Gambar dari video yang menunjukkan pembunuhan di Serbia terhadap 6 orang muslim dekat Srebrenica tahun 1995 selama perang Balkan terakhir. Serbia telah menangkap beberapa paramiliter lama yang terlibat kejadian ini.
Di tv sendiri yang saya lihat, mereka bukan saja muslim tapi hanyalah anak2!!!
Ini ada puisi yg tahun lalu aku buat, 30 nov 2004
“Saudaraku yang tertindas “
seorang ibu mengambil mayat anaknya yang tergeletak
ketika deru ganas sebuah Apache tepat berada di atasnya
blas!!
sebuah misil menerjang gedung tak berpenghuni
melainkan mayat-mayat lelaki muda bergeletakan di dalamnya
tambah satu lagi mayat seorang ibu
yang tak sempat pula menitikkan air mata
dan menatap sang anak ketika maut merenggutnya
Di Falluya di Mosul juga di Gaza pun demikian…
keluarga - keluarga berhimpitan di lantai bawah
hingga keganasan bom, misil dan peluru dera
menunggu tanpa makanan dan air
sehari dua hari tiga hari empat lima
bulan sabit tidak dapat masuk ke kota untuk menolong
ada tubuh-tubuh kecil yang tidak dapat menahan sakit
hingga malaikatpun menangis ketika menjemput mereka
Gaza
Pukul delapan pagi di check point
seorang pemuda palestina diwajibkan merangkak
seperti anjing dibawah ancaman senapan serdadu Ariel Sharon
seorang pemusik Palestina diwajibkan memainkan biolanya
sementara tentara Israel memeriksa surat-surat izinnya
puas ia telah melampiaskan ke satu palestina
apa yang dilakukan Nazi kepada moyangnya
sembilan peluru ditemukan oleh forensik di tubuh anak gadis palestina
ketika ia berangkat menuju sekolah
menurut anak buah Ariel, anak gadis itu tampak seperti “teroris”
Ariel!!!!!!!!!!!!!!!!
tembok beton itu tidak akan menutup kemaluan Israel!!!!!!!!
kami akan selalu mengutuk dan mengingat penderitaan saudara kami
penindasan, pembunuhan, kerusakan, penyiksaan….
dunia seperti tanpa arti
tidak ada jawaban bagi para korban
hanya keheningan
ketika maut berhadapan
damai
lalu bertidur-tiduran di depan pintu surgaNya
untuk saudara2ku di Palestina dan Irak
ps. untuk saudara2ku yang tertindas di mana pun kau berada.
