Ada beberapa maniak yang aku miliki, diantaranya ketika berada di dalam antrian, ada saja orang yang tidak mengerti cara mengantri, hal ini membuatku gelisah.

Datang belakangan, bukannya menempatkan diri di belakang orang yang terakhir berada di antrian itu, dia malah berdiri di sampingnya. Seakan, hal itu membuat perbedaan yang besar pada waktu dan kecepatan penungguan. Hingga akhirnya antrian menjadi kacau.

Seperti tadi pagi, di antrian bis. Aku tepat berada di belakang seorang wanita yang posisinya agak keluar dari antrian, belum lagi si wanita ini ternyata mempunyai buntut, kemudian datanglah pacarnya, yang berdiri di samping wanita itu.

Untung saja, orang-orang yang kemudian datang setelahnya, “mengerti” arti dari mengantri. Pasangan itu membuatku “gelisah” karena mereka keluar dari jalur antrian.

Di spanyol sendiri, bahasa dari mengantri adalah “hacer cola” artinya membuat buntut. Nah jadi jelas kan? kamu harus berdiri di belakang/menjadi buntut orang yang telah datang duluan daripada kamu.

Atau ada juga orang-orang dengan muka tebal, yang tiba-tiba mengantri dari depan, sehingga dia datang belakangan tapi nomer satu dalam jajaran antrian, dengan memasang muka bego atau ling-lung . Kwesel…kan??

Atau ada lagi yang seperti ini, kamu sedang mengantri. Lalu tiba-tiba orang di depanmu kenal dengan orang yang datang belakangan, sehingga orang yang datang belakangan itu dengan kesan seakan-akan berbincang-bincang, mendapat antrian tepat di depan dirimu.

Agggh!!! gerah aku jadinya.