Pagi ini baru aja dapet terusan (forward-an) email dari temen mengenai seorang ahli yang membahas logo-logo atau gambar di tiap albumnya Dewa 19. Menurut beliau Danny Ahmad itu masih keturunan Yahudi Jerman dan Danny mencoba menyebarkan logo-logo yahudi pada album-albumnya.

Fenomena “Dewa 19″ emang kayaknya diributin banget, pokoknya tema wajib di tiap pembicaraan dan di tiap blog (sampe akhirnya aku elek, nulis tentang Dewa di blogku juga ;)

Cuma mau bilang: Aku suka Dewa 19 (ngga ngikutin, cuma album pertama dan kedua), tapi sebatas dengerin lagunya aja, ngga sampe mencoba mengganti sembahanku tercinta dengan Dewa atau logonya.

Aku juga cinta Evanescense tapi ga sampe berubah jadi orang gotik dan serba hitam. Cuma cinta mati sama lagu-lagunya.

Boleh kan? Cinta lagu2nya Jaja Miharja dan Meggy Z juga bukan berarti musti ngikutin gaya-gaya mereka yang mana tahan…:)) hi hi