Sebetulnya ga gampang menulas isi sebuah buku yang baru saja kita baca. Tapi gue akan coba.
Buku ini aku yakin ada versi aslinya dalam bahasa inggris karena penulis selama masa hidupnya tinggal di Amerika Serikat, dia jugalah yang menulis novel tentang “El Padrino” yang kemudian dijadikan film yang terkenal itu.
Untuk para penggemar novel sejarah yang berbau petualangan dan misteri, sangat dianjurkan membaca buku ini, selain akan menambah wawasan tentang sejarah renaissance di Itali, novel ini juga mengisahkan tentang porak porandanya moral pemimpin tertinggi gereja katolik pada waktu itu.
Keluarga Borgia sendiri berasal dari Spanyol, namun seorang dari mereka, Rodrigo Borgia berhasil dipilih menjadi Paus, dengan nama Alejandro VI. Pada masa ini, untuk menjadi cardenal seseorang tidak harus berasal dari latar belakang religus, misalnya seorang bangsawan atau keponakan seorang cardenal, bisa menjadi cardenal atau posisi penting lainnya di gereja.
Sehingga jangan heran kalau Alejandro VI dikisahkan mempunyai anak, selain kekasih dan wanita-wanita lainnya.
Novel ini bercerita tentang kekuasaan seorang Paus yang seringkali melanggar hukum-hukum Tuhan yang disembahnya. Namun Mario Puzo menceritakannya sedemikian rupa sehingga kejahatan-kejahatan pemeran-pemeran utama di novel ini menjadi “lumrah”.
Salah satu yang membuat saya terkejut, ketika Alejandro VI akan menikahkan anak perempuannya, Lucrecia. Sebelumnya dia menginginkan anak perempuannya belajar bagaimana memuaskan calon suaminya. Maka ia menyuruh kakak laki-laki Lucrecia (César) berhubungan intim dengan adiknya, dengan disaksikan oleh dirinya sendiri.
Dan bukan itu saja, pada jaman itu suatu hal yang lumrah, ketika seorang pangeran atau seorang putri menikah, ketika mereka berhubungan intim malam pertama, aktuasi ini harus disaksikan oleh beberapa orang supaya pernikahan ini dianggap telah berhasil.
Novel ini dipenuhi oleh intrik-intrik pengkhianatan, strategi perang, perang kekuasaan antar wilayah, juga kisah-kisah cinta para pemeran utamanya yang diakhiri oleh pembunuhan dan akhir tragis dari keluarga terkuat di Italia waktu itu, keluarga Borgia.
