asem manis asinAugust 31, 2005 12:26 pm

Salah satunya cara lepas dari dunia ril ini, dan balik ke masa lampau, adalah mengambil novel sejarah, sambil duduk atau berbaring di sofa, dengan kopi hangat, dan sesekali melihat mendungnya langit kemudian terlempar ke abad lampau…

tiba-tiba baju yang kau pakai berubah, dan orang-orang di sekelilingmu adalah bandit-bandit berkumis, berbaju kotor dan berbau alkohol…ruangan dipenuhi mahluk-mahluk tak bertuan, musik yang keras dan teriakan-teriakan tak senonoh.
…parkiran meson dipenuhi kuda-kuda yang sibuk makan dan minum, dan di pojok jalan dipenuhi kawula yang sedang memonton duel, dua orang ksatria, yang satu bermuka bengis, berbadan besar dan tegap, dengan kemeja putih yang terbuka, terlihat keringat mengalir di dadanya. Satunya lagi, seorang pria kurus dan berkumis, dengan pandangan tenang yang terpancar dari matanya yang biru. Cling clang, pedang keduanya berayun…

Pesta dimulai….

asem manis asin 12:01 pm

Menjadi pelayan berarti tugasnya melayani. Baik itu di restaurant, pelayan pribadi (butler), pelayan pesawat terbang (pramugari), etc. etc….

Pelayan tugasnya adalah melayani, membantu, meringankan beban yang dilayani.

Maka kalau kamu bekerja sebagai pelayan, jadilah pelayan yang baik. Bukan berarti kamu diperbudaki, dianggap jongos, hina, rendah, dan seterusnya dan seterusnya.

Seperti pagi hari ini, di café dekat kantor, seorang pelayan yang bahkan dua orang (satu lagi pemimpinnya) tidak mau melayani aku dan kawanku yang setiap hari memberi muka di restaurant itu.

Dia acuh, malahan melayani seorang lelaki yang masuk belakangan setelah kami.

Mungkin karena kami hanya dua pecundal, mungkin karena aku orang asing, mungkin dia merasa tidak harus melayani kami. Lalu kenapa memilih menjadi pelayan?
joxxte (sensor).

buku/film/celeb 8:53 am

(more…)

perempuanAugust 30, 2005 12:22 pm

Ya boleh cengar cengir dulu sebelum membaca lebih lanjut. (more…)

manusia/renungan 9:37 am

“Hidup adalah kontinuitas dari aktivitas-aktivitas yang membutuhkan dan mengeluarkan enerji” (kalimat dari: nagasundani - ketika sambil mencuci piring-piring dan peralatan dapur yang menumpuk yang dihasilkan 2 orang sehari penuh)

buku/film/celeb 9:03 am

Pertama-tama aku juga mau ngaku, ingat di book baton aku sebut buku “El Rey David”, uh akhirnya setelah 3/4 buku, aku kembalikan saja ke perpustakaan. Loh? (more…)

manusia/renunganAugust 29, 2005 10:56 am

Mungkin masa depan yang paling harus kita khawatirkan, adalah masa depan sesudahnya kita mati. (more…)

manusia/renunganAugust 26, 2005 2:23 pm

Terkadang, dalam mencoba mendalami esensi hidup ini
seringkali kita menjadi orang yang antipatik, sinis, simpel, hambar…
padahal dunia ini dipenuhi dengan kepura-puraan, kepalsuan, hura-hura, kekejaman…
(more…)

asem manis asinAugust 25, 2005 10:33 am

i am travelling back to 1600 - Spain- for a while.

:)

friends! don’t forget to update your blog, heh?

manusia/renunganAugust 24, 2005 11:13 am

Terkadang memegang rahasia hidup memang lebih berat daripada ngangkat ember di sumur. (more…)

Next Page »
online