Aku tidak bisa menghindar menulis pendapatku tentang negaraku tersayang.
Setelah ribut-ribut soal kenaikan BBM, kini muncul lagi polemik tentang wilayah milik Indonesia yang diributkan oleh Malaysia, Ambalat.
Dalam berita-berita, pemerintah Indonesia sendiri akan menyelesaikan masalah ini melalui jalur diplomatik.
Namun tampaknya rakyat Indonesia terutama pemuda-pemudanya sudah keburu panas. Tidak menghiraukan apa yang dilakukan pemerintah, mereka mulai membentuk “Pos Ganyang Malaysia”, malah yang terakhir saya baca, adanya warga yang mencap jempol darah sebagai tanda siap menjadi sukarelawan perang jika memang perang akan terjadi. Kali ini bahkan dari golongan ibu-ibu.
Warga acapkali berbicara kepada para wartawan bahwa mereka siap, siap membantu angkatan bersenjata negara kita untuk turun ke medan peperangan.
Kalau saya pikir, mereka semua sudah G I L A.
GILA, GILA DAN GILA.
Saya pengecut? saya tidak mengerti? saya tidak patriotik? silahkan saja sebut saya dengan kriteria-kriteria tersebut.
Pendapat saya sendiri, rakyat Indonesia sudah P U T U S A S A. Mereka tidak berpikir lebih jauh lagi konsekuensi yang akan dibawa oleh peperangan.
Kita bukan bicara perang-perangan anak kecil dengan pedang kayu dan sebagainya. Apa mereka tidak pernah melihat perang yang ada di negara lain? korban-korban yang mati? ekonomi negara yang hancur? dst.
Untuk apa ada diplomat-diplomat di Departemen Luar Negri?
Ingat, kita harus menggunakan jalan diplomasi di atas jalan kekerasan dan militer!
Negara kita saat ini sedang terpuruk, hutang ke luar negri yang tidak terhitung lagi, korupsi, bencana alam, kerusakan lingkungan hidup, defisit, tidak berkembangnya ekonomi negara, dll.
Apakah kita masih mau berperang dan menghabiskan uang negara untuk perangkat militer?
Gila kan? kemana pikiran rakyat itu?
Kalau sampai terjadi peperangan, saya berharap Allah membuka mata hati dan otak bangsa kita, karena saya pun tidak mengerti akan pikiran bangsa saya sendiri….
PD: berita terakhir;
Wakil Ketua DPR: Sebaiknya SBY Umumkan Perang dengan Malaysia
bangsa miskin, bangsa korupsi, bangsa sombong, bangsa bodoh, bangsa……………KU
