buku/film/celebJune 30, 2005 2:41 pm

Bagi yang belum baca buku-bukunya Anne Rice , coba deh baca yang satu ini.

Saya baca sekitar 1 tahun yang lalu, pas selagi liburan musim panas dan menjadi salah satu buku favorit saya.

Tentu saja cerita-cerita Anne Rice selalu berhubungan dengan Vampire dan mistisisme, namun saya kagum dengan pengetahuan beliau yang luas, tak hanya pada dunia mistis namun sejarah dan sejarah seni yang luas yang dapat mengajarkan kepada pembacanya nilai sebuah karya seni tanpa perlu memperlihatkan karya seni itu sendiri.

Secara pribadi, saya benar-benar terpendam dalam buku ini seakan-akan saya berada di dalam kisah ini dan selalu mendampingi Marius ke manapun dia pergi, menangis ketika ia sedih dan getir ketika dia marah.

Cerita vampire yang ditulis Anne Rice bukan menggambarkan kebiadaban para penghisap darah seperti di film-film Hollywood, namun kisahnya ditulis dengan “taste” yang tinggi dan gaya yang menakjubkan.

tips: coba untuk membaca buku ini diiringi oleh lagu-lagu bertema gotik, i.e Evanescence ;)
________________

Ada saat ketika kau menginginkan kekuataan itu
yang membuatmu berbeda dari manusia lainnya
dapat melihat lebih jauh dari horizon
mendegar detak jantung seseorang dari kejauhan
merasakan darah yang mengalir dalam nadi seseorang
terbang bebas tanpa sayap
memandangi seseorang yang kau cintai dari langit-langit kamar
tanpa diketahui siapapun

namun ketika orang-orang di sekelilingmu menjadi tua dan berkerut
kau tetap berwajah gemilang dan matamu tetap bersinar
menanti mangsa lainnya…

asem manis asin 9:54 am

Pemain:
Upil abu= pimpinan sebuah kantor yang angkuh dan berpikiran picik
Glen= teknisi yang heboh, perokok berat
Bic= pemain utama, yang berulang tahun ke empat puluh
Pancho=rekan dekat Bic
Fey= programer blondi
Aku= koordinator pesta
Dan rekan-rekan lainnya

Si Upil memberikan ultimatum bahwa pesta kejutan harus berlangsung pukul 5.30 tepat, tidak kurang dan tidak lebih. (more…)

yang pateticJune 29, 2005 10:51 am

Hari ini seorang rekan kerja berulang tahun yang ke-empat puluh dan pagi tadi istrinya menelpon, memberitahuku bahwa akan dikirim kue ulang tahun sekitar jam 4 sore dan memintaku untuk menyiapkan pesta kejutan untuk suaminya tersayang.

Aku segera memberitahu rekan-rekan lainnya melalui email untuk bersiap-siap dengan rencana ini. Semua orang menjawab dengan antusias dan bahagia.

Namun…tak lama berdering telpon yang menggelapkan semuanya. Berasal dari pimpinan kami. Dia mengatakan, “kenapa pestanya ga diundur sampai jam lima, setengah enam sore, lebih logis kan? sekitar jam segitu kita udah mau pulang? coba kamu telpon istrinya, bla bla bla bla….”

Padahal orang ini terkadang juga mengumpulkan kami sekitar jam yang sama di dapur kantor kalau dia membawa oleh-oleh. Kenapa kali ini dia menentang dan nada bicaranya denganku serius sekali?? seakan-akan akulah pentolan organisasi pesta itu.

Alasan, dia akan menerima kunjungan dari luar pada jam itu di kantor.

Kenapa orang ini tidak bisa fleksibel dan membiarkan orang-orang lain bahagia?

Kalau dia sedang menerima kunjungan dan tak bisa hadir di pesta itu, ya sudah! apa ga ngerti kalo ada istri orang yang ingin membuat bahagia suaminya yang sedang krisis umur pertengahan? betapa egoisnya orang tersebut dan tiap hari membuatku MUAK melihat mukanya!

Toh berapa lama sih makan kue tart? paling lama 20 menit…dan kami akan kembali ke meja kami masing2! dan pesta ini tidak dilakukan sering kali!

Semoga dia mendapat balasan yang setimpal. Omongannya memotong semangat rekan-rekan dan saya.

Terima kasih sekali lagi atas keputusan bodohmu!

perempuan 9:54 am

Duh…masang judul kok jrudul gitu sih…

Iya, ternyata mencoba menjadi “perempuan” yang sifat naturalnya bersolek itu - walaupun tidak semua perempuan suka bersolek, membuat dirinya kehilangan waktu.

Contohnya, setelah mengoleskan krim/”lotion” di tangan dan kaki supaya kulit ngga kering, coba deh melepas anting yang anda pakai dan memasang anting yang baru, atau mencoba memasang kalung yang pemasangannya harus memilir-milir roda kalung itu. Sumpah….susahnya setengah mati, tangan licin gara-gara pake krim, jadi ga bisa membuka, melepas, memasang, etc.
(more…)

buku/film/celebJune 28, 2005 11:28 am

Film produksi spanyol yang berjudul - jika kita terjemahkan ke bahasa indonesia: “Catatan harian seorang Skin” (skin head), diambil dari kisah nyata yang menceritakan bagaimana seorang wartawan yang sebut saja namanya dengan “Antonio Salas” berhasil masuk secara diam-diam ke dalam tubuh organisasi berbau Nazi/ekstrim kanan ini.

Sebelum film ini beredar, buku tentang infiltrasi dirinya ke dalam grup ini telah beredar lebih dulu.

Dimulai dari kematian seorang rekan wartawan yang berasal dari Amerika Latin yang mati di tangan para Skin di tengah jalan selesainya tugas mereka dalam penyelidikan jual-beli anak-anak.

Antonio bersumpah untuk menyelidiki siapa yang membunuh rekannya itu, walaupun dia diancam pemecatan, ditinggal oleh pacarnya, dan tentu ancaman kematian jika aksi infiltrasinya diketahui oleh grup ini.

Ia pun mentransformasi dirinya, tentu diantaranya mencukur rambutnya, merubah cara berpakaian dan juga dekorasi rumahnya.

Dalam penyelidikan itu, ternyata dibalik grup ekstrim kanan ini, bukan dipenuhi oleh orang-orang yang tak berperasaan dan kejam saja, namun didukung pula oleh kaum intelektual yang tujuannya sama, yaitu mengangkat ras kulit putih di atas segalanya sebagaimana dicetuskan oleh Adolf Hitler.

Sampai saat ini nama asli dari wartawan dan keberadaannya sangat dirahasiakan demi keamanan dirinya.

Rekomendasi: Sangat Bagus

asem manis asin 9:53 am

Frekuensi aktualisasi blog ini akan berkurang karena penulis akan memanfaatkan waktunya untuk “semedi” dan istirahat…

HA HA HA….

Namun penulis akan tetap berkunjung ke blog-blog lainnya untuk memantau terus berita-berita terkini dari para blogger di nusantara.

Chao!

buku/film/celebJune 24, 2005 11:44 am


Penulis: Franco Mimmi

Novel yang menarik tentang agen rahasia yang dikirim dari Roma untuk menenangkan pemberontakan dari berbagai grup Yahudi di koloninya.

Di antara mesias-mesias yang ada di antara mereka, selalu membawa pengaruh pemberontakan terhadap kekuasaan Roma yang ketika itu dipimpin oleh Poncio Pilatos.

Poncio Pilatos sendiri berambisi untuk naik pangkat, hingga dia harus mengakhiri berbagai bentuk pemberontakan tersebut dengan cara apapun agar tidak menarik perhatian César di Roma.

Ketika Yesus mengajarkan kedamaian di antara orang-orang Yahudi, Roma memanfaatkan hal ini untuk menenangkan rakyat Yahudi, memberi keluasan pada Yesus untuk meneruskan ajaran damainya, bahkan melindunginya dari kejahatan kaumnya, tanpa sepengetahuan Yesus sendiri.

Sampai pada akhirnya seorang pengkhianat muncul di antara mereka, Judas Iscariote yang berhasil membawa Yesus ke pengadilan untuk kemudian dihukum salib. Pada saat inilah “secret agent” dari Roma mengambil alih keadaan kritis tersebut.

masalah sosial 10:40 am

Pertama-tama ada yang ingin saya sampaikan untuk rekan Andry: “Sorry ya Ndri, hari ini aku posting lagi…soalnya ada ide” khe khe khe….

Terkadang di negri orang, tak jarang kita menerima perlakuan yang bersifat diskriminasi, misalnya kejadian seperti di sebuah toko, kita tidak dilayani lebih dulu karena kita bukan orang asli, etc. etc.

Kadang ada perasaan gondok, kesal dan sedih. Lalu kalau perasaan itu berlanjut-lanjut, kita berpikir “Ah mau pulang saja ke Indonesia, enakan juga di sana…”

Tapi setelah aku menganalisis lebih lanjut, ternyata tidak semudah itu.

Paling tidak hanya sebagian kecil orang di sini yang mendiskriminasikan orang asing (terus terang aku jarang menerima perlakuan ini) dan terkadang wajar (masih dalam batas kewajaran) jika orang asing/imigran didiskriminasi dalam kondisi-kondisi tertentu di negara asing dimana dia berada.

Aku membayangkan jika aku pulang ke negriku sendiri dan mengingat pengalamanku tinggal di sana, sebenarnya ada diskriminasi di Indonesia, jelas bukan karena ras, warna kulit, asal kita, dan sejenisnya, tapi ADA diskriminasi terhadap orang-orang miskin, orang-orang berpendidikan rendah.

Menyedihkan bukan? didiskriminasikan di negri sendiri.

Tak heran banyak orang-orang yang ingin bekerja di luar negri dan suatu saat mungkin pulang ke Indonesia ketika sudah mempunyai tabungan yang cukup. Tapi ada juga orang yang tidak berpikir untuk kembali lagi, karena takut dan trauma. Atau ada pula orang yang menyesal balik ke kampung halaman.

manusia/renunganJune 23, 2005 10:25 am

Akhir-akhir ini aku mengalami mimpi-mimpi pendek yang aneh dan kalau aku pikir, jahil!

Di antaranya adalah aku berada di antara teman-teman di sebuah rumah yang tampaknya berada di Eropa utara, mungkin Belanda. Diantara teman-teman itu ada seorang teman SD yang dulu aku suka (suka mukanya aja). Seperti biasanya aku tuh yang paling pemalu di antara mereka (waktu masih kecil dulu aku memang pemalu dan kuper, sedangkan teman yang aku suka itu cukup populer). Tampaknya sedang ada reuni di rumah itu.

Setelah adegan di rumah itu habis. Aku duduk di tangga rumah itu seorang diri, kemudian ada suara telpon genggam berdering, setelah aku ambil ternyata itu bukan telponku, dan aku sadar, mungkin itu telpon orang yang sedang mendering telpon genggam itu. (more…)

asem manis asin 9:46 am

Sebenernya kata yang tepat untuk ekshibisi mungkin “pameran”, tapi anda akan mengerti setelah membaca pengalaman saya kemarin.

Keluar dari bis 129 dan turun di plaza castilla, saya melihat seorang cewek - cenderung remaja, memakai rok mini berbentuk A (bukan sepan). Sampai situ masih wajar.

Namun saya terkejut ketika melihat belakangnya…

Hah! kenapa belakangnya? bolong ya? kayak miss sundel???? (more…)

Next Page »
online