Banteng yang dimaafkan (indultado) dari satu corrida (pertunjukkan yang melibatkan banteng dan matador di sebuah plaza) di San Sebastian, Madrid, bernama “Muroalto” (yang berarti :tembok tinggi), merupakan banteng pertama yang dimaafkan di Madrid, dikarenakan keberanian dan kelihaiannya dalam corrida tersebut, dimana ketika juri pertunjukan mengeluarkan sapu tangan merah dari balkonnya, tanda bahwa banteng itu tidak boleh dibunuh pada akhir pertunjukan itu.

Ia berasal dari peternakan Victorino Martin di Extremadura, yang sebenernya bukan banteng pertama dari mereka yang dimaafkan, tapi sudah banteng yang ke empat. Pemilik banteng mengatakan cukup puas dengan permaafan itu - artinya di sini, banteng tidak dibunuh, sebagaimana biasanya, namun pada akhir pertunjukkan banteng hanya “ditusuk” oleh jari matador.

Kini di peternakannya, “Muroalto” beristirahat untuk kesembuhannya dari corrida tersebut, dan sapi-sapi betina telah menunggu dirinya sementara itu guna meneruskan generasi berkualitas dari si “Muroalto”.

PD. Secara pribadi saya tidak menyetujui pesta popular ini karena menyiksa banteng-banteng tersebut sebelum menemui ajalnya. Namun berita ini merupakan kemenangan bagi kaum banteng (binatang, bukan anggota2 partai yang merah itu) yang patut untuk diingat.

sumber:http://www.abc.es/abc/pg050823/prensa/noticias/Espectaculos/Toros/200508/23/NAC-ESP-102.asp