Udah dapet pengumuman PHK, pake jatuh sakit segala.
Lingkaran mata terasa sakit, hidung tersumbat, pikiran melayang ke mana-mana, ngga bisa mikir, ngga bisa ambil keputusan, dan kehilangan tenaga.
Ngga semangat buka mulut dan berdiskusi.
Bulan Ramadhan sebentar lagi datang.
Sepertinya ini sudah menjadi tanda, adanya perubahan yang drastis dalam kehidupan profesional maupun secara pribadi.
Atau gue cuma ngarang-ngarang doang supaya hati ini tenang?
Di kantor semua orang seperti cacing kepanasan, mau kerja males, mau cari kerja apalagi…
Semua nunggu keputusan perusahaan, kita mau dibayar berapa nih?
Setelah dedikasi kepada perusahaan setelah bertahun-tahun, tepat saat dipecat, kita malah harus membela harga diri kita, malah sempet dibilang, ngga punya pengalaman negosiasi.
ugggh…ada rasa kesal, gondok, marah, dendam, sedih, frustasi, keragu-raguan dan banyak lagi.
Hidup tidak dimulai dengan huruf besar nama perusahaan di mana anda bekerja. Di ujung akhir dedikasi kepada pekerjaan, ada kehidupan lain.
Orang-orang mati, cuma bisa menunggu dalam kebosanan dan kedinginan.
Yang hidup, berjuang dan berjuang…

speechless bener saya baca entry ini.
terus berjuang mbak. kita pasti dukung
Comment by andry — September 26, 2005 @ 12:43 pm
there is always silver lining behind every dark cloud *halah* intinya, keep on struggling and wish you all the best jeng.
Comment by nana — September 26, 2005 @ 1:44 pm
Mudah2an segera muncul kejelasan yah.
Ummi jg ikut prihatin deh, but never give up ajah..semangat!!
Comment by Lili — September 26, 2005 @ 2:25 pm
ya teruslah berjuang dan mendaki..
tonjok kesombongan dunia
kehidupan akan terus bergulir dan semua yang kini akan menjadi masa lalu
kita yang dijauh cuman bisa bantu doa, semoga semuanya baik-baik saja dan sukses selalu dengan mu
Comment by doeljoni — September 27, 2005 @ 2:48 am
Yang di-PHK siapa mbak kok sampe dendam, frustrasi segala? Btw, gambar headernya simpel banget. Apik.
Comment by Imponk — September 27, 2005 @ 6:51 am
yeh…yg di-phk siapa lagi kalo bukan aye???
headernya ada tulisan2 tersembunyi…
Comment by Administrator — September 27, 2005 @ 9:30 am
ah, i’ve been there to, yang sabar ya mbak, kali aja ntar bulan puasa ada hikmahnya.
Comment by inem — September 27, 2005 @ 11:13 am
Aduh, turut prihatin mbak Naga. Keep on fighting, and keep the spirit high. Saya dukung lewat doa dari sini.
Comment by Pipit — September 28, 2005 @ 8:01 am
ikut prihatin ya teh, semoga cepet ada solusi dan ketenangan
Comment by yanti — September 30, 2005 @ 5:55 am