PD: Tulisan ini diperuntukkan untuk diri saya sendiri, jadi kalau tidak mengerti, maaf ya??? :)

Apa sebenarnya efek rumah kaca itu?
Bisa diambil dari contoh sebuah rumah kaca di mana di dalamnya terdapat tanaman-tanaman.

Pertama, radiasi matahari masuk ke rumah ini, kemudian sinar infra merah yang akan menuju keluar rumah kaca, berasal dari tanaman, tanah dan superfisi lainnya dalam rumah, terserap oleh materi kaca di langit-langit rumah, menyebabkan temperatur di dalam rumah kaca lebih tinggi daripada temperatur di luar.

Hingga analogi ini bisa diterapkan pada radiasi matahari yang masuk ke bumi, kemudian refleksinya ke luar di”tangkap” oleh gas-gas rumah kaca (seperti CO2, HNO3).
Karena efek ini, maka temperatur di bumi menjadi lebih hangat, hal ini tidaklah buruk, karena temperatur di bumi menjadi temperatur yang mana mahluk hidup dapat hidup di dalamnya.

Efek buruknya adalah, ketika terjadi akumulasi/penambahan gas-gas rumah kaca (greenhouse gas) yang bertambah di atmosfir bumi kita, yang menyebabkan kenaikan temperatur bumi secara global, dimana bisa berdampak fatal bagi alam lingkungan dan manusia di masa depan.

Penambahan jumlah gas-gas ini disebabkan oleh:
-pemakaian energi yang berasal dari Karbon (C), seperti minyak bumi, batu bara (kendaraan bermotor, listrik, dsb.)
-kebakaran hutan
-Pemakaian aerosol di kulkas-kulkas
-etc.

Analogi lainnya:
Nyalakan kompor listrik, dekatkan tangan anda di samping piringan yang panas (jangan taruh tepat di atasnya), anda dapat merasakan panas yang berasal dari piringan itu.
Lalu posisikan gelas kaca di atas piringan itu (jangan sampai menyentuh), gelas akan memanas, gelas itu menyerap panas yang berasal dari piringan listrik.
Rasa panas akan tetap ada ketika gelas disingkirkan dari atas piringan itu, ini menunjukkan bahwa gelas menahan radiasi gelombang panjang infra merah. Kita tidak bisa katakan apakah radiasi itu ditangkis/direfleksi, yang jelas sebagian ditangkis oleh gelas, namun sebagian besar diserap.