asem manis asinJune 22, 2005 2:32 pm

Iseng-iseng tadi buka milis pengajian dimana nama saya cukup sering dihujat karena berpendapat berbeda dengan mereka.

Udah lama banget ga ke milis itu karena saya lihat di situ kepercayaan seseorang harus seragam dengan yang lain, kalau ada yang aneh-aneh, langsung dicoret dan ditendang, tanpa didiskusikan terlebih dulu. Jadi akhirnya saya aja yang pergi, ngga aktif sejak lama.

Ada satu email yang mengatakan kira-kira seperti ini: “hey liat nih ada seorang wanita yang memperlakukan ibunya secara kasar, akhirnya dia berubah menjadi binatang, kini wanita itu berada di rumah sakit xx”, mungkin kalian2 yang ada di Indonesia sudah melihat foto dan email ini.

Kebetulan email ini dikirim oleh seorang sarjana IT yang sedang studi postgraduate.

Ketika saya mengklik link untuk melihat gambar wanita tadi, karena penasaran, setelah melihat foto itu, saya langsung tersenyum-senyum. (more…)

ngelmu ah.. 10:50 am

http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/africa/4116778.stm

Animals are more human than us.

A positif injection for today, knowing that in this Earth we still have good friends that care.

The Animals song lyric, by Savage Garden

When superstars and cannonballs are running through your head
And television freak show cops and robbers everywhere
Subway makes me nervous, people pushing me too far
I’ve got to break away
So take my hand now

Cause I want to live like animals
Careless and free like animals
I want to live
I want to run through the jungle
With the wind in my hair and the sand at my feet (more…)

asem manis asinJune 21, 2005 2:04 pm

Seorang teman berprofesi sebagai penterjemah membuka sebuah situs untuk menawarkan jasanya kepada para pelanggan dan pengguna jasa penterjemah.

Namun kebanyakan dari para peminat yang berkunjung ke situs dan mengirimkannya email/catatan adalah orang-orang yang ingin bekerja dengan teman saya itu.

Begitu juga terjadi pada saya, iseng-iseng membuka situs menawarkan jasa saya sebagai penterjemah, eh ternyata yang mengirimkan saya email malah ingin berpraktek bahasa dengan saya atau meminta informasi macam-macam.

Hm…. (more…)

asem manis asin 10:12 am

Tadi baca di koran ada dua petugas bea-cukai yang dipecat karena terlibat pungutan liar di pelabuhan.

Saya jadi ingat pengalaman saya kalau pulang kampung ke Jakarta di airport Soekarno Hatta (sering disingkat CGK di tiket pesawat, yaitu dari nama aslinya yang bersituasi di Cengkareng).

Petugas Bea Cukai memang hanya manusia, tapi entah kenapa mereka yang kebetulan bertugas di CGK bermuka masam. Saya selalu bersikap sopan, sebelum menunjukkan pasport dan tiket saya, saya selalu mengucapkan “Selamat Sore Pak” yang tidak pernah dijawab sekalipun oleh mereka.

Kalau bertanya juga ketus: “Mau kemana ini?! tinggal dengan siapa di sini?!”, hal-hal yang sebenarnya sudah jelas tertera di kartu “boarding”. (more…)

asem manis asinJune 20, 2005 2:03 pm

Dari cerita “Senin yang membara“, kamu tau kalau aku akhir pekan yang lalu berlaga di medan obralan bazar kedutaan besar Indonesia. Tadinya cerita ini mau tak tulis dalam bahasa sini, namun riskan, takut orang yang mau aku ceritain ini turut membaca secara tidak sengaja (bisa jadi ketika mencari situs kedutaan untuk melihat siapa saja pemenang “rifa” kemarin itu).

Sengaja seprei-seprei batik kita jual dengan judul yang berbeda. Gini deh singkatnya, kalau di Indonesia itu kebanyakan tempat tidur seprei cuma dipakai 1 lapis, tidak ada lapisan kedua yang melapisi selimut. Jadi produk seprei batik itu kita jual dengan judul “cubre cama”, alias penutup tempat tidur.
Ini karena kesalahan supplier si goblok itu yang kalau beli barang ngga mikir dan open minded (sorry ya bahasanya aku campur aduk, maklum lagi kesel). Jadi bagi kita si penjual susah menjualnya dan aku pikir, kualitasnya kurang bermutu.

Memang ada satu hal yang patut diketahui. Warna warni di seprai atau kain2 di Indonesia, cocok di Indonesia. Namun kalau di sini, aku pernah coba, memasang seprai warna warni nge-jreng di musim dingin, ngga cocok, jelek dan norak! kecuali kalau musim panas, cocok.

Nah dalam kesempatan ini, kita memang pengen banget menjual habis seprei2 itu karena sudah ada kali 3 tahunan di gudang.

Ada banyak sesama penjual atau teman yang tak setuju kenapa seprei itu kita jual begitu murahnya. Lalu aku tantang, “Coba, lo ambil aja satu, lo jual deh 10 euro, coba aja, laku ngga”. (more…)

asem manis asinJune 17, 2005 12:27 pm

Kemaren aku bara baca di koran kalau Tom Cruise menyanggah berita tentang hubungannya dengan Katie Holmes, lalu hari ini muncul berita bahwa dia telah meminang pacarnya itu di menara Eiffel.

Seringkali hal-hal seperti ini muncul di koran-koran, selisih waktu kontradiksinya cukup singkat. Hari ini sesuatu benda-adalah 1, besoknya bilang minus 1.

Jadi kita sebagai pembaca akhirnya ga percaya lagi apa yang diberitakan di koran-koran.

Hal ini biasanya terjadi juga di bidang penelitian. Suatu bahan makanan mengandung kanker, beberapa hari/bulan kemudian, muncul berita bahwa bahan makanan tersebut malah bisa menumpas kanker.

Orang awam yang tak tahu menahu tentang ilmu pengetahuan alam seringkali jadi bahan bualan, saya yakin wartawan juga sering ngaco dalam menulis suatu berita, apalagi jika itu bukan bidangnya.

Lucunya yang kemarin ada berita, “telah ditemukan sebuah planet yang amat mirip dengan bumi, planet ini bertemperatur 300ºC”

Saya jadi ngakak, kok bisa dikatakan mirip kalau temperaturnya aja jauh berbeda!!!

Soal penghinaan terhadap Quran di Guantamo juga begitu, pertama katanya ada kejadian penghinaan terhadap Al Quran, setelah itu berita ini ditentang oleh FBI, tapi kemudian lagi FBI membenarkan adanya kasus itu. Lah…bingung kan?

Seharusnya wartawan dan redaktor tidak sembrono, mentang-mentang ada berita ada duit, trus beritanya asal, bohong, ngarang….

PS. Jangan asal percaya dengan tulisan2 yang ada di KIK, he he……

Imperio/sejarahJune 16, 2005 12:01 pm

Kalau di negara-negara lain ketika kita sudah dua tiga minggu tinggal di negara tersebut, kemudian sering membaca mass media, kita akan tahu pemerintah negara itu sosialis atau konservatif, sayap kiri atau sayap kanan. Partai-partai apa aja yang ada, sayap kiri moderat, kanan moderat, kiri ekstrim, kanan ekstrim, tengah, partai yang berbau agama, partai hijau (pro lingkungan hidup), dst.

Nah kalau di Indonesia, kayaknya kok ngga seperti di luar ya? Ngga jelas gitu loh.

Golkar - golongan karya, dulunya partainya Soeharto, partainya pegawai negri, partai orang-orang pemerintahan (kurang lebih selama Harto memerintah). Membela siapa? kiri atau kanan? yang jelas lebih ke arah kanan, militer. Ngga membela siapa2, cuma membela kepentingannya sendiri, demi lanjutnya kesejahteraan orang-orang golkar sendiri.

PPP, partainya orang Islam istilahnya. Jelas bukan sayap kiri, pokoknya ini menyangkut agama Islam.

PDI, partai demokrat, isinya campur2. Seharusnya ini partai sayap kiri ya?

Nah setelah adanya reformasi, puluhan partai bermunculan bak jamur di musim hujan.

Aku sendiri terus terang ngga ngikutin perpolitikan di Indonesia, terkadang terlalu rumit dan simpang siur.

Tapi ga pernah jelas tendesi masing-masing partai. Yang jelas mungkin partai yg dulu (atau sekarang masih?) dipimpin oleh Budiman. Dan juga partai nasionalis (lupa namanya).

Sedangkan sampai jaman Soeharto, kata: “komunis” itu tabu banget, komunis itu jahat, komunis itu Aidit, komunis itu yang membunuh jendral-jendral di lubang buaya, lalu perempuan2nya nari2 apa tuh namanya?

Pokoknya komunis itu setan yang perlu diberantas di muka bumi.

Ketika kamu berada di luar Indonesia, kamu menemukan persepsi yang berbeda dari kata komunis dibandingkan ketika kamu di Indonesia. Lalu kamu jadi tersenyum-senyum. (more…)

pasanganJune 15, 2005 2:26 pm

Tema Selingkuh II mendapat masukan dari saudara Marcus Lambertus (trims).

Perselingkuhan dapat diadukan oleh salah seorang dari pasangan yang dirugikan, dengan hukuman penjara maksimal 9 bulan.

Perbuatan yang mempunyai makna sama dengan perselingkuhan, dalam KUHP digolongkan kajahatan terhadap kesusilaan diatur dalam pasal 284 - 303 bis KUHP. Salah satu kejahatan terhadap kesusilaan tersebut dikenal dengan perzinahan, mukah (overspel), yang diatur dalam pasal 284 KUHP. Secara sederhana isi pasal 284 KUHP dapat dirumuskan sebagai berikut. (1) Diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan, seorang pria yang telah kawin melakukan mukah (overspel). Seorang wanita yang telah kawin yang melakukan mukah. (2) Tidak dilakukan penuntutan melainkan atas pengaduan suami/istri yang tercemar. Pengaduan dapat ditarik kembali selama pemeriksaan dalam sidang pengadilan belum dimulai.

Diambil dari: Bali post

Bagaimana halnya pihak keamanan yang menggerebek tempat-tempat perzinahan/perselingkuhan tanpa adanya aduan dari pihak yang dirugikan (suami atau istri yang pasangannya berselingkuh)?
Apakah ini secara hukum patut dibenarkan?

manusia/renungan 1:40 pm

“Aku tak punya rasa benci kecuali rasa bencimu terhadapku”

….

masalah sosialJune 14, 2005 11:24 am

Ternyata di Indonesia yang disebut rakyat miskin itu adalah masyarakat yang berpenghasilan di bawah 122.000 rupiah perbulan (sekitar 13 dolar perbulannya),

Kategori penduduk miskin versi BPS (Badan Pusat Statistik) adalah mereka yang berpenghasilan kurang dari Rp 122 ribu per bulan.

Padahal - kalau tidak salah, kalau dalam skala internasional, rakyat miskin itu adalah orang-orang yang berpenghasilan 1 dollar perharinya atau kurang dari 1 dollar, jadi perbulannya sekitar 30 dollar (270.000 rupiah- kalau 1 dollar US= 9000 rupiah).

Menurut sumber yang aku baca dari liputan6.com, tahun 2004 ada 16% (sekitar 36.100.000 orang) saja rakyat Indonesia yang miskin dan menurut grafik, angka ini dari tahun ke tahun menurun.

Percaya? kalau aku langsung tidak percaya dengan data-data yang ingin ditampilkan pemerintah.

Tingkat kemiskinan yang hanya dinilai dari angka yang sangat minim, 122.000 rupiah sebulannya! lalu bagaimana dengan orang-orang yang berpendapatan antara 122.000 sampai 1.000.000 rupiah (13 -111 dollar US) perbulannya? Di porsentasi manakah orang-orang tersebut berada? di antara amat miskin dan menengah ke bawah mungkin?
(more…)

LINK TEXTNext Page »
online