Eemm ternyata masih aja ngomongin selingkuhan, gara-gara kemaren sore selagi mencari-cari sumber tentang perselingkuhan, aku baca di dua surat kabar tentang penggerebekan di beberapa hotel di Indramayu dan di Bandung oleh polisi terhadap orang-orang yang dicurigai sedang berselingkuh.
Salah satu judul berita itu: “Enam pasangan selingkuh di razia” (Pikiran Rakyat, 2 agustus 2004) Isinya antara lain:
Jajaran Kepolisian Resort Bandung sedikitnya mengamankan enam pasangan selingkuh di sejumlah penginapan di kawasan Jalan Raya Ciwidey Kabupaten Bandung, saat dilakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) pada Sabtu (31/7) malam hingga Minggu (1/8) dini hari WIB.
(Aku tersenyum-senyum saja membaca tentang ini)
Sepertinya beberapa orang atau wartawan juga salah kaprah antara selingkuh dan berzinah. Mari kita jelaskan dulu arti dari masing-masing kata.
Berselingkuh itu kan orang yang sudah menikah atau pasangan yang stabil, di mana salah satu dari mereka mempunyai hubungan intim secara konstan dengan orang lain di luar pernikahan/diluar pasangan tetap, tanpa diketahui oleh pasangan tetapnya.
Sedangkan berzinah itu artinya melakukan hubungan intim di luar pernikahan.
Lebih lanjut hanya dijelaskan di dalam berita itu bahwa polisi melihat alamat KTP tiap pasangan berbeda sehingga kesimpulannya mereka tidak menikah dan artinya mereka melakukan perzinahan (BUKAN PERSELINGKUHAN - jika itu perselingkuhan, pasangan yang diselingkuhi tidak diikutsertakan dalam berita).
Di luar konteks berita yang aku masukkan ke sini, sebenarnya hal yang membuat aku tersenyum adalah keterlibatan aparat kepolisian dalam rangka penegakkan moral masyarakat dan seperti nama operasi itu sendiri menjelaskan semuanya “Operasi Pekat (penyakit masyarakat)”
Aku juga jadi ingat pernah membaca sebuah berita bahwa di Malaysia-pun terdapat operasi dari pihak kepolisian yang berhubungan dengan perzinahan ini. Hingga pacaran ataupun berhubungan dengan seseorang yang bukan muhrimnya sama sekali dilarang.
Aku sudah mencium tema yang panjang dari pembicaraan ini…entah harus memulai dari mana.
Jelasnya pendapatku, aku sama sekali tidak setuju atas tindakan aparat kepolisian tersebut.
Pertama Indonesia bukan negara Islam sehingga tidak ada praktek hukum Islam di negara kita.
Ke dua, perzinahan dan perselingkuhan merupakan hak individual. Masalah dosa dan hukumannya adalah masalah dengan sang Pencipta di akhirat nanti.
Ke tiga, polisi sendiri adalah aparat hukum yang menegakkan hukum di negara kita yang bukan hukum Islam atau hukum agama, mereka bukan polisi-polisi agama, santri, ustad, ulama yang pekerjaan utamanya menanamkan moral di masyarakat.
Ke empat, tindakan penggerebekan ini akan merugikan usaha perhotelan di negara kita (aku pernah bekerja di sebuah hotel, pendapatan perhotelan selain dari restauran dan barnya dan penyewaan ruangan untuk pernikahan atau meeting, yang paling penting adalah penjualan kamar. Dan sebagian kecil dari pengungjung tentunya mereka yang berzinah dan berselingkuh - kenyataan, but who cares? we don’t care if they use the room for fucking up even for being in room while using drugs, they have a right and they paid for it and we get the benefit, that’s how the world works). We work at the hotel and we are not responsible for what the clients do.
Ke lima, sebagai negara yang mengaku-aku, berkeTuhanan Yang Maha Esa, dengan kata lain seluruh penduduk diwajibkan memiliki agama (tertulis di KTP masing-masing). Maksudku sebagai negara yang penduduknya beragama tentunya moral dari orang-orang yang beragama dapat dipertanggungjawabkan. Sedangkan kalau kenyataannya mereka bermoral bejad (selain perzinahan, negara kita juga dilanda korupsi yang maha hebat), maka perlu dipertanyakan kehidupan dan praktik beragama penduduk negara kita. Ya ga sih?
Lalu ada juga artikel tentang perselingkuhan di mana si penulis menjatuhkan vonis ke seorang istri, menurutnya jika seorang suami berselingkuh, maka itu merupakan salah si istri yang tidak bisa memuaskan suaminya.
Hm…sebenernya udah capek juga sih menentang penulisan-penulisan macam ini. Gampang ya? menyalahkan seorang wanita. Tapi aku akan bersikap adil, aku copy and paste artikel itu biar kalian bisa baca di sini (sumber: http://bagimuwanita.tripod.com/sex__penyebab_pria_selingkuh.html)
Setelah beberapa tahun usia pernikahan, seorang istri kadang-kadang lupa akan kebutuhan yang satu ini. Mereka kadang-kadang menganggap enteng hal tersebut dan merasa tidak perlu lagi membina hubungan seks karena sudah tua atau alasan lainnya. Kehangatan pernikahan haruslah dijaga dan ini menjadi tanggungjawab istri pula. Perselingkuhan terjadi karena seorang suami telah kehilangan rasa kepercayaan, penerimaan dan penghargaan dari istrinya.
Demikian pula dalam hal seks, perlulah adanya variasi agar menjadi suatu kegiatan yang tidak membosankan dan begitu-begitu saja. Selalu mengetahui apa yang akan dilakukan selanjutnya dan pola yang sama akan menimbulkan kebosanan. Misal jika setiap Sabtu setelah berita pukul 10 malam, Anda telah tahu bahwa itu waktunya untuk bermain cinta, dan Anda bermain cinta di sisi tempat tidur yang sama dengan cara yang sama pula, tentu saja kegairahan akan pudar. Buatlah suatu perubahan yang fleksibel dan rencanakanlah permainan cinta yang baru untuk beberapa minggu ke depan. Belilah pakaian tidur baru yang seksi, parfum baru, bacalah buku tentang hubungan seksual dan bicarakanlah dengan suami Anda. Buatlah permainan cinta di pagi hari atau bangunkan dia di malam hari untuk mengajaknya bercinta. Seorang suami yang berselingkuh dikarenakan ia menemukan wanita yang lebih percaya padanya, yang memiliki kekaguman padanya seperti wanita yang dinikahinya beberapa tahun lalu. Seorang wanita yang pandai bermain cinta dan selalu siap kapan saja ia memintanya. Anda tentu saja tidak ingin hal ini terjadi pada perkawinan Anda, bukan ?
(Sumber: Be a Women by Oleda Baker)
CUIH, HUEK, PYUH…! EXCUSE ME!!! YOU xxxxx MOTHER FUCCKER….
(sorry, i get too emotional)
Oke deh, bisa memang ada kesalahan dari pihak wanita, wanita yang misalnya masih berpikiran tradisional dan hey, tidak tertutup kemungkinan wanita-wanita yang tidak cukup mendapatkan informasi tentang hubungan intim dan variasinya.
(Adow…gue serasa ahli sexologi gitu….bwah!, I am just trying to defend women above all)
Bisa terjadi, tergantung edukasi yang diterima si wanita itu dari keluarga dan lingkungannya kan? juga keluasan pengetahuan atau budaya.
Kalau memang wanita yang kurang pengetahuan, kenapa si suami sebelum mencoba-coba berselingkuh, tidak mencoba untuk mengatakan ke si istri apa yang dia mau? sebelum merusak rumah tangganya sendiri?
Kenapa ga nyoba jalan komunikasi dan keterbukaan di antara sesama pasangan, apalagi antara suami dan istri.
Satu hal lagi yang aku tidak setuju dengan artikel di atas dimana disebutkan seorang istri “diminta” untuk harus selalu siap jika si suami memintanya untuk bercinta. Wow….kalau istri itu seorang android atau robot yang selalu siap pakai, yah ok-ok saja.
Tapi kenyataannya seorang istri adalah manusia biasa, bahkan kebanyakan dari istri-istri itu juga bekerja di luar rumah untuk mencari nafkah. Plus, dia musti bekerja lagi di rumah mengerjakan pekerjaan rumah tangga (beruntung yang mempunyai pembantu). Jadi seorang istri tidak bisa dituntut untuk selalu siap, bahkan kenyataannya banyak wanita-wanita usia muda yang kehilangan gairah seksual disebabkan oleh stress atau lelah akibat multifungsinya di dunia ini.
Ya udah, kalo ngomongin ini ga ada abisnya, aku ambil aja kesimpulanku sendiri:
Selingkuh tuh yah opsi masing-masing. It’s all about sex, fantasy and I wouldn’t say it for love.
Kamu menikah dengan orang yang kamu cintai, kamu tidak berselingkuh dengan orang yang kamu cintai. Kamu hanya berselingkuh dengan seseorang yang memberikan kamu kepuasan biologis, orang yang mendengar cerita-cerita kamu dan bisa mengerti kamu, karena dia juga butuh hal yang sama dari kamu.
Kalau kamu ternyata mencintai pasangan selingkuh kamu, berarti kamu menikahi orang yang salah.
Good God. For Heaven Sake, I will finish this once and for all….what a relieve!

BETUL,TAPI MANUSIA SEWAKTU MENIKAH SECARA RESMI DAN ITU DILINDUNGI OLEH HUKUM BERLAKU,DISANA DISAKSIKAN OLEH BEBERAPA ORANG DAN JUGA PEMERINTAH MENUGASKAN ORANG YANG BERHAK UNTUK MENIKAHKAN YANG JUGA BERFUNGSI SEBAGAI SAKSI DIMANA KEDUA MEMPELAI BERJANJI(SEMUA ITU DI ATUR DIDALAM HUKUM PERKAWINAN)KENAPA ADA SAKSI?TAPI KALO ANDA TIDAK TAKUT SANGSINYA YA SILAKAN SELINGKUH.
Comment by MARCUS — June 14, 2005 @ 2:30 pm
BIAR AJA ITU,WONG ENAK KOQ,MEMANG DILARANG BIKIN ENAK,PEDULI APA ORANG KATA,NAMANYA JUGA KEBUTUHAN POKOK BADAN
Comment by gogos goblok — October 12, 2005 @ 10:25 am
aha, salah satu contoh, kebutuhan badan yang menguasai moral manusia. Makanya puasa itu penting utk. training rohani dan jasmani.
Comment by nagasundani — October 13, 2005 @ 9:08 am
coba dulu
Comment by jaka — July 23, 2006 @ 7:33 pm
SMA(Selingkuh Emang Asyik)…tapi itu tak akan terjadi pada keluarga kami,saya 30 th istriku juga 30 th, kami udah dikaruniai tiga anak yg masih lucu2nya.Kenapa saya optimis itu tak terjadi pada kami? karena keluarga kami relegius, kemudian saya dan istri saya saling terbuka masalah ranjang atau sex.Bagaimana gayanya (kami selalu berganti vareasi setiap hubungan badan),dimana tempatnya(selain diranjang kami juga melakukanya didapur, ruang tamu,ruang Tv tentunya ketika anak2 udah tidur).Saling terbuka dalam urusan sex itu sudah menjadi komitmen kami pada awal pernikahan.Bagi kami tidak ada rasa sungkan dan malu untuk membicarakannya,karena kepuasan sex (batiniah)adalah dalah hak istri dan saya.Perselingkuhan terjadi kebayakan terjadi karena tidak ada keterbukaan atau komunikasi masalah sex antara suami istri.Ingat….Selingkuh Memang Asyik,Tapi….juga MENYAKITKAN:
Comment by jaka — July 23, 2006 @ 7:55 pm
kayanya semuanya tergantung dari pasangan itu sendiri…i mean…sah2 aja selama ga ketauan n bisa saling jaga sikap. toch kita juga perlu warna baru dalam hidup.
Comment by hera — July 27, 2006 @ 10:54 am
Saat segalanya butuh penjabaran, saat segalanya butuh pembelajaran & saat segalanya butuh komitment. jadi selingkuh ,..terngantung anda menafsirkan & merasakan
Comment by satras — October 3, 2006 @ 10:43 am
aku type wanita setia pacaran sekali langsung menikah, tidak pernah berboncengan motor dengan lelaki lain selain suami, namun ternyata aku pernah melakukan perbuatan terkutuk itu, walaupun aku tidak pernah punya niatan untuk menghianati suamiku,yaitu makan siang dan bernyanyi di tempat karaoke dengan orang yang menyukai aku, sedangkan aku dan lelaki brengsek itu masing-masing sudah punya pasangan hidup.
krn merasa takut dikejar dosa, walaupun suami ndak tahu akhirnya aku mengakui semuanya langsung dihadapan suamiku.
ternyata meskipun saya sudah bersumpah dihadapan Al Qur’an selepas sholat dengan mukena masih nempel dibadan “saya tidak pernah melakukan perbuatan diluar pertemanan, hanya makan siang, menemuinya di kantor dan yang paling parah pergi ketempat karaoke sekedar menyalurkan hobby menyanyi saya, tidak lebih”
namun apa dayaku sekarang? aku harus membayar mahal atas semua keteledoranku. rumah tangga kami jadi hambar, sering terjadi pertengkaran, suami tidak percaya lagi, dan sepertinya “perceraian” selalu saja ada dihadapan kami menawarkan bahwa dirinya merupakan jalan terbaik untuk kami ambil, namun gimana dengan 2 putra-putri kami?
tolong donk kasih masukan pada saya!
buat yang mau coba-coba untuk selingkuh pikirkan lagi masak-masak, ambil hikmah dari pengalaman saya, ternyata walaupun ndak sampai terjadi hubungan intim, perbuatan selingkuh akan melukai banyak orang tidak hanya pasangan kita, keluarga kita namun juga diri kita sendiri.
Comment by livia — November 6, 2006 @ 6:01 am
selingkuh itu emang menyakitkan bagi yang di selingkuhi…………….
Comment by ekaaa HaDI pURNOMO — November 20, 2006 @ 5:25 am
menurut aq perselingkuhan itu sama aja dg perzinahan,krn sama2 bercinta dg orang bukan muhrimnya,tapi obat yg paling mujarab utk mengatasi perselingkuhan adalah agama,krn dg berpegang tegug dg agama kita akan lebih jauh dari perbuatan terkutuk itu.mencintai orang yg bukan muhrimnya adalah perbuatan yg membawa qt ke lembah nista didunia dan diakhirat.
Comment by fida — December 4, 2006 @ 1:16 pm
tapi kalo ada yg mau selingkuh aja …toh akibatnya akan ditanggung sendiri
Comment by fida mahameru — December 4, 2006 @ 1:17 pm
Terus terang akupun seorang dosen yang pernah melakukan selingkuh dengan salah seorang mahasiswiku selama bertahun-tahun. Sampai saat ini kami tetap utuh dengan pasangan masing-masing. Aku mendpatkan sensasi yang luar biasa !! Aku juga tidak pernah lupa beribadah. Quo vadis ?sk
Comment by Cublezh auw .. — December 26, 2006 @ 5:49 pm
hohohoho.. klo mau bebas…ya mending jgn mengikat diri.. klo mo free sex mending gak sah merit.. do whatever u like, tp jgn bikin org rugi.. apapun alasannya affair isn’t okay.. ga percaya? buktiin dah…bs bikin sakit jiwa kakakakak…
Comment by lintang — March 23, 2007 @ 6:08 am
Here we have a woman who claimed to be loyal, and look at what she has done. I have a question to fellow men: if a woman told you that she’s gonna’ be your loyal wife, are you still going to buy that shit?
Marriage is fucking stupid anyway; a reasonable, healthy-minded man should NEVER get married. EVER. We are men, we are destined to be free instead of being committed to provide meal tickets to a woman while she’s fucking another guy behind us. And for those poor guys who are already married, all I can say is my deep, deep condolences. Welcome to the real world.
Comment by Iceheart — March 27, 2007 @ 6:29 am
Coba kita tanya dengan jujur pada diri kita, apa kita benar2 mencintai pasangan kita? sekali lagi APAKAH KITA BENAR2 MENCINTAI PASANGAN KITA? …APAKAH KITA BENAR2 MENCINTAI PASANGAN KITA?
Kalau jawabannya YA berarti tidak ada ruang buat kita berselingkuh,
Jika jawabannya TIDAK : silahkan cari jalan keluar terbaik menurut anda, bisa cerai, bisa selingkuh, bisa juga selingkuh lalu cerai , atau berusaha keras mencintai pasangan anda, terserah deh…
Kalau Anda merasa mencintai istri/suami tetapi berselingkuh berarti Anda tidak benar2 mencintai dia.
Comment by highlander — April 7, 2007 @ 3:14 am
selingkuh terjadi karena kurang Berimannya orang itu……..fuck selingkuhXXXXXXXX
Comment by ggstea — May 15, 2007 @ 4:06 am
buat aku sih yang namanya selingkuh tetep aja dosa meski tidak sampai berzina, aku sangat benci itu. gak terbayang betapa sakitnya dibohongi, dikhianati oleh org terkasih. awalnya sih mungkin niatnya cuma iseng2 mengisi waktu luang, tp lama kelamaan bisa menjurus ke hal2 yang dilarang agama. segala sesuatukan tergantung dr niat, mungkin aja zina belum kesampaian tp udah ketauan. aku pernah hampir diselingkuhi suamiku dan aku sendiri gak tau alasannya knp krn menurut aku, aku dah cukup baik sbg istri. dan ketika aku tanya knp, dia bilang iseng aja. wuihhh rasanya darahku mendidih. emangnya rumahtangga itu bisa dibangun dengan keisengan? enak aja!!! aku tidak pernah memberi ampun pada perselingkuhan, dan ketika suamiku minta maaf dan berjanji gak ngulang lagi, aku ancam dia. jk sekali lagi ketauan, aku akan meninggalkan dia. (mungkin dia malah seneng yahhh. Aku serahkan semuanya pada yang diatas. tp pesenku buat para suami, jgn pernah menyakiti hati istri, anda harus tau bhw pada saat ijab kabul diikrarkan, saat itulah istri anda sudah menyerahkan seluruh hidupnya kepada anda. (namun yang paling utama adalah kpd ALLAH SWT). apakah anda tega mengkhianatinya? sedangkan separuh nafasnya ikut terbawa bersama anda para suami.
Comment by nana-aceh — June 7, 2007 @ 10:44 am
Kalau bagi saya,…. kenikmatan yg kita dapatkan dr selingkuh itu hanya utk sementara aja atau pun semu belaka,.. alias cuma sesaat pada akhirnya nanti kita dihadapkan pada kenyataan apa yg kita tanam ya itu yg kita dapatkan,.. jadi apabila kita lajang carilah pasangan yang terbaik bagi diri kita,.. terbaik bukan berarti sempurna karena Kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT,..
Comment by indah — June 29, 2007 @ 10:10 am
selingkuh itu asyik tapi kalo sampai ketahuan oleh pasangan kita wah ribet deh urusannya palagi buat yang dah menikah so jangan sekali2 mendekati selingkuh deh walaupun awalnya cuma iseng2 aja.
Comment by erni umaryanti — July 4, 2007 @ 8:42 am
kenapa harus takut sama pasangan kalau selingkuh. tapi harusnya takut sama ALLAH. Apa sih yang dicari dalam hidup..cuma kebahagiaan kan? jujur,setia,berusaha menerima kelebihan dan kekurangan pasangan hidup kita,insya ALLAH kebahagiaan datang. Laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik, perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik. hidup ini gak lama kok. semua pasti kembali pada ALLAH SWT.
Comment by yolva — July 13, 2007 @ 2:02 am
Bener2 gak mutu semua komentar ini!….
Comment by Patgulipat — August 18, 2007 @ 8:17 pm
kenapa selalu meng-under estimate kan yang namanya selingkuh ? kita harus memandang segala permasalahan dari berbagai sisi. Termasuk tentang perselingkuhan.
Comment by ayi — October 1, 2007 @ 4:40 am
mungkin karena manusia ga diciptakan sempurna,akhirnya mereka mencari kesempurnaan-kesempurnaan dan variasi-variasi yang lain(terdengar jahat bgt ya?).dan mereka disini adalah mereka yang bisa bebas dan berani mengexpresikan apa yang dia rasa apa yang dia pikir tanpa terikat norma dogma dan agama.aku sendiripun termasuk golongan dari mereka(yang selingkuh),saya sadar bahwa saya mencintai keduanya dan saya rasa saya menikahi orang yang paling tepat(istri saya cantik,smart,have a good behaviour).semua bukan hanya soal sex,dan sharing.yang saya rasakan lebih dari itu(ga ada alasan untuk kata cinta sekalipun itu adalah cinta yang terlarang,karena selama ini pun saya belom pernah ML with the 3rd person)kalopun nanti mentok dihadapkan pada kenyataan harus memilih diantara 2 pilihan,saya lebih memilih istri
Comment by nuno — October 24, 2007 @ 5:30 am
bagaimana kalo pasangan kita selingkuh memang dengan maksud untuk pisah minta cerai? Kita sdh tahu gejalanya, kita nasihatin, tetap jalan terus selingkuh itu bahkan lebih hebat dan ketika kita minta dia untuk stop, dia nantang cerai? kenapa kalo orang selingkuh tidak terpikrkan akibat lebih jauh misalnya anak2 mau dikemanain?
Comment by lovehurt — October 30, 2007 @ 10:31 am
Wooowwww…. pikiran paling nggak benar ternyata ada disini. Selingkuh ya tetap dosa. Suami atau istri yang selingkuh tetap dosa. Bukan hanya untuk urusan ke Atas ini juga untuk menjaga kehidupan sosial kita lebih ke kontrol n lebih baik. makanya aparat berani ambil tindakan begitu. Dari kutipan “indonesia bukan negara islam” maksudnya agama lain memperbolehkan untuk selingkuh/berzina gitu ? (hanya bertanya - karena tulisan ini bener2 menyesatkan orang)
Comment by Hendro — November 1, 2007 @ 5:32 am
Yang Terhormat Bapak Hendro, tulisan saya sama sekali tidak bermaksud mendukung perselingkuhan. Banyak orang salah mengerti, mengira kalau saya yang selingkuh atau mendukung perselingkuhan.
Saya hanya mencoba memaparkan kegiatan perselingkuhan dan saya tekankan, opini saya, lebih baik jujur dan berterus terang sebelum menyakitkan pasangan kita. Be fair!
Mengenai maksud saya Polisi ingin mencampuri hak-hak individual, memang benar. Sudah jelas di situ.
Kalau anda pikir, adanya polisi-polisi agama demi menghindari orang-orang berzinah, saya pikir tidak akan memberantas kegiatan tersebut, karena berzinah bukan hanya aktuasi, tp juga ide dan pemikiran indivdu2 tsb.
Comment by nagasundani — November 2, 2007 @ 11:57 am
g plg benci yg namanya selingkuh,klo mank uda gak sayang lagi, kan bisa lo lepasin pasangan yg uda gak lo sayang,trus nyari yg lain aja. ngapain pake selinkuh biar pasangan lo tuh sakit ati,tega banget namanya(buat yg cuma pacaran).
pembinaan rumah tangga sangat gak gampang,saat susah bersama, saat senang juga bersama, saat kata “selingkuh” mendekat adakah terpikir oleh para suami ato para istri betapa susahnya terjalinnya suatu rumah tangga yg baik.
apa sih arti sebuah “KEPUASAN” bg lo?
saat kepuasan memihak ama lo,lo cuma bisa memilikinya sesaat,tapi hanya rmh tanggalah sesungguhnya bisa lo miliki selamanya.
g gak setuju gara2 ketidakpuasan dalam berhubungan intim membuat s’seorang selingkuh.
itu orang paling goblok namanya..
Comment by sisca — December 17, 2007 @ 7:16 am
Apa sih definisi selingkuh? apa harus melibatkan hubungan seks in person? how about chatting? how about cybersex? all that have been my husband`s habit yang bikin gue sedih banget. Divorce is too often occured in my mind, but i still haven`t got the courage to do it..
Comment by chilli — February 23, 2008 @ 4:56 pm
aku mau komentar dg tulisan yg menyesatkan ini.. yg jelas yg menulis tidak menyukai agama islam dan syariat islam dilaksanakan.. ada 3 kmgknan..mungkin dia seorang kafir.. ato seorang yang dzolim yg merusak dirinya dan org lain ..ato org fasik (BODOH dari agama).. dari tulisan bhw dia tdk mengakui negara indonesia adlh negara islam shg tdk ada praktek hukum islam di indonesia.. dia tdk menyadari bhw mayoritas pnddk adlh islam dan AZAN di kumandangkan setiap shalat 5 waktu… kata para ulama itu menandakan bhw negara itu adlh negara islam..(dg dalil hadist bhw rasulallah apabila mau menyerang suatu kaum menahan sampai memasuki wktu sholat.. apabila azan terdengar di kampung itu maka itu adlh perkampungan muslim..
kedua tentang.. perzinahan dan perselingkuhan merupakan hak individual. Masalah dosa dan hukumannya adalah masalah dengan sang Pencipta di akhirat nanti… ( ALLAH mewahyukan hukum rajam kepada rasul-Nya bagi org yg berzina.. dan pelaksanaanya itu di di dunia… BUKAN DI AKHERAT SAJA.. sebagaimana yg pernah di laksanakan rasulallah dan para sahabatnya.. jelas tulisan ini adlh pengaburan terhdp syariat agama islam yg jelas..
Ke tiga tentang… polisi sendiri adalah aparat hukum yang menegakkan hukum di negara kita yang bukan hukum Islam atau hukum agama, mereka bukan polisi-polisi agama….(seharusnya kita bersyukur kalo penguasa mengikuti dan melaksanakan syariat islam.. karena itu adlh suatu KEMUNGKARAN.. sebgmana Rasulallah saw katakan bhw APABILA KALIAN MELIHAT KEMUNGKARAN MAKA RUBAHLAH DENGAN TANGANMU..APABILA TDK MAMPU MAKA RUBAHLAH DENGAN LISAN MU.. APBLA TDK MAMPU MAKA INGKARI DG HATIMU, INI ADLH SELEMAH2NYA IMAN… para ulama menjelaskan bhw tugas mengingkari dg tangan adlh tugas penguasa(aparat keamanan spt polisi dll)..sedangkan tugas dengan lisan adalah para ulama utk menasehati masyarakat dan penguasa utk thdp kemaksiatan itu (baik zina dll)..ADAPUN KITA yg tdk punya kekuasaan dan tdk punya ilmu..adalah dengan mengingkari dengan hati.. itu scr garis besarnya.. semoga AlLAH menunjuki kita semua.. dan memahamkan agama buat kita semua..
Comment by abu abdrhmn — May 23, 2008 @ 7:31 am
توبيكات
Comment by htof — February 24, 2009 @ 3:02 am
gw benci perselingkuhan…..krn bokap gw seorang haji dan beragama kuat berselingkuh dan berzina dengan kakak ipar om gw sendiri, dan perempuan itu msh berstatus istri orang dgn 3 anak dan beragama katolik. Skrg ini bokap gw hidup enak bersama perempuan itu dan membangun rmh petakan di atas tanah atas nama nyokap gw…..smentara nyokap gw klo sakit aza susah (walaupun anak2nya ngasih uang bulanan) dmanakah keadilan…? apakah ada undang2 yg mengatur perselingkuhan sehingga istri jgn dirugikan scr lahir dan bathin? gw tahu perempuan ini hanya ingin harta semata secara keluarganya pekerjaannya hanya mengganggu rmh tangga orang, stelah diporoti habis lalu laki2 ditinggal. Ingin rasanya gw labrak, tp gw kembalikan lagi kepada Allah SWT krn Allah SWT tidak tidur dan Maha Adil.
Comment by indahrassya — December 2, 2009 @ 10:07 am