
Aquaducto ini sudah menjadi “simbol” dari kota Segovia, dibangun pada akhir abad 1 Masehi oleh orang-orang Romawi. Panjang aslinya 14.965 meter, tinggi maksimumnya 28.10 meter.
Asal muasal kota Segovia sendiri tidak jelas, namun diketahui sudah ada sejak sebelum era romawi. Segovia mulai dihuni lagi sejak tahun 1088 dan sejak itu kerap mengumpulkan sejarah yang gemilang.
Industri textil dan wol membuat kota ini menjadi kaya, siap dengan 2 proyek yang berbeda, secara fisik dan sosial: kota yang dikelilingi benteng, dihuni oleh kaum bangsawan, agamawan, kampung-kampung di luar benteng yang dilalui sungai Eresma dan Clamores di mana terkumpulnya aktivitas produksi.
Selama abad XII hingga XVII, kekayaan kota ini membuat dibangunnya banyak gereja, kuil, rumah-rumah kuat dan besar, istana dan monumen-monumen yang bisa kita saksikan sampai sekarang ini.

Foto: Catedral de Nuestra Señora de la Asunción

Foto: Anak panah menunjukkan kuburan orang-orang yahudi yang cukup jauh letaknya dari kampung mereka yang berada di dalam kota.
