Dua hari yang lalu sebelum sampai menuju perpustakaan, di dalam bis setelah pulang kerja, aku berpikir atau membayangkan akan menemukan buku-nya Dan Brown, “The Da Vinci Code”, sambil mengatakan “BR, BR”…artinya aku harus mulai mencari di lemari di mana nama keluarga si penulis dimulai dari BR.
Aku sendiri tidak tahu apakah perpustakaan sudah punya buku itu, karena buku itu terbilang baru. Namun sesampainya di sana, aku langsung menemukan buku itu. Aku hanya tersenyum-senyum sendiri di hall perpustakaan yang sepi.
Ternyata pikiranku bisa tepat seperti itu.
Lalu pagi ini, keluar dari rumah, di pagi yang sepi, entah kenapa pikiranku membayangkan adanya ledakan bom yang dahsyat yang memecahkan pagi yang hening.
Sesampai di kantor, setelah membuka internet dan membuka koran, ternyata memang ada ledakan bom jam 9.30 pagi di Madrid.
Sebetulnya hal-hal seperti ini bukan hanya terjadi baru-baru ini, walaupun tidak tiap hari pikiran ku bisa menduga-duga atau membayangkan kejadian, namun terkadang ada waktu di mana perasaan dan pikiranku bisa mereka-reka hal yang akan terjadi, walaupun aku sendiri tidak menguasai dan mencoba untuk menggunakannya.

cenayang? sakti jek!
Comment by Imponk — May 25, 2005 @ 11:55 am
sejujurnya, saya berhenti mbaca davinci code di bab kedua, saat mengetahui brown meng-acc produksi filmnya.
nasib serupa juga dialami novel memoars of geisha. berhenti baca di halam ketiga malah
hehe.. pokok, males baca novel deh
Comment by andry — May 26, 2005 @ 10:05 am
wah…males baca ya? seru loh, aku sendiri baca novel itu dlm. 2 hari saja, ngebut, soalnya pengen tau akhirannya. Sebetulnya novel itu sendiri aku sudah baca 2 th. yl. tp kebetulan suami blom baca, jadi aku ambilin di perpus.
Kadang2 isi novel bisa sedikit beda loh dengan filmnya! kalo di film kan suka dipotong2 dan diganti-ganti skenarionya mungkin biar hemat atau ga susah….
Comment by Administrator — May 26, 2005 @ 10:22 am