Setelah sempat shock pulang dari liburan, hari selanjutnya dapat pengumuman diPHK, dua minggu negosiasi tunjangan/upah, di mana negosiasi pertama sempet hampir mandek dan gagal…namun Alhamdullilah, yang ke dua kali, bagian sumber daya manusia dari perusahaan mau mengalah dan membayar tunjangan kita dengan angka yang cukup memuaskan.
Mulai dari kemarin, hati sudah cukup lega, walaupun kini saya harus memutuskan mengambil tawaran kerja dari perusahaan lain yang masih satu grup, atau menunggu sampai kantor benar-benar ditutup dan mencari ke sana sini kerja yang lain.
Saya akui saya sempat mempunyai rasa takut menjadi pengangguran, bukan rasa takut akan masa depan. Rasa takut yang lain, yaitu tidak mendapatkan pekerjaan yang saya sukai.
Setidaknya angka tunjangan cukup untuk menenangkan dan menyenangkan hati ini. Dan kini waktunya untuk menormalisasi keadaan, baik jiwa maupun lingkungan.
Lucu ya? takut tidak mempunyai pekerjaan, takut terkucilkan dari masyarakat aktif, pekerja…seakan dosa jadi pengangguran. Saya sempat mengucilkan diri dan tidak mau bersuara, karena malas, malu dan sedih.
Kalau saya berada di Indonesia mungkin saya sudah depresi berat, karena saya tahu tidak mudah mendapatkan pekerjaan di sana.
Seberat-beratnya menjadi calon pengangguran, kalau hidup di negara sosialis, kalau nantinya saya tidak mendapatkan pekerjaan, negara akan membayar hidup saya selama saya mencari kerja sana sini. Maka itu saya masih beruntung.
Dan mungkin mulut ini harus ditutup kalau mau coba berkeluh kesah, karena masih banyak orang di sana yang tak seberuntung saya.

semoga cepet kembali normal, mbak.
dan cepet dapet kerjaan lagi.
;)
Comment by Deny — September 30, 2005 @ 3:19 pm
ketakutan kehilangan kesibukan yang meski seringkali bikin depresi *halah* tapi most of the times menyenangkan, doing things that i love and i have passion about.
goodluck sis!
Comment by nana — October 1, 2005 @ 2:33 am
hati-hati post power syndrome, mbak hehehe…
apa ada hubungannya antara rasa takut jadi pengangguran dengan tuntutan kebutuhan aktualisasi diri ?
ohya, gak nyoba jadi bisnis woman nih ?
Comment by doeljoni — October 1, 2005 @ 3:27 am
kayaknya memang ada hubungannya rasa takut itu dgn aktualisasi diri. Tepatnya saya akan menolak tawaran pekerjaan di lain perusahaan yg masih 1 grup, krn posisinya sama. Dan saya rasa selama 4 tahun menjalani posisi itu, sudah lebih cukup. Makanya saya mengambil resiko, cari kerja sendiri, utk. mendapatkan posisi yang beda. Bisnis woman? …huh…modalnya musti kuat cing, kalo ngga di sini mah..setahun langsung tutup…(udah pernah nyoba soalnya)…
Comment by admin — October 1, 2005 @ 9:54 am
cari kerja sendiri ? pengen suasana yang berbeda toh mbak ?
Comment by doeljoni — October 3, 2005 @ 10:33 am
Kalo takut-nya mau cepet ilang sih, di SERVO aja….
Terapinya bisa buat ngilangin takut, fobia, parno, mania dan segala macam “hambatan psikologis”.
Alamatnya gampang, klik aja, kata berikut http://servocenter.blogsome.com/
Comment by Taman Bintang — May 14, 2006 @ 12:59 pm