manusia/renunganApril 11, 2008 12:32 pm

Ada saatnya ketika saya merenungkan makna kehidupan manusia di bumi, seringkali dipengaruhi oleh apa yang saya dengar setiap hari dari media masa: perang, kelaparan, kejahatan, kekeringan, bencana alam dan seterusnya.

Dan saatnya aku atau kalian berbicara: “dunia sudah gila, manusia sudah menjadi gila”.

Lalu ada juga rasa takut menghadapi masa depan yang tidak menentu. Terkadang masa depan itu tidak lagi berada di tangan kita, melainkan di tangan alam. Pemanasan Global yang membawa berbagai bencana seperti naiknya permukaan laut, iklim yang lebih ganas yang mengakibatkan berbagai bencana alam, bergantinya iklim di berbagai pelosok dunia yang mengakibatkan problem pangan; problem energi, dst.

Walaupun sebagian kelompok menentang teori pemanasan global, kita tidak dapat menyembunyikan kenyataan, dari hari ke hari, selalu kita denger berita bencana alam di berbagai tempat di dunia, baik dipengaruhi oleh pemanasan global maupun tidak.

Lalu muncul rasa takut. Takut menghadapi masa depan yang tak menentu. Takut hidup di hari tua tanpa tabungan yang cukup. Takut ini dan itu…

Namun setelah lama berpikir, akhirnya aku memutuskan untuk pertama menghapus rasa takut.

Rasa takut menghadang diri kita dari berbagai macam kesempatan dan terutama menghadang dari pemikiran positif dan optimis seseorang.

Takut membuat seseorang berhenti, berhenti berpikir, berkreasi, beraktifitas…

Setelah rasa takut hilang, barulah kita bisa berpikir, bagaimana persiapan kita menghadapi masa depan? Apakah kita masih bermalas-malasan? Apakah kita masih menggunakan kata “mumpung masih”?, apakah kita sudah segera bertindak? Mengambil keputusan? antisipasi?

Apakah selain dari itu kamu sudah mencoba merubah sesuatu untuk memperbaikinya? Apakah selain itu kamu sudah membuang rasa egois kamu dan menolong saudara kamu?

Saat bencana datang, kekayaan yang kamu miliki tidak bernilai, yang bernilai adalah, kelakuan kamu untuk keluar dari bencana dan rasa kasihan orang lain yang saat itu berada di posisi untuk menolong kamu.

Saya pikir, setiap orang memiliki bencananya masing-masing dalam hidupnya, namun jangan pernah tunduk terhadap rasa takut.

Bencana akan/bisa datang, kapan saja (dari mulai hutang, cerai, kebanjiran, kehilangan seseorang yang kamu cintai, kecelakaan, sakit, dll.).

Sekali lagi, siapkan diri kita, hadapi dengan berani, pikiran positif dan bantuan pasti akan datang.

investmentApril 3, 2008 2:53 pm

Ok, ok…cukup sudah pengalaman singkat gua di stock market. I’ve had enough. Sekarang gw mo praktekin dulu apa yg dibilang Kiyosaki, invest your time to learn, to be a better, sophisticated investor, whoa…

Ada beberapa saham yg mo gw tahan, yang lain-lain, yang ga bagi2 dividend, out…

Good bye: long time investment, diversification, not having control of your investment; information, etc.

Selama ini gw bungkam karena gua heran aja ngikutin berita-berita tentang ekonomi Eropa dan AS. Pada dasarnya, hal yang membuat kehancuran ekonomi suatu negara tak lain adalah kerakusan manusia.

Kedua, kebodohan manusia.

Kesimpulan gua, rakyat kecil bener-bener harus mandiri dan tidak boleh mempercayai pemerintah, bank dunia atau autoritas semacamnya. Mereka ga lain cuma ikan besar yang makan ikan kecil.

Semua aksi-aksi yang diambil oleh Fed dan ECB terlambat, begitu juga pendapat2 ahli dari rating agency.

Sepertinya ahli-ahli tersebut sama bodohnya dengan orang-orang awam atau mereka bicara hanya untuk menipu kita.

Really, I don’t believe them anymore.

Lucunya kemaren S&P memberitakan jatuhnya real estate di Spanyol dan Inggris, ha ha…itu sih gw udah tau dari tahun lalu!!!

Patut ga sih mereka dinamakan ahli? mereka yang menciptakan sistem keuangan, sistem hukum, etc. kemudian tidak bisa mengkontrol apa yang telah mereka ciptakan?

Nilai manusia berlebihan? jelas…

manusia/renunganMarch 5, 2008 5:36 pm

Pernah ga ingin merevisi atau mengubah tulisan yang sudah kamu publikasikan di blog? Terus terang saya ingin dan merasa agak malu sudah menulis bahkan mempublikasikannya di blog.

Masalahnya semakin kita banyak tahu, semakin banyak hal-hal yang perlu kita ketahui lebih jauh lagi.

Tentu dengan proses belajar tersebut kamu sadar pemikiran kamu, salah satu teori yang kamu yakini kini pudar oleh teori dan keyakinan lain/baru?

Apakah saya bisa dibilang inkonsisten dengan pemikiran dan ide2 saya? Ya saya pikir ga sih….Manusia tentu bisa berubah pikiran dan ide setelah mengalami proses belajar. Rektifikasi itu bukan sesuatu yang memalukan.
Cuma mungkin saya menyesal telah mempublikasikan tulisan yang sekarang ini saya anggap salah itu.

Mungkin saya perlu waktu banyak untuk kembali menulis di blog ini, waktu untuk belajar. Terus terang saya ibarat sedang bersemedi, mempersiapkan diri dengan berbagai buku, planning, etc. bukan mempersiapkan diri untuk menulis lagi, tapi mempersiapkan diri “in the real life

Ada tulisan2 di blog ini yang bisa membuat saya merenung, tertawa, marah, sedih, ada pula yang saya sesalkan telah menulisnya. Tapi, saya tidak malu kok mengakui kalau saya telah menulis sesuatu yang bodoh dan berbuat kebodohan. Ada rasa ingin menghapus tulisan tersebut dari blog, tapi saya pikir, “jangan!…suatu hari nanti, ketika saya kembali membaca tulisan tersebut, akan membuat saya sadar, bahwa dulu saya masih “hijau” dan bodoh…lain dari sekarang ini, saya dengan lebih banyak pengetahuan dan pengalaman.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para pembaca yang sudah menuaikan pendapatnya yang panjang maupun pendek di berbagai tulisan di blog ini. Walaupun blog ini sudah tidak seaktif dulu, tapi saat aku login dan menemukan berbagai pendapat yang berbeda-beda dari pembaca dan sambil melihat-lihat tulisanku yang dulu, kembali lagi ingatan saya, ide2 saya yang dulu….Blog ternyata sangat berguna loh…

Jadi ya gitulah…keep learning and time is knowledge.

manusia/renunganFebruary 1, 2008 2:06 pm

Terima kasih atas adanya teknologi seperti Internet, telpon genggam, messenger, skype, etc. saya menjalin lagi hubungan dengan teman-teman yang sudah lebih dari 10 tahun tidak ketemu.

Cuih. Ya, ngaku aja, saya bukan anak jaman. Beruntung jaman saya dikenali internet dan email, punya blog segala lagi…

Akhir-akhir ini memang saya sibuk, belum lagi karena egoisme saya yang tinggi, mungkin hubungan persahabatan dan soal –soal pribadi terlantar.

Entah saya ini budaknya siapa? Kok perkara pribadi sampai tidak punya waktu?

Namun, untungnya, ada saja teman-teman lama yang menjaring lagi persahabatan yang sudah lama ditinggalkan karena kesibukan masing-masing.

Tukar menukar lagu, tukar menukar cerita, balik lagi ke jaman sekolah dulu.

Cerita ini basi? Ngga sih bagi saya. Malah hal-hal seperti ini membuat saya sadar, siapa saya, harga saya, keadaan diri saya. Saya masih sangat jauh dari menjadi manusia yang sempurna. (Sempurna di mata siapa? ngga penting di mata siapa).

Saya akui, akhir-akhir ini saya banyak berubah, baik berubah ke baik dan keburuk. Pengalaman membuat saya tahu kualitas, begitu juga kekurangan diri saya.

Namun semua itu kadang tidak penting, toh, tiap manusia akhirnya menjadi tua, dan seorang tua hanya ingin mati dikelilingi oleh sanak saudara dan teman-teman terbaiknya.

Ada baiknya saat muda kita mengingat pikiran seperti ini, ada baiknya berhenti dan menauruh perhatian kita kepada orang-orang yang kita cintai di sekeliling kita, sahabat lama, teman lama, teman jauh, teman dekat, teman internet, dst.

Sebelum terlambat, jalinlah sarang laba-labamu, kumpulkan lagi teman-teman kamu, manjakan mereka dengan salammu, dengan senyummu, ceritamu dan kemurahan hatimu. Ketika tua nanti, ketika anak dan cucu sudah dewasa dan egois, kamu sudah punya jaringan laba-laba di mana kamu bisa merasakan hangatnya persahabatan.

investmentDecember 15, 2007 1:43 pm

Udah beberapa minggu ini saya ngikutin terus berita tentang krisis hipotek, krisis real estate di Spanyol khususnya, lalu makro ekonomi dunia tentunya. Saya baca-baca juga opini orang-orang, ahli, makin banyak saya baca dan pelajari, makin ruwet informasi yang saya coba susun di otak, apalagi untuk menulisnya di sini.

Ada banyak orang takut, banyak yang spekulasi ini itu, sepertinya kita ngga bisa lepas dari berita ekonomi yang keluar baik dari pemerintah, bank dunia, BCE, Fed, etc.

Yang paling menarik adalah teori konspirasi yang ditulis oleh wartawan, Manuel Freytas dan dipublikasi di salah satu koran spanyol di AS.

Menurutnya, sistem kapitalisme di dasari oleh 2 hal: mencari keuntungan (pendapatan dan konsentrasi kekayaan oleh minoritas, yang menjadi base dari monopoli) dan kompentensi pasar (dimana antara grup monopoli itu sendiri bersaing).

Apa hubungan krisis subprime dengan Federal Reserve ? Apa tujuan krisis tersebut? mungkin tulisan saya di sini tidak cukup bagus menjelaskan hal ini, karena saya sendiri bukan ahli.

Federal Reserve AS, dikatakan sebagai lokomotor sistem kapitalisme global, yang tidak dipimpin oleh pemerintah AS melainkan oleh bank-bank paling penting dan berkuasai di dunia ini. Diantaranya Goldmand Sach, melalui ex direktornya Henry Paulson yang kini mengepalai US Treasury - salah satu organisasi dan misi terpenting di Fed.

Bagaimana dimulainya krisis hipotek tersebut?

Awalnya bulan juni tahun 2003 sampai juni 2004, tipe interes yang ditetapkan oleh Fed mencapai 1%, artinya, harga uang murah, kredit mudah didapat.

Karena mudahnya fasilitas kredit, bank-bank (retail) mulai meminjamkan uang ke banyak orang, termasuk kepada orang-orang yang tidak mempunyai situasi keuangan yang stabil. Terhitung sampai 3 billion dollar uang yang dipinjamkan bank-bank untuk kredit hipotek ini, sedangkan budget tahunan AS adalah 2.4 billion dollar….

Dibantu oleh agen-agen kalifikasi seperti Moody’s, S&P, Fitch Rating, yang mengkalifikasi hutang ini dengan kualifikasi “excelent”, yang mengakibatkan para penananam modal terus mengucurkan uang untuk kredit hipotek tersebut. (Agen -agen ini mempublikasikan penilaian mereka di media-media zionis).

Namun sekitar tahun 2005 atau 6 (ini perkiraan saya sebagai penghutang juga), tipe interes mulai naik, sampai sekarang, tipe yang diaplikasikan ke kredit hipotek saya mencapai, 5,8% !!!

Untungnya, dalam hal ini, qouta bulanan saya hanya 30% dari gaji bersih saya karena hutang saya tidak seberapa - harga rumah saya 3 kali gaji kotor tahunan, apa yang terjadi dengan orang-orang yang meminjam uang 10 kali dari gaji kotornya pertahun??? Menurut berita, ada sekitar 900.000 keluarga (di Spanyol) yang quota bulanannya melebihi 40% gaji bulanan dan mereka menemui kesulitan untuk mencapai akhir bulan.

Bukan hanya di Spanyol, tentunya di AS di mana krisis subripme berawal. Sekitar musim panas tahun ini, di mana krisis akhirnya pecah, orang-orang mulai menyalahkan agen-agen rekalifikasi yang tidak bisa mengantisipasi problem ini.

Karena banyak orang yang tidak bisa membayar hutangnya, rekalifikasi bisnis hutang pun “CDO”, “SIV” (istilah-istilah finance yang tidak dimengerti oleh orang-orang seperti kita) menurun, membuat para penanam saham menjadi panik dan mulai menarik investasinya, yang menyebabkan problem likidasi pada bank-bank khususnya Eropa dan Amerika.

Perlahan-lahan jatuh korban seperti IKB, Credit Suisse, Citi, Merril Lynch, Morgan Stanley yang mendeklarasikan kerugian dan akumulasi hutang. Tentunya, berita terahir yang saya dapat, satu-satunya bank yang tidak terkena krisis adalah Goldman Sach, malah mereka membagi-bagi keuntungan antara Presiden dan para pegawainya, casualty? menurut berita, mereka berhasil menarik keuntungan sebanyak 70 juta dollar.

Lah, lalu apa hubungannya dengan teori konspirasi yang saya sebutkan sejak awal. Misi dari krisis ini mudah dimengerti banyak orang, seperti biasa, setelah bursa anjlok, bank-bank merugi, perusahaan-perusahaan yang terkena imbas krisis, sahamnya anjok, dan seterusnya, kelemahan ini dimanfaatkan oleh ikan-ikan besar untuk memakan ikan-ikan kecil.

Pertama, yang dilakukan oleh Fed adalah 1. expand, real estate bubble/boom, semua orang berhutang…(termasuk perusahaan2).
2. Krisis…(kontraksi, kebalikan dari yang pertama).

Periodo krisis inilah yang dimanfaatkan oleh grup-grup monopoli, penguasa dunia, untuk membeli lawan-lawan, musuh2nya yang kini lemah dan kalah akibat krisis.

Kapan krisis ini selesai? krisis ini selesai jika ikan-ikan besar itu selesai memakan ikan-ikan kecil…

Percaya atau tidak percaya apakah benar sistem finanzas yahudi, sionisme yang mengkontrol sistem kapitalisme dan ekonomi dunia? lihat saja korbannya sudah ada 2 bank jerman…(kebetulan apa sudah diperhitungkan juga?), tentu sederet bank-bank lainnya…

Lagi-lagi korban krisis ikan-ikan kecil seperti saya dan kamu. Cukup inflasi 4% membuat bibir kita jontor, bukan saja kita harus menutup hutang, tabungan yang dierosi oleh inflasi ditambah harga bahan2 prima naik.

Sebagai penanam modal kecil, tentu saya tidak akan menjual saham saya pada saat bursa anjlok, mungkin saya harus meniru ikan-ikan besar itu untuk memanfaatkan periodo krisis ini untuk membeli saham2 anjlok tersebut?

Entahlah, apapun keputusan keuangan domestikmu, watch out your back….

P.D. Tulisan ini hanya merangkum sebagian kecil saja dari apa yang terjadi…

asem manis asinNovember 23, 2007 2:37 pm

Masih dalam rangka balas dendam, kerjaan loe ga dihargai, gua buat daftar, aktivitas apa aja yang bisa mengurangi kerjamu saat jam kerja di kantor/tempat kerja:

1. Ngerokok (bagi perokok)
2. Keluar ngopi/sarapan
3. Nge-blog
4. Ngerjain kerjaan yang ga penting (ngasih2 warna document word, …, ngapus junk email, etc.)
5. Pergi ke luar ngerjain paperworks (cap ke sana sini, ke kedutaan, kementrian, etc…)
6. Nelpon temen/ditelpon temen
7. Ngga ngerjain kerjaan yang bukan tanggungjawab kamu
8. Masuk dan keluar tepat jamnya
9. Ngerjain kerjaan sampingan (asal ga ketawan)

Kalo loe ada usul2an yang lain, tolong tulis ya?

Nge chat termasuk bisa sih, tp karena sambil ngechat bisa juga sambil kerja…jadi…ga gua masukin

asem manis asinNovember 20, 2007 5:54 pm

Gua punya temen kerja, sebetulnya sih 2, dua orang itu - cewek, asli kasar kalau bicara. Sok, bossy, kasar, etc.

Reaksi gua sih ya kadang gua jawab atau kalau lagi males, gua hiraukan aja. Dan hubungan gua dengan mereka se pasnya aja…ngga “bersahabat” tapi ngga “bermusuhan” juga.

Cuma gua gedek aja gitu banyak laga…untungnya dia bakal hengkang 2 minggu lagi.

Kadang gua pikir, mereka biasa memperlakukan orang dengan cara kasar, cuma gua tuh suka mikir dulu, apa gua musti balas dengan cara kasar juga???? karena karakter gua ga kayak mereka. Gua ga suka memperlakukan orang seperti itu (tergantung si orang itu ke kita gimana), tapi kalau di tempat kerja gitu…ngapain juga sih gua jadi ikutan2 kasar…

Gua punya kepribadian dan gua akan tetep seperti itu, gua ga kan jatuh ke sumur yang sama. Dan gua juga yakin sama adanya karma.

Biasanya sih gua ga ngedumel di blog, tapi gw mo bales dendam, mereka2 yang ngerokok sejam-dua jam pas kerja…nah…gua juga, ngeblog sejam dua jam!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Sorry yah….

Bahasa, all about blogNovember 19, 2007 3:34 pm

Saat menulis blog, apakah kamu pernah berpikir, mau pakai gaya apa tulisan kamu? terutama saat kamu ingin menyampaikan informasi tersebut ke pembaca.

Bisa aja, misalnya info itu cukup disulit dimengerti oleh pembaca umum, misalnya aja tentang tema perubahan iklim, global warming, etc. Kamu nulis apa yang kamu tahu dengan gaya sepenuhnya “ilmiah” atau kamu mencoba merubahnya supaya pembaca kamu mengerti, supaya tulisan itu mudah dicerna oleh pembaca umum?

Ya tentu akhirnya tergantung dengan pembaca blog kamu, tentang kebiasaan kamu dengan gaya tulisan kamu, dll.

Atau ambil enaknya, nulis bahasa inggris karena sumbernya berbahasa inggris, kan kebanyakan orang Indonesia sudah terbiasa berbahasa Inggris - dan akhirnya yang baca dan mengerti tulisan kamu, hanya sebagian masyarakat yang bener-bener mengerti tema itu sendiri ditambah yang berbahasa asing/inggris.

Jadi mana sih yang paling penting? tulisan itu sendiri atau pengertian pembaca kamu?

Pendapat saya pribadi, tulisan yang enak dibaca dan tentunya dimengerti oleh banyak orang, itulah yang menarik . It’s not what you say, it’s how you say.

travel/placesNovember 16, 2007 8:55 am

Kemarin saya ditelpon suami, dia bilang dia diberi hadiah atau voucher dari salah satu maskapai penerbangan lokal, 2 tiket, jurusannya bebas, bisa pilih (jurusan di mana maskapai itu biasa terbang), namun voucher itu harus dipakai pekan ini.

Saya pun gembira mendengar berita tersebut dan mulai menelpon teman-teman agar bisa menjadi dog-sitter kalau kami jadi pergi pekan ini.

Salah satu dari teman sudah bilang ok dan saya pun mulai mencari-cari hotel murah di tujuan yang saya minati. Untungnya sebelum saya booking hotel, dengan kode voucher, saya masuk ke site maskapai tersebut dan memilih tujuan. Kemudian, saya terkejut, hadiah/voucher itu ternyata berharga, misalnya ke Barcelona 79 euros, Lisboa, 214 Euros..

Setelah dipikir-pikir, saya tidak jadi pergi.

Saya sadar bahwa itu adalah strategi marketing, untuk mengisi penuh tempat duduk pekan ini, mereka harus menjual sebisa mungkin. Saya yakin, jika saya pergi misalnya bulan januari/februari namun membeli ticket sekarang ini, pasti harganya jauh lebih murah daripada voucher tersebut.

Saya memang ingin pergi ke Lisboa/Oporto, tapi tentu tidak minggu ini dan tidak terburu-buru, juga karena saya tidak punya budget sekarang ini. Hitung saja, 79 euros, plus taxi, plus hotel, plus makan, etc. Bisa-bisa sampai 300 euros keluar dari kantong gara-gara diiming-iming voucher/hadiah boongan…

all about blogNovember 14, 2007 6:35 pm

Satu dari lima bloggers pasti punya lebih dari satu blog, contohnya Macchi…he he..bener ga? blog pertama berbahasa Itali, blog ke dua, bahasa Indonesia. Apapun alasan penulis, tanpa harus keluar duit dari kantong, bikin blog itu gampang banget, gratis, asal ada ide aja.

Saya sendiri punya lebih dari satu blog.

Cuma kemaren-kemaren ini saya baru sadar…ternyata salah satu dari sekian banyak blog yang saya buat (ngga banyak kok…cuma 4 atau 5 ya??? he he), ngga pernah diupdate pas selama 1 tahun…buset…Gua sendiri kaget, loh…ternyata aku sempat menciptakan blog “x” ini???? LUPA!!!

Nah gue jadi mikir, berapa ribuan blog di internet yang ngga pernah diupdate sama pemiliknya, terlupakan…pasti banyak deh! Seperti sampah-sampah di galaksi yang keluar dari bumi…..terlupakan…

Saya sudah memutuskan untuk menghapus blog tersebut. Buat apa? bikin penuh memori aja? iya ga sih?

Kamu punya blog sampah??

Next Page »
online