Menarik juga nih, baru dibuka sebuah restaurant yahudi di Madrid, tepatnya dekat dengan daerah tempat tinggalku.
Sudah bisa ditebak, isi makanannya tidak mengandung babi. Lain dari itu, proses pembuatannya dipenuhi oleh ritual-ritual yahudi.
Lucu juga ketika melihatnya, sebelum masak ada ritual berdoanya segala. Pegawai-pegawai restaurant yang non yahudi-pun harus belajar dan mentaati peraturan-peraturan dalam agama ini. Contohnya, seorang pegawai wanita tidak boleh memegang botol wine, sehingga yang mengambil dan menuangkan harus laki-laki (kalau ngga salah…, lucu deh pokoknya).
Hari Sabtu (sabat) tutup. Tepatnya mulai dari jumat malam.
Restaurant ini dibuka karena memperhatikan tuntutan orang-orang yahudi yang berkunjung ke madrid, untuk mempermudah mereka yang sedang melancong, tanpa harus membawa makanan mereka sendiri yang disiapkan di rumah - karena mereka juga banyak mempunyai larangan-larangan dan tidak boleh sembarangan makan makanan yang dibuat orang lain.
Ya enaknya bagi orang-orang muslim kita merasa lebih aman karena mereka tidak menggunakan babi dalam masakannya, bukan karena pro-ritual mereka…

Tidak menggunakan Daging babi, apakah berarti orang MUSLIM boleh makan?
Kalau prosesnya tidak menggunakan cara Muslim? dalam arti penyembelehan hewan dan lain lain? bukannya malah HARAM
Comment by Jauhari — October 20, 2005 @ 11:14 pm
lirik komentarnya jauhari :
lhoo… maksudnya itu pesen masakan sayur-mayurnya hehehe….
Comment by doeljoni — October 21, 2005 @ 2:17 am
skrinsyut.. skrinsyut…
pengen liat sperti apa sih makanan mereka?
Comment by didats — October 21, 2005 @ 4:22 am
kalo sebelum makan mengucapkan bismillah- gimana?
Comment by nagasundani — October 21, 2005 @ 9:29 am
terkesan mengagungkan yahudi! Ingat, Sebaik-baiknya orang yahudi adalh serendah-rendahnya binatang. Anda perlu mempelajari lebih lanjut ttg yahudi. Apapun akan yahudi lakukan untuk menarik simpati non-yahudi.
Comment by Prabu — November 13, 2005 @ 7:27 pm
wow…kalau anda ingin merendahkan yahudi silahkan saja. Saya berupaya untuk tidak membenci siapapun tanpa alasan kuat. Konflik yahudi - palestina telah dikotori oleh tangan2 politik. Bagi saya yahudi, arab, palestina, irian dan semuanya adalah sesama mahluk ciptaan Tuhan. Jika anda benci silahkan saja, tp jangan mencoba mempengaruhi pemikiran saya dengan kebencian anda!
Comment by nagasundani — November 14, 2005 @ 10:51 am
#1, bukannya hewan sembelihan Ahli Kitab (dengan menggunakan ritual masing2, I suppose) itu halal? bener ga sih?
Comment by yanti — November 15, 2005 @ 5:19 am
Mungkin, tapi ada jenis makanan lainnya khas timur tengah. I’ve never been there. Anyway, if you believe you cannot eat something then don’t eat it. Just do what you believe.
Comment by nagasundani — November 15, 2005 @ 10:13 am
sudahlah gak perlu di debat kenceng-kenceng !!
yahudi / nasrani / kristen / katholik / muslim (sunni & syiah) sama-sama satu sodara dari Adam dan juga satu sodara dalam bapak segala bangsa,nabi kita Ibrahim (kalo anda mau mengakui lhoo).
Memang sudah ditakdirkan kalo bangsa Yahudi itu adalah bangsa yang takut akan Tuhan (Allah / YHWH ) dan juga bangsa yang paling tegar tengkuk yang suka membantah perintah Tuhan (Allah / YHWH),toh tetap saja DIA membela,mengasihi bangsa Yahudi.
Kita sebagai bangsa yang notabene bukan Yahudi,setidak-tidaknya tetap menghormati mereka sebagai insan manusia yang ber Tuhan “Esa” sebagaimana kita yang monoteisme ataupun kita yang berdasarkan keyakinan “samawi”.
Meskipun mereka yang Yahudi bangsanya atau darahnya ataupun juga nenek moyangnya yang Yahudi,toh kalaupun mereka sudah tidak memeluk Yudaime lagi alias sudah memeluk keyakinan non Yudaisme,apa kita masih terus memburu,membenci,mencaci,menghina bahkan ada niatan untuk membinasakannya?? Nggak kan…
Sebagai warga negara (apapun negaranya) yang baik,tetap kita harus melindungi warga yang lain,menghormati warga yang lain meskipun kita gak begitu tulus kelihatannya untuk melakukannya.
Saya, Darmo Kawi sebagai Indonesian sangat menjunjung keragaman baik dari sisi Suku bangsa,Agama-keyakinan,Ras dan asal usul.
Nb : Apabila anda “netters” yang kurang cocok dan kurang sepaham dengan uneg-uneg saya,saya begitu sangat-sangat menghargai pesan yang anda sampaikan kepada netters yang lain.
Damai Negeriku, Damai Bangsaku, Damai Indonesiaku
Comment by darmo kawi — December 14, 2006 @ 10:03 am
hati hati boss…
yahudi itu kaum yang dikutuk oleh Allah dan itu tertuang didalam alquran…
Comment by o riz qhan — October 5, 2007 @ 9:53 am
Soal yahudi, kita patuhi yg tertera di Alquran aja, krn pasti Allah maha tau segalanya. toleransi hanya dijejalkan kekita untuk ikuti kemauan ‘mereka’. sementara mereka sendiri memaksakan kehendaknya, terbukti pada tulisan anda bahwa pegawai non yahudi ‘harus’ belajar dan patuhi peraturan agama ini.
Comment by daku — January 24, 2008 @ 1:56 pm
Kan daging yang dimakan kaum Yahudi disembelih melalui ritual tertentu yang mengharuskan makanan mereka kosher (halal versi Yahudi), dan karena Yahudi itu ahli kitab, jadi selama makanan mereka gak mengandung alkohol ya halal dong artinya? sori ayat al-Qurannya gw lupa
Comment by caviar — February 6, 2008 @ 5:48 am