Aku kaget membaca artikel dari Kompas tentang sel induk. Katanya:
Sayangnya, karena alasan moral, banyak negara yang mengontrol ketat penelitian soal sel induk yang bersumber dari embrio ini.
Ya jelaslah ada pengawasan ketat tentang penelitian ini, apa ga nyadar toh kalau penelitian ini korbannya embrion? betul.
Kamu pikir sudah adakah kehidupan di embrion? ada banyak pro dan kontra tentang hal ini. Bagi para kaum religus, penelitian ini tidak bisa dilanjutkan karena menyangkut nyawa manusia, walaupun masih berbentuk embrion.
Memang ini suatu penemuan gemilang, yang sakit parah bisa punya kesempatan untuk terus hidup, karena organnya yang rusak akan digantikan oleh organ yang diperoleh dari sel induk suatu embrion. Setelah sel diambil, embrionnya dikemanakan?
(more…)
