December 1, 2005 @ 10:01 am
Saya termasuk orang yang selalu harus ber-krim ria, abisnya iklim di Jenewa bener2 kering. Saya bahkan harus pakai krim khusus dari dokter. Ribet tapi terpaksa.
Harus hati2 kalau mau pakai krim anti-aging, bisa alergi. Nggak lucu kan udah beli krim mahal2 harus bayar dokter kulit gara2 alergi. Sampai sekarang belum harus pakai, mungkin 5 tahun lagi. Tapi krim malam itu harus..centil deh..hihi
Comment by Pipit — December 1, 2005 @ 10:47 am
ku selalu pake krim wajah adakah efeknya?
Comment by yulia — March 10, 2008 @ 5:35 am