Aku tidak bisa menghindar menulis pendapatku tentang negaraku tersayang.
Setelah ribut-ribut soal kenaikan BBM, kini muncul lagi polemik tentang wilayah milik Indonesia yang diributkan oleh Malaysia, Ambalat.
Dalam berita-berita, pemerintah Indonesia sendiri akan menyelesaikan masalah ini melalui jalur diplomatik.
Namun tampaknya rakyat Indonesia terutama pemuda-pemudanya sudah keburu panas. Tidak menghiraukan apa yang dilakukan pemerintah, mereka mulai membentuk “Pos Ganyang Malaysia”, malah yang terakhir saya baca, adanya warga yang mencap jempol darah sebagai tanda siap menjadi sukarelawan perang jika memang perang akan terjadi. Kali ini bahkan dari golongan ibu-ibu.
Warga acapkali berbicara kepada para wartawan bahwa mereka siap, siap membantu angkatan bersenjata negara kita untuk turun ke medan peperangan.
Kalau saya pikir, mereka semua sudah G I L A.
GILA, GILA DAN GILA.
Saya pengecut? saya tidak mengerti? saya tidak patriotik? silahkan saja sebut saya dengan kriteria-kriteria tersebut.
Pendapat saya sendiri, rakyat Indonesia sudah P U T U S A S A. Mereka tidak berpikir lebih jauh lagi konsekuensi yang akan dibawa oleh peperangan.
Kita bukan bicara perang-perangan anak kecil dengan pedang kayu dan sebagainya. Apa mereka tidak pernah melihat perang yang ada di negara lain? korban-korban yang mati? ekonomi negara yang hancur? dst.
Untuk apa ada diplomat-diplomat di Departemen Luar Negri?
Ingat, kita harus menggunakan jalan diplomasi di atas jalan kekerasan dan militer!
Negara kita saat ini sedang terpuruk, hutang ke luar negri yang tidak terhitung lagi, korupsi, bencana alam, kerusakan lingkungan hidup, defisit, tidak berkembangnya ekonomi negara, dll.
Apakah kita masih mau berperang dan menghabiskan uang negara untuk perangkat militer?
Gila kan? kemana pikiran rakyat itu?
Kalau sampai terjadi peperangan, saya berharap Allah membuka mata hati dan otak bangsa kita, karena saya pun tidak mengerti akan pikiran bangsa saya sendiri….
PD: berita terakhir;
Wakil Ketua DPR: Sebaiknya SBY Umumkan Perang dengan Malaysia
bangsa miskin, bangsa korupsi, bangsa sombong, bangsa bodoh, bangsa……………KU

ambalat milik indonesia!
Comment by Arie — March 12, 2005 @ 4:26 am
bangsa indonesia tak serik kalah masa konfrontasi dulu.. tau tak berapa banyak jiwa kerahan ABRI tumpas dulu??
Comment by mat mlysia — March 13, 2005 @ 7:35 am
salam kenal, Mbak. Makasih dah mampir ke hr…
Comment by ochan — March 13, 2005 @ 2:12 pm
Untuk mat mlysia.. Sorry pak cik kita ketika itu kami tak berperang dengan pasukan
malaysia, soal pasukan malaysia tak mungkin berani lawan TNI… saat itu kita berperang
lawan Gurkha, Inggris, Australia, dan New Zealand… Ingat TNI saat itu sudah berada dalam
wilayah malaysia…. begitu pak cik !
Comment by Nanang dayak — April 14, 2005 @ 11:58 am
DARI TAHUN 60 INDONESIA SUDAH PUSING DENGAN PEPERANGAN UNTUK MELAWAN BELANDA DLM PEMBEBESAN IRIAN BARAT, KETIKA ITU KONFRONTASI DENGAN MALAYSIA HANYA MASLAH KEDUA SETELAH IRIAN BARAT, PADA SAAT ITU INDONESIA MENGIRIM PASUKAN KE KALIMANTAN UTARA BUKAN LAH PASUKAN RESMI MELAINKAN PASUKAN GERILYAWAN SUKARELAWAN YANG BERTEMPUR MELAWAN PASUKAN BAYARAN GURKHA, INGGRIS, AUSTRALIA, DAN SELANDIA BARU. DAN INGAT PULA HANYA DENGAN SUKARELAWAN SAJA INGGRIS DAN SEKUTUNYA SUDAH KEWALAHAN MALAHAN DISERANG DULUAN OLEH PASUKAN SUKARELAWAN INDONESIA
Comment by RADHIY — May 7, 2005 @ 7:04 am
malaysia itu pasti akan meminta bantuan inggris dan tentara bayaran gurkha bila terjadi perang dgn indonesia!!!!!!!!!!! ingat lah malaysia inggris itu sudah kapok dengan peristiwa 10 november 45 dimana lebih dari 6.464 tentara inggris tewas disurabaya dan terbunuhnya brigadir jendral Mallaby di jembatan merah bahkan inggris menyebutkan peristiwa ini sebagai NERAKA asia perang terbesar kedua inggris setelah world war 2
Comment by FREE — May 7, 2005 @ 7:09 am
anda memang gilla gilla…
ini masalah harga diri…
negara itu seperti istri kita..
ketika istrimu ditiduri orang lain apakah anda tidak marah!!!!
Comment by o riz qhan — October 5, 2007 @ 10:09 am
Saya sich ga mau ikut2an comment yg ngga2 tentang saudara2 kita dimalaysia, yg bejat itu adalah para pemimpin mereka yg dengan seenaknya ingin merampas apa yg bukan haknya, dan yg bodoh adalah pemimpin bangsa kita yg tidak bisa berdiplomasi dengan bangsa yg dulunya pernah belajar dari kita . Kita diberi Allah swt akal, supaya kalau ada masalah selesaikan dulu dengan akal bukan dengan nafsu. Tidak semua masalah konflik luar negeri harus diselesaikan dengan perang. Perang hanya digunakan bila sudah tak adalagi kata sepakat antara keduabelah pihak, tetapi yang harus diingat adalah dampak dari perang itu yang akan kita dan anak cucu kita rasakan.
Comment by Muchsin Alaydrus — October 24, 2007 @ 5:54 am
Apabila dlm menasehati seorang anak,kasihtaulah dia dgn aba2,apabila tdk bisa tegurlah,apabila tdk bs juga,pukulah dgn tanganmu.lakuanlah ini dgn Malaysia.saudara tetap saudara,sekarang kita menganggap dia ialah saudara,apakah dia menganggap kita saudara? dan ingat saudara tak akan pernah menyakiti saudaranya sendiri,apa lagi mencuri barang miliknya.dia telah mencuri ambalat kita.Lakukanlah apa yg harus kita lakukan,berbagai jln telah kita lakukan tp tak ada hasil.Indonesia….!!! takan mundur diriku dlm perang hingga darahku tercecer habis.
Comment by berry freedman hitler — November 6, 2007 @ 12:58 pm
saya prihatin dengan kedua bellah pihak,semoga Tuhan menyadadarkan kalian kaum yang bertikai,tidakkah cukup dengan hukuman tsunami,banjir,dan bencana lainnya yang mungkin ditimpakan sebagai peringatan?
kenapa rahmat Tuhan dijadikan sengketa? tidak malukah kedua pihak dengan Tuhan yang kalian sembah? apakah kesombongan pemerintah malaysia serta emosi berkedok harga diri indonesia akan menjadi bencana baru dimuka bumi?tidakkah kalian prihatin dengan nasip saudara kita di irak dan iran yang habiskan zaman dengan darah?
tanyalah pada hati kalian apakah betul kalian hamba ALLAH yang baik?yang bersengketa karna harta,toh sebagian besar dari kedua negara adalah muslim,kenapa kalian tidak pilih beristigfar untuk menjauhkan bisikan setan yang sedang mengadu domba kalian?
Comment by diva — December 13, 2007 @ 5:44 pm
Wah bro kalo perang sih ga usah mikirin negara lagi terpuruk atau enggak. Liat deh pas jaman merebut kemerdekaan dulu..kita punya apa sih?? senjata seadanya. Hanya semangat patriotisme
yang kita miliki. ya kan?? toh akhirnya kita merdeka.
Gila kan? kemana pikiran rakyat itu?
>>saya fikir tidak gila. Mereka marah karena harga diri sebagai bangsa di injak injak. Kebudayaan di curi.
Untuk apa ada diplomat-diplomat di Departemen Luar Negri? >>>kita lihat kinerja para diplomat …apa yg terjadi..sipadan dan ligitan lenyap menjadi milik malaysia karena diplomat kita kalah mempertahankan di mahkamah international.
Oleh sebab itu kita seharusnya bangga di saat negara sedang carut marut..rasa patriotisme dan kebangsaan kita masih ada. HIDUP INDONESIA. KAMI RELA MATI DEMI MEMBELAMU!!!!!
Comment by ryo — December 17, 2007 @ 8:38 am
Mereka tidak bodoh..Mereka juga sadar dengan apa yang mereka lakukan. Mereka bukan orang yang menikmati hasil korupsi dan di saat harga diri negaranya diinjak-injak berkata ‘ untuk apa berperang ?’ Mereka adalah segelintir orang yang masih sadar akan rasa patriotisme diantara orang yang lebih mementingkan diri sendiri. Kita bangsa yang besar, tidak seperti Malaysia yang bisanya membayar tentara untuk membela negaranya sendiri…ayo ganyang malaysia,..kita bunuh dan habisi saja malaysia….
Comment by deny — January 17, 2008 @ 7:15 am
cewah.. macam askar endon kuat sgt ajer. Kalau kuat sangat kenapa tidak dihabisi saja malaysia. Orang malaysia masih hepi meng-endon-endonkan orang indon. nyehehe. Tengoklah, dgn gerila orang asli timor leste pon kalah. Dengan gerila aceh yang x sampai 5000 orang pun kalah. Lawan dengan orang awam pun boleh kalah?. Nyehehe. Jangan mimpi askar indon nak lawan dengan askar yang sebenar. Belum jumpa dengan tentera darat malaysia, lari tak cukup tanah nanti. Silap-silap indon yang kalah, wilayahnya pulak yang kena rampas dengan malaysia. nyehehe. kesian…
Comment by napi — July 7, 2008 @ 10:50 am
Aku rakyat indonesia, menetap di m’sia. Kalu dua negara ni berperang, maka dua-dua bodo. Singapura kafir laknat yang untung dan menang. Malaysia dan indonesia dapat habuk saje
Comment by lio — August 15, 2008 @ 4:03 am
Tuhan Yesus berkata kasihilah musuhmu.
Comment by manta sanni — September 14, 2008 @ 8:44 am
kalo belum dicoba mana tau hasilnya. PERAAANGG!!! GANYANG MALAYSIA LAGI!
Comment by donie — September 24, 2008 @ 1:08 am
xyh gduh2 lg..mari brgabung malaysia-indonesia,kita tlg pejuang hamas dan briged izzudin al-qassam untuk hncurkan yahudi laknat,musuh yg jelas lg nyata..
Comment by mujahidin — January 16, 2009 @ 1:36 pm
fuck u maling sia
Comment by DUNZ — February 27, 2009 @ 8:36 am
LAWAN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!MAJU PERANG !!!!!!MALAYSIA NEGARA SETAN!!!!!!!!!!!!!!PECUNDANG!!!!!!!!!!
Comment by Dejan — May 11, 2009 @ 4:50 am
dasar pengecut. ambalat harus jadi milik indonesia
Comment by shiseiten — May 11, 2009 @ 4:52 am
malaysia bangsa yang sombong,angkuh dan bangsa yang tidak bermartabat,saya setuju untuk berperang dengan malaysia
Comment by taufik rahman — May 13, 2009 @ 10:54 am
untuk mat_malaysia kapan2 main ke Indonesia pa cik. Kita adu panco. yang kalah harus cium bendera negara pemenang. gmn pa cik..beranikah..?
Comment by rafi — May 29, 2009 @ 3:51 am
berapa banyak TKW yang diperkosa n dibunuh di malaysia, berapa banyak pulau yang disedot malaysia, berapa banyak teroris yang dikirim ke indonesia untuk ngebom bali mariot dll, berapa banyak batas wilayah yang diperlebar malaysia, berapa sering tentara malaysia melanggar batas wilayah, berapa banyak nelayan indonesia yang ditembak malaysia di negara kita sendiri, masih ada alasan buat berdiplomatis? jawabannya simple kalo ga usah perang, tembak saja kapal malaysia yang masuk ke indonesia tampa banyak ngomong, sabotase sistem keamanan n lain2 di malaysia, hacker indonesia jago2 ko… kirim pasukan sukarelawan untuk membom fasilitas penting malaysia, emang malaysia ajah yang bisa kirimin teroris ke indonesia n porak porandakan indonesia? banyak tentara2 kita yang mengatakan ke saya kalo negara tetangga seperti malaysia n singapure yang ingin menusuk dari belakang jadi bersiaplah, sabotase sistem malaysia n singapura…
Comment by rendy — June 2, 2009 @ 7:22 am
Menurut hemat saya, sebaiknya kalau bisa hindarkanlah perang, karena kita tahu akibat dari perang tsb. Akan tetapi, mengingat ulah dari Malaysia spt itu dan tjd lebih dari 1 kali menurut saya pantas diberi pelajaran,..we must Fight ! Harga diri Bung ! Kasian pejuang kita dulu berjuang, ini kita sekarang dilecehkan diam aja, ibaratnya itu sudah menghina orant tua kita ! Lawan tu MAlaysia=Maling-Asia. Kita bisa jg minta bantuan Rusia. Cuma kita aja yg non blok ! Coba dari TKI, trus pelatih karateka yg di aniaya, TKW yg dianiaya, terakhir Manohara, Coba dong gantian gimana kalau Siti Nurhaliza pas disini diperkosa bareng2 ! Marah kan ! Kalau masih berulah, kita juga bisa sweeping orang malaysia yg di Indonesia, suruh mereka pergi atau kita bantai mereka semua!
Comment by agung — June 3, 2009 @ 3:10 am
perang!
Comment by unindonesia — June 6, 2009 @ 9:20 am
kita harus perang dengan malaysia, pampasan perang untuk bayar hutang, kita seharusnya memperlakukan diri kita sebagai bangsa indonesia sebagaimana kita pernah mencaplok timor timur dan papua, generasi sekarang ini seperti saya sendiri harus memiliki masa perang sebagaimana pendahulu kita, generasi hari ini harus menuliskan sejarah perangnya sendiri, ini adalah waktu yang paling tepat, kita sebagai bangsa indonesia harusnya menolak disebut sebagai saudara satu rumpun dengan malaysia…kita adalah bangsa pasifik bukan asia.
Comment by unindonesia — June 6, 2009 @ 9:30 am
sudah tidak jamannya lagi aksi cap jempol darah…sekarang sudah saatnya aksi mandi darah orang malaysia!
Comment by unindonesia — June 6, 2009 @ 9:34 am
malaysia nggak ada apa-apanya,, di kencingin orang seluruh indonesia saja tenggelam,, ee mau lawan,,
Comment by TNI — June 6, 2009 @ 12:59 pm
30% orang indonesia,sudah cukup untuk menghabisi 100% orang malysia.
Comment by raf — June 6, 2009 @ 2:42 pm
jgn berfikir pengecut,berperang bukan berarti pasrah atau mengantar nyawa,tp berperang lah untuk tetap hidup…
Comment by raf — June 6, 2009 @ 2:44 pm
malaysia gw tantang duel lu??? brani kagak??? lu emang muslim tp sikap lu kayak israel serakah rakus pengecut alias bangsat. israel netek ma amerika lu juga sama , tp ga masalah lo netek aja ma inggris gurka ato siapa ja kita bangsa indonesia pasti bisa menghabisimu, dasar yahudi israel………….
Comment by boxer — June 9, 2009 @ 2:05 am
AMBALAT MILIK INDONESIA COY SADAR…
KALO TERUS BEGITU PULAU KALIMANTAN PUN ISA DI REBUT
KEMAREN KEMAREN JG BEGITU..
KALO MALASIA DI DIEMIN,,
LAMA LAMA BISA MELUNJAK DY
PIKIRKANNN..
KALO UDH NGELUNJAK SUMATRA ILANK GMN LO??
DARI KECIL KECIL MREKA MEMBANGUN KEPERCAYAANDIRI MREKA .. BAHWA INIDONESIA TIDAK BRANI DENGAN MALASIA
SKRNG AMBALAT.. PULAU YG KECIL..
BESOK AP???
TINGGAL BALI JAWA DAN NTB YG SISA..
PIKIRKAN LHA..
PERANG” GW GK TAKUT..
MATI MATI GK PEDULII…
KALO ITU BISA BWT KITA PUAS DAN BANGGA..
DARI PADA MATI DENGAN KEKECEWAAAN YANG DALAM DI AKHIR AYAT NANTI WAKTU INDONESIA TINGGAL SETITIK PULAU baru NYESALL
Comment by PENDUKUNG INDONESIA APAPUN YG TERJADI — June 11, 2009 @ 5:40 am
MALAYSIA??
ATUT GW HUGH..
NYEWA INGGRIS??
NYEWA GRHUKA??
SEKALIAN AJA NYEWA NEGARA
HARI GINI??
PERANG MINTA BANTUAN??
MASI JAMAN? BERADA DI BLAKANG ORG LAIN??
GK MALU??
GANYANG MALASIA GW DUKUNG INDONESIA.
ANDAIKAN SOEKARNO MASI ADA….
MALAYSIA = RATA
MALAYSIA = LENYAP
MALAYSIA = HANCUR
MALAYSIA = TINGGAL SEJARAH
Comment by MALAYSIA BSA APA SIH — June 11, 2009 @ 6:24 am
“BERIKAN AKU SATU PEMUDA MAKA KU GERAKKAN GUNUNG SEMERU,,BERIKAN AKU SEPULUH PEMUDA MAKA AKAN KU GUNCANG MALAYSIA”
Comment by acong — June 11, 2009 @ 6:34 am
^
^
^
GK USA SEPULUH PEMUDA??
2 PEMUDA JUGA MALAYSIA RATA..
Comment by Yisar — June 11, 2009 @ 12:16 pm
garuda di DAda ku
Aqu Tak Akan pernah Memaafkan malaysia jika
MALAYSIA MASIH BERSIKERAS MENGAKUI BAHWA AMBALAT MILIK MREKA…
Kita…
SelaLu Kalah Perebutan Di Persidangan INTERNASIONAL..knp???
Di belakang Malaysia Ada INGGRIS..
Mengapa Kita Tidak Memprotes??
Mengapa Kita Hanya Diam Saja??
Kita Sudah sedemikian Setianya kepada BUMI…
Dimana Ada perperangan,qta selalu mengirimkan Pasukan untk membuat kondisi menjadi aman…
TP MENGAPA??..
KITA DI PERLAKUKAN TIDAK ADIL KEPADA NEGARA NEGARA YG AD DIBUMI..
APAKAH JASA KITA TIDAK DI ANGGAP??
APABILA SIDANG INTERNASIONAL KALI INI MENYATAKAN BAHWA,,AMBALAT MILIK MALAYSIA..
KAMI TIDAK MAU TAU..
MALAYSIA HARUS RATA~~~~
Comment by Mamet — June 11, 2009 @ 12:23 pm
malaysia harus RATA apabila…
Tidak mengakui kedaulaatan indonesia
SEPENUHNYA…
termasuk ambalat………
^ ^ ^ ^ ^ ^ ^
BACA
Comment by DarDar — June 11, 2009 @ 12:27 pm
hmm… persenjataan indonesia juga sih yang masih kurang… tp kalo soal pengalaman tentunya indonesia lebih banyak…
makannya indonesia jgn korupsi mulu… pke uang korupsinya kek untuk beli kapal selam, beli kapal perang, dan pesawat sukhoi lagi..untuk menjaga perbatasan INDONESIA….
Comment by lotto — June 14, 2009 @ 1:01 am
cincang ajalah malaysia taik kucing banyak crita sok2 hebat tuh.
ngpain tggu2 lma.. mmg dari dulu malingsia itu cari masalah sama kita..
Comment by antu — June 15, 2009 @ 2:48 pm
omongan kosong!!!!
Comment by hahaha — June 17, 2009 @ 9:51 am
omomg apa loe..
Comment by sssss — August 15, 2009 @ 6:42 am
omomg apa loe..
loe jangan coba ngurangin semangat rakyat indonesia,loe tu emang yang pengecut…
loe tu benernya keturunan dari bangsa mana?bisa2nya loe ngejelek jelekin bangsa indonesia….
siapa bilang negara kita sedang terpuruk,banyak hutang,n bencana di mana2?mang negara lain gak kaya gitu?
masih banyak negara2 lain yang jauh lebih miskin dari kita,,,,
kita TU KARANG SUDAH MAJU CUMAN OTAK LOE TU YANG SELALU BERFIKIR KALO NEGARA KITA TERBELAKANG….
emang banyak rakyat indonesia yang bekerja di malaysia tapi tu bukan karna kita miskin melainkan karna kita negara besar yang mempunyai rakyat banyak…..
ekonomi kita sekarang tu termasuk baik di banding negara2 lain(gak kalah dengan malaysia)
emang loe bisa terima kalo negara kita terus2san di lecehin malaysia?pikir….
mending mati kelaparan dari pada nglihat negara kita yang besar n jelas merdeka di lecehin malaysia…..
buat rakyat indonesia teruslah maju jangan pernah mundur tuk menghadapi malaysia
kar kita adalah negara kuat n besar!!!!!!
Comment by ian — August 15, 2009 @ 6:55 am
saran saya,,yg saya tahu indonesia hanya memiliki tiga TNI yaitu tni darat,laut dan udara,,semuanya itu dibagi-bagi dan mendapat pasukan 50% 50% semua,,sedangkan bangsa indonesia adalah negara kepulauan yang disisi2nya adalah lautan,,jika indonesia memperkuat TNI AL saya jamin indonesia mungkin saja bisa memenangkan peperangan dengan malaysia,,akan tetapi malaysia adalah jajahan ingris waktu dulu,jadi apapun yg diinginkan malaysia selalu dituruti oleh ingris,,asal semua tahu ingris adalah negara maju yang TNI ALnya terkuat didunia,,,,jika indonesia diperkuat oleh TNI AL,,maka kemungkinan indonesia bisa memenangkan peperangan,,mungkin ingris juga tidak mau rugi,,ingris mungkin hanya mengirimkan 2 sampai 4 kapal AL,,jadi knapa harus takut,,dngan negara sekecil itu?
saya hanyalah anak yg berusia 13 tahun,,tapi saya bertekat untuk mengharumkan bangsa ini,,
INDONESIA MERDEKA..
Comment by raka — August 17, 2009 @ 2:14 pm
Arek arek suroboyo..!! ” siap berperang dan AKAN menghancurkan malaysia seperti rica-rica ANJING..!!!
Comment by pahlawan RI — August 23, 2009 @ 11:54 am
Mari kita gempur Malaysia. Saya yakin bangsa kita akan menang telak. orang malaysia yang kerja di indonesia itu bodoh bodoh bisa ditipu. Yang dikirim di indonesia aja kayak gitu apalagi orang sana asli. Go to Hell malaysia. i want to destroy your country
Comment by bramantyo — August 28, 2009 @ 4:55 am
kalo untuk lawan malaysia sih… aq mau jadi relawan
kita harus melawan orang2 yang sudah menginjak2 harga diri bangsa indonesia.
tidak hanya masalah tki,illegal loging,penghinaan indonesia raya,masalah si padan & ligitan sekarang MUNCUL MASALAH AMBALAT
buat apa lagi melalui jalan perang
saat nya nyatakan perang Buat MALAYSIA
JIKA perlu indonesia dapat membuat gebrakan baru,
misalnya dengan wajib militer jika para negara sahabat malaysia ikut membantu mereka..
GO INDONESIA & JAYA LAH SELALU
Comment by frins — August 28, 2009 @ 8:13 am
Taik u MALAYSIA!! 1 daerah bisa ratain negara u coy.. Sadar dunk coy.. Negara u kecil.. Sm kyk debu.. Negara g besar.. Indo lawan malaysia sm dengan manusia (indonesia) lawan semut (malaysia)
ANJINK BANGET U MALAYSIA.. GAK KREATIF MALING2 TERUS!! TAIK U!!!
Comment by Malaysia anjink — August 28, 2009 @ 12:53 pm
perlu kita tahu,bangsa malay tidak punya sejarah,mereka hanya negara bentukan inggris maka dari itu mereka tidak memiliki budaya asli.dengan tidak adanya budaya asli tersebut akhirnya mereka mencaplok budaya INDONESIA.bahkan mereka mensupport aksi terorisme di negara kita.diatas kertas kita belum pernah perang melawan maly,karena waktu konfrontasi dulu INDONESIA berperang melawan SAS dan gurkha dari inggris,malay merengek minta bantuan kepada inggris.saat ini mereka memiliki teknologi diatas kita,tetapi ingat TNI masih cukup disegani di dunia karena kemampuan skill pasukannya.dan JUMLAH pasukan TNI jauh lebih banyak dari pasukan malay.jadi kalau kita berperang melawan malay,sudah pasti mereka akan merengek minta bantuan kepada inggris.
jadi intinya,malay itu hanya bangsa PENGECUT yang berlindung di balik inggris..
Comment by anti malay — August 29, 2009 @ 9:53 pm
Perang aja biar malaysia tau kita punya jiwa lebih patriot dari mereka. Paling yang takut orang2 yg skr lagi kaya dan menjabat tapi ga punya harga diri. NKRI harga mati satu pulau di caplok siap2 aja 100 rb warga malingsia jadi mayat….Pemimpin2 Indonesia jgn hanya partai aja ama harta diurusin pulau terluar tuh awasin biar tidak terjadi potensi konflik dan caplok - mencaplok NKRI. Hidup damai itu penting lebih penting lagi harga diri jangan diinjak2 bangsa lain.
Comment by Pendekar Banten — September 1, 2009 @ 2:53 pm
Untuk Pemerintah Indonesia :
JELAS SUDAH SIAPA KALIAN
TAMPAK SUDAH BELANG KALIAN
TERBUKA SUDAH TOPENG KALIAN
KALIAN HANYALAH PARA GIGOLO YANG HAUS UANG
KALIAN HANYALAH PARA WTS YANG LAPAR HARTA
CUKUP SUDAH HATI KAMI TERSAKITI
CUKUP SUDAH AIR MATA KAMI BERJATUHAN
KALIAN TIDAK PANTAS LAGI KAMI HORMATI
KALIAN TIDAK SELAYAKNYA LAGI KAMI SEGANI
TIADA SATUPUN DARI KALIAN YANG MAMPU MEMBELA BANGSA INI
TIADA SATUPUN DARI KALIAN YANG MAMPU MENJAGA BANGSA INI
KALIAN ADALAH PENCURI KESEJAHTERAAN KAMI
KALIAN ADALAH PERAMPOK HAK KAMI
SAAT INI KALIAN ADALAH BAJINGAN YANG SEDANG BERUNTUNG
SAAT INI KALIAN ADALAH KEPARAT YANG SEDANG BERUNTUNG
KENAPA KAMI HINA KALIAN . . . ?
KENAPA KAMI CACI KALIAN . . . ?
KALIAN AMBIL HAK KAMI
KAMI DIAM
KALIAN CURI KESEJAHTERAAN KAMI
KAMI DIAM
SEKARANG KALIAN BIARKAN SETAN DAN ANJING-AJING LIBERALISME DAN SEKULERISME MENGAMBIL TANAH KAMI
CUKUP . . ! ! !
HATI KAMI TELAH CUKUP PEDIH DENGAN ATURAN KALIAN
INDONESIA MAAFKAN KAMI
YANG TELAH MEMILIH PARA SETAN BERTPOENG MALAIKAT MEMIMPINMU
Untuk Kerajaan Malaysia :
TERIMA KASIH . . .
KALIAN TELAH MEMBUKA MATA HATI KAMI
TERIMA KASIH . . .
KALIAN TELAH MENYADARKAN KAMI
TEMIRA KASIH . . .
KALIAN TELAH MEMBANGUNKAN KAMI
SEHINGGA KAMI BISA MELIHAT SIAPA PARA PEMIMPIN KAMI
SEHINGGA KAMI BISA MELIHAT SIAPA PARA WAKIL KAMI
TETAPI . . .
TANAH KAMI ADALAH MILIK KAMI
PENCURI TETAP PENCURI
PASTI AKAN KAMI AMBIL KEMBALI SIPADAN DAN LIGITAN
PASTI KAMI AKAN AMBIL HAK-HAK SAUDARA KAMI
INGAT BERAPA JUMLAH RAKYAT KALIAN YANG MERANTAU KESINI
KARENA NANTI MEREKA KEMBALI DENGAN KAIN KAFAN
TIDAK AKAN BERHENTI PERANG KAMI SAMPAI BANGSA MALAYSIA LENYAP DARI MUKA BUMI.
Comment by R . I . — September 1, 2009 @ 8:47 pm
tidak ada bangsa asing, yang boleh memiliki tanah indonesia walau cuma sejengkal
Comment by dicky — September 4, 2009 @ 11:29 am
Apa ada pada nama bangsa? Bukankah Indonesia punya ramai org muslim?
Jika benar2 terjadi perang kalian ingat kami org islam malaysia sanggup menembak kalian?
Saudara yang berpuasa di bulan Ramadhan dan solat 5 hari sekali…
Adakah di padang masyar nanti Allah akan menanya tentang berapa banyak rendang, lagu, tanah yg direbut2kn?
Saya malu dengan blog2 dan tulisan org Indonesia dan Malaysia yg bercakaran atas isu-isu bodoh ini. Bukankah cerita2 indonesia asyik bercerita tentang Islam, berbuat baik dan bukan tuduh menuduh…..
Maafkan saya jika mengguris hati org2 indonesia yang sangat mementingkan bangsa.. Saya doakan agar Islam sentiasa bangkit di Nusantara bukannya pejuangan bangsa palsu seperti ini…
Generasi Muda Malaysia
Comment by Pejuang Islam Nusantara — September 5, 2009 @ 8:04 pm
saya warganegara malaysia . dan saya ada ramai kawan2 di indonesia yg kami sama2 pernah bekerja sekali untuk org barat . kenapa kita yg serumpun mau berperang , kita tak belajar kah dgn apa yg berlaku pd satu masa dulu , sibuk berperang 7 jeneral di bunuh di tanahair sendiri ,sibuk berperang , pembangunan ekonomi terbantut .baik gunakan budget perang tu utk biaya sekolah anak2, bantu peniaga kecil, bangunkan ekonomi setempat . lu org tahu tak ,di indo tu warga mudanya sanggup melacur diri sebab nak biaya kuliah sekolah dan universiti , apa kata gunakan budget tu tolong org kamu sendiri. jika berperang , kontraktor defense org barat juga menang, mereka bertambah kaya . tapi yg hairannya , knapa media di indo suka sangat pengaruhi pemikiran rakyat dgn lidah editor yg mengapi-apikan satu isu ,kalo berani turunlah……..ingat , bangsa hang tuah pernah ke majapahit ……tahu tak apa yg dia bawa pulang ? senjata kebanggaan org indo ……di pendekkan cerita ………jangan main api ! nanti terbakar diri !
Comment by faizal kamarudin — September 6, 2009 @ 12:40 am
ngeributin apaan sih ?? ga jelas gitu ahaQ ahaQ ..
hmmmm klu cman masalah kebudayaan yang ga penting ngapain di ributin ??
mending cari makan kenyang dari pada kamu kesasar kedinginan mending tak gendong to? enak to ? mantep to??
Comment by iipan cute — September 10, 2009 @ 5:49 am
Hai faizal kamarudin
hati-hati kau becakap
engkau nak cari pasal
kite nak menyejukkan suasana
engkau pula nak jadi minyak
aku ni orang malaysia
tak pula aku bangga sama sikap engkau
oi . . saudara2 ku
mari kita menyejukkan hati
segelintir orang ( baik dari pihak malaysia ataupun indonesia )nak hancurkan kita punya silaturrahmi.
kita ni 2 negeri muslim terbesar didunia
kitalah pertahanan muslim terakhir
masih mampu untuk unjuk gigi pada dunia
tengoklah akar masalah
cuma ringgit / rupiah je
pastilah orang liberal n neo-liberal punya pasal
kalolah kita ni perang
sape nak untung?
mereka juge
habislah rakyat kite
sapa lagi nak azan
sapa lagi nak imam
sapa lagi nak makmum
sapa lagi nak ajar anak cucu kite tentang islam
Comment by - — September 11, 2009 @ 7:54 pm
kenapa kita harus gaduh pasal budaya(tarian)semata… selama hayat kita, kita aman dan berbangga tentang budaya mengaji(al-quran). kenapa itu tidak kita teruskan sahaja. apa bisa kita mengambil budaya (tarian) untuk diagung2kan..dijadikan punca pergaduhan.ambil pengajaran dalam al-quran kan lagi baik… SABAR. Budaya tarian, hanya ciptaan manusia, smua orang bebas mencipta.. knapa tidak budaya al-quran jadikan amalan. kan kah bagus?? jangan biarkan jiwa kita hancur diadu dombakan oleh pihak ke-tiga. kita harus waras memikirkan yang baik atau tidak baik. jgn cuma memikirkan saat ini, fikirkan juga saat esok tuk anak cucu kita. musuh-musuh islam, pasti ketawa melihat perbalahan kita.atau org yang megadu domba, mgalak peperangan dlm pbualan ini, dibayar oleh pihak ke-tiga.. di mana maruah anda? sekiranya itu benar belaka? klu dia tdk menerima byran atau menggunakan akal yg waras.. pastiomong-omongnya baik, memberi kesabaran kepada semua.
Comment by adie — September 15, 2009 @ 6:39 am
esok bila kit mati……..malaikat mungkar dan nangkir pun tanya pasal siapa saudara2 mu..bukannya apa tarian kamu pakai dekat dunia…….siapa saudara2 tu..kambing?..orang yahudi…kapir atau apa?
Comment by adie — September 15, 2009 @ 6:45 am
saya termasuk rakyat malaysia yang lain, bila negara jiran ditimpah musibah…bencana alam seperti thunami, gempah bumi saya dengan rasa pilu sebak dan sedih turut merasai penderitaan yang rakyat jiran hadapi..membuat kutipan wang dan pakaian dengan niat utuk membantu.
Tapi sayang klu kebaikan yang ingin kita harapkan tapi makian pula yang kita terima mimanglah cukup tidak patut. Kita bukannya batang pisang datang2 tebas, sudah tentu tidak semudah itu, klu orang indonesia makan nasi rakyat malaysia pn makan nasi bukan makan pasir. Tapi sebenarnya hasil dari peperangan itu tadi kesan dia baguskah.
Sebenarnya bila hidup kita semakin sempit disebabkab tiada sumber yang benar2 menjamin masa depan untuk hidup kadang2 kita lebih rela mati kalau kalau ada peluang untuk tamatkan riwayat kita dengan ambil jalan berperang la kunun………jgn jadi kufur wahai saudara ku kerana tarian
Comment by adie — September 15, 2009 @ 7:02 am
Saya pikir saatnya kita sama-sama berpikir jernih dan lebih mendalam dalam menyikapi konflik ini..jangan saling terbawa emosi dengan artikel dan komentar-komentar yang ada dalam berbagai media,forum,dan blog..satu hal yang pasti : ADA YANG DIUNTUNGKAN DARI PERTIKAIAN INDONESIA-MALAYSIA..jadi menjadi tanggung jawab kita bersama untuk lebih memahami kasus ini lebih jernih!!!
SEDIKIT OPINI YANG MUNGKIN BISA KITA RENUNGKAN SEJENAK DALAM MENYIKAPI KASUS INI..
Pihak Ketiga dalam Konflik Indonesia Malaysia
Comment by Pengamat — September 19, 2009 @ 9:19 am
x sedar ke?
x rasa pelik?
knp tibe2 isu ni jd besar?
sbb ada yang nk ambk kesempatan jika malaysia-indonesia berperang…
sedarlah saudara2 ku sekalian..
kita adalah 2 buah negara islam yg terbesar..
bahkan kuasa barat x brani menggangu kemakmuran kita..
jika kita berperang maknanya kita da kalah kpd taktik barat untk memecah belahkan kuasa islam terbesar di rantau ni..
aku sure ada dalang disebalik semua ini..
Comment by pemuda malaysia — October 4, 2009 @ 3:31 pm
Tidak sedarkah lagi apa yang terjadi di Indonesia. Lihatlah gempa di padang. Jika maruah Indonesia lebih penting kenapa bantuan dari malaysia mencurah-curah. Tidakkah maruah bangsa Indonesia tergadai ? Ingatlah wahai bangsa Indonesia, Maruah Islam adalah segalanya. Sebab itulah kami rakyat Malaysia dengan ikhlasnya membantu Indonesia yang dikatakan bermaruah tapi masih tidak dapat membantu rakyatnya keluar dari kemiskinan dan menjadikan isu remeh temeh sebagai agenda utama tanpa wawasan kehadapan.
Comment by Umat Islam — October 5, 2009 @ 2:22 am
Orang Indon, orang yg lupa daratan. Lupa M’sia dah beri bantuan kepada mereka di Indon yg kebuluran akibat gempa. Dah bagi bantuan, mereka curi di pusat bantuan, buatkan bangsa dorg sendiri kebulur. Selfish dan Bodoh!Duit org Indon pulak buat bayar Maria Ozawa utk berlakon. Asshole!!
Comment by Embok Tumirah — October 5, 2009 @ 10:55 am
bagus la berperang sesama islam. biar anggota-anggota gerakan freemasonary seluruh dunia bertepuk tangan kegembiraan melihat kita bergaduh sesama sendiri. berfikir pakai akal, jangan ikut perasaan. lebih baik kita berperang menghadapi zionis!!!
Comment by anti gerakan freemasonary — October 5, 2009 @ 11:41 am
salam
ayuh,sedarlah kita sebagai muslim..ini semua kerja yahudi..mahu lihat kita sesame muslim berperang dan bergaduh sesama sendiri
Comment by hamba allah — October 7, 2009 @ 1:20 am
BODO BELAKE. BENGONG PUN ADE….MUNG MEMANG GILA….
Comment by maniacxs — October 7, 2009 @ 8:01 am
apelah nak perang2,kami kat malaysia tenang-tenang je buat hal kami sendiri.dari perang sama2 rugi baik kita tolong majukan negara kita sendiri.malulah dengan orang luar.isu ni bukan nye serius sangat sampai nak bunuh2 orang.dari kamu nak perang bunuh kami orang malaysia baik kamu g bunuh askar israel.dapat gak pahala.bunuh kami apa dapat,dapat dosa ada la.lagi2 perang pasal isu sengketa manusia je..mesti seronok musuh islam tengok kita bercakaran macam ni kan..sedih la aku bace komen korang ni..
Comment by Peace~peace Lover — October 7, 2009 @ 10:13 am
APA LA BODOH!!! KENAPA NAK PERANG PASAL TARIAN PENYET…. !! APA YG MALAYSIA DAN INDONESIA DAPAT DR TARIAN PENYET….. KALAU DANGDUT GERUDI OK LER JUGAK….. BOLEH BERHIBUR SAMA2
Comment by Mohamas — October 7, 2009 @ 2:39 pm
kahkahkah,,jangan ingat senang berperang kawan, bukan seperti kamu tonton film2 hollywood,,rakyat indo nak perang dgn malaysia kerana nak lari dari negara indosial yg banyak malapetaka,,di malaysia mereka cari makan di sana sini,,,mangkuk ayun,,bahalol,,
Comment by malaysia — October 9, 2009 @ 12:20 am
Kalau la boleh kan, Indonesia dan Malaysia jangan la berperang. Lg pun kedua -dua negara ini adalah serumpun. Masih ada jalan penyelesaian selain daripada pertumpahan darah. Apa juga yang untungnya jika saudara kita disana atau disini meninggal.
Comment by Kedamaian — October 9, 2009 @ 5:36 am
jgn la perang2 ne , indo ngan malay ne negara jiran la .. indonesia tak pernah nak berterima kasih ke dengan bantuan yang malaysia sumbangkan ? itu ke yang indonesia beri selepas banyak bantuan yang telah dihulurkan ? PEACE NO WAR!
Comment by malay — October 13, 2009 @ 10:20 am
bodoh!!!!!! malaysia beri bantuan, mereka wat fitnah cakap bukan2!!!! sedarla sikit!!!! lupa daratan betol!! puihhh! hidup malaysia!!
Comment by shhh — October 13, 2009 @ 10:27 am
saya yakin pemikiran orang indonesia sudah bukan seperti anak kecil lagi .
hati kita boleh panasss , tetapi otak harus tetap dingin , ini zaman globalisme , bukan zaman yang pemikiranya pendek .
hadapi malaysia dengan otak , bukan dengan otot.
Comment by andika — October 18, 2009 @ 3:29 pm
kalau malaysia dan indonesia beperang…sapa yang untung?singapura juga yang untung….x terfikirkah anda ada negara lain yg melagakan negara kita?tapi, kalau benarlah indonesia nak menyerang malaysia,sayalah orang pertama yang akan mdaftar untuk mjadi sukarelawan…hahaha…x perlu pergi ke indon untuk bperang…hantar je 20-30ribu biji pluru bpandu pintar…hahaha….1 sasaran akan mmusnahkan indon…fikir2kanlah….
Comment by general — October 19, 2009 @ 1:47 pm
tak perlu kwatir jk perang dengan malyngsia…indonesia saat ini banyak mempunyai sukwan lulusan afganistan, mereka pasti akan membela negerinya kok…kalo cuma gurka mah kecil ….
Comment by fabiong — October 24, 2009 @ 6:49 am
Indonesial tanah Cairku
Tanah tumpah muntahku
Disanalah aku merangkak hina
Jadi kubur
Indonesial negara miskin ku
Bangsa Busuk dan Tanah Miskinku
Marilah kita semua tidur
Indonesial negara miskinku
Mati lah tanahku
Modar lah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Miskin lah jiwanya
Tidurlah badannya
Untuk Indonesial Miskin
Indonesial Miskin
Mampous Modar
Datang kerja Malaysia
Tapi TKI Jadi perampok
Rompak Malaysia bawa wang ke Indon
Indonesial Pendatang Haram
Miskin lah Miskin lah
Datang Haram ke Malaysia
Tiada paspor
Bila kena tangkap dan hantar balik
Kata nya malaysia jahat
Indonesial Negara Perampok
Indonesial Menghantar perampok maling
pekerja TKI Indonesial
hantaq pi Malaysia
Indonesial Maling
Merampok lagu Malaysia
Mengatakan itu lagu mereka
Indonesial Tanah yang hina
Tanah gersang yang miskin
Di sanalah aku miskin Untuk slama-lamanya
Indonesial Tanah puaka
Puaka Hantu Kita semuanya
Negara luas hasil bumi banyak tapi miskin
Datang minta sedekah di Malaysia
Marilah kita mendoa Indonesial brengset
Gersang lah Tanahnya mundurlah jiwanya
Bangsanya Rakyatnya semuanya
Tidurlah hatinya Mimpilah budinya
Untuk Indonesial Miskin
Indonesial Tanah yang kotor Tanah kita yang Malang
Disanalah aku tidur selamanya bermimpi sampai mati
Indonesial! Tanah Malang Tanah yang aku sendiri benci
Marilah kita berjanji Indonesial miskin
Mati lah Rakyatnya Modar lah putranya
Negara Miskin Tentera Coma pakai Basikal
Miskinlah Negrinya Mundur lah Negara nya
Untuk Indonesial kurap
Comment by susilo bimbang jusuf kalah perang — November 22, 2009 @ 5:53 am