Sebenernya kata yang tepat untuk ekshibisi mungkin “pameran”, tapi anda akan mengerti setelah membaca pengalaman saya kemarin.

Keluar dari bis 129 dan turun di plaza castilla, saya melihat seorang cewek - cenderung remaja, memakai rok mini berbentuk A (bukan sepan). Sampai situ masih wajar.

Namun saya terkejut ketika melihat belakangnya…

Hah! kenapa belakangnya? bolong ya? kayak miss sundel????

bukan bukan…

he he…belakangnya itu, celana dalamnya (tangga/sling) kelihatan karena rok yang dipakai merosot ke bawah, begitu juga setegah pantatnya.

Saya jadi berpikir-pikir, anak ini tidak sadar atau bagaimana? saya berpikir lagi, ngga mungkin tidak sadar, akan terasa kalau rok itu melorot, kalau saya jadi dia, saya sudah akan bisa merasakan sesuatu yang tak beres dengan rok yang saya pakai karena angin mendera pantat saya.

Kemudian saya mengingat pernah melihat seorang anak laki-laki yang jeansnya juga melorot sekali sehingga pakaian dalamnya kelihatan. Ketika itu pun saya merasa aneh melihatnya.

Ada keinginan dalam diri saya untuk memberitahu anak gadis tersebut, tapi dia tampak santai saja berjalan sambil menelpon temannya.

Lalu saya pikir, itu mungkin mode, yang kini digemari anak-anak belasan tahun. Di Perancis dan di sini sendiri pernah ada berita larangan bagi anak-anak itu memakai pakaian seperti itu ke sekolah, yang menjadi polemik di sini.

Bagi saya, fashion/model seperti itu sangat terlihat “bodoh” (ridiculous).

Satu hal adalah berpakaian sexy hal lainnya adalah pameran, ekshibisi tubuh kita di depan juta orang di sekeliling kita. Bagi saya, anak itu sama saja dengan berjalan telanjang, padahal dia bukan di pantai.

Entahlah, mungkin saya kuno dan ngga ngerti mode. Tapi pendapat saya tetap mengatakan bahwa pakaian itu benar-benar bodoh dan juga orang yang memakainya.